Ada Wacana Rusunawa Pasar Rumput Dijadikan Program DP Rp 0

Kompas.com - 21/12/2018, 09:24 WIB
Rusunawa Pasar Rumput, lokasi tewasnya Tarminah karena tertimpa besi hollow sepanjang 3 meter, Senin (19/3/2018). KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNARusunawa Pasar Rumput, lokasi tewasnya Tarminah karena tertimpa besi hollow sepanjang 3 meter, Senin (19/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, ada wacana Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta Selatan, akan dijadikan program rumah susun milik dengan down payment (DP) 0 rupiah.

Rusun itu dibangun BUMN Perum Perumnas dan akan diserahkan ke Perumda Pasar Jaya selaku BUMD DKI Jakarta.

"Wacananya memang ada (Rusun Pasar Rumput jadi program DP 0 rupiah)," ujar Arief di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (20/12/2018).

Baca juga: Program Rusun DP Rp 0 Disosialisasikan ke Pejabat Pemkot Jaksel


Untuk menjadikan Rusunawa Pasar Rumput sebagai program DP 0 rupiah, kata Arief, sertifikat hak pakai yang dikantongi Pemprov DKI Jakarta harus diubah menjadi sertifikat hak pengelolaan lahan (HPL).

Perubahan status sertifikat itu membutuhkan waktu cukup lama.

"Untuk mengubah ini perlu proses administrasi yang agak panjang. Jadi, peluangnya tetap ada (jadi DP 0 rupiah), tetapi tidak berarti kemudian itu juga mudah dilakukan," kata dia.

Baca juga: DPRD DKI Kritisi Program Rusunami DP Rp 0

Perumda Pasar Jaya saat ini masih terus mendiskusikan peruntukan Rusunawa Pasar Rumput dengan Pemprov DKI Jakarta.

Sebab, rusun itu mulanya diperuntukan bagi warga relokasi terdampak normalisasi sungai.

"Peruntukannya sebenarnya lebih banyak ke rusunawa, itu sudah firm, cuma kalau memang nantinya di last minute ada perubahan, kan, kita mesti mengubah status (sertifikat) dulu," ucap Arief.

Baca juga: Pendaftaran Rusunami DP Rp 0 di DKI Capai 2.841 Warga

Menurut rencana, Perum Perumnas akan menyerahkan Rusunawa Pasar Rumput pada Maret 2019.

Perumda Pasar Jaya ingin rusun itu diserahkan setelah pasar yang dibangun di lantai bawah rusun rampung seluruhnya.

Adapun, Rusunawa Pasar Rumput memiliki 1.900-an unit hunian. Rusun itu dibangun setinggi 25 lantai dan dilengkapi lift.

Baca juga: Pendaftaran Pembeli Rusun DP Rp 0 Tetap Dibuka walau Ketersediaan Unit Terbatas

Setiap unit rusun memiliki luas 36 meter persegi. Setiap rusun memiliki dua kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan ruang keluarga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei Median: 24 Persen Warga Jakarta Enggan Bekasi Bergabung

Survei Median: 24 Persen Warga Jakarta Enggan Bekasi Bergabung

Megapolitan
Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

Megapolitan
Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

Megapolitan
Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

Megapolitan
Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

Megapolitan
Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Megapolitan
Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Megapolitan
Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Megapolitan
Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Megapolitan
Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Megapolitan
Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Megapolitan
Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Megapolitan
Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Bocah 8 Tahun yang Dicabuli Tetangga Alami Trauma hingga Tak Mau Sekolah

Bocah 8 Tahun yang Dicabuli Tetangga Alami Trauma hingga Tak Mau Sekolah

Megapolitan
Pria 42 Tahun Dituduh Cabuli Bocah 8 Tahun di Jakarta Timur

Pria 42 Tahun Dituduh Cabuli Bocah 8 Tahun di Jakarta Timur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X