Natal dan Tahun Baru, Nikmati Tol Jakarta-Cikampek Bebas Truk pada Waktu Ini

Kompas.com - 21/12/2018, 15:47 WIB
Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Kota Bekasi, Jumat (21/12/2018). KOMPAS.com/DEAN PAHREVIRuas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Kota Bekasi, Jumat (21/12/2018).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - General manager PT Jasa Marga Cabang tol Jakarta-Cikampek Raddy R Lukman mengatakan, pembatasan operasional truk pada puncak arus mudik dan balik Natal serta tahun baru diterapkan guna mencegah kemacetan lalu lintas pada ruas jalan tol Jakarta-Cikampek.

Raddy mengatakan, pembatasan operasional truk berlaku pada Jumat (21/12/2018), saat arus mudik Natal pada Sabtu (22/12/2018), dan saat arus mudik tahun baru pada 28 Desember 2018 dan 29 Desember 2018.

Baca juga: Rekayasa Lalin Jelang Natal dan Tahun Baru 2019 Bersifat Situasional

Aturan itu juga berlaku pada arus balik Natal, yakni pada 25 Desember dan arus balik tahun baru pada 1 Januari 2019.

"Tanggal 21 dan 22 itu pelarangan truk arah Cikampek saja, lalu tanggal 25-nya itu larangan truk arah Jakarta, itu mudik Natal dan balik Natal. Lalu mudik tahun baru tanggal 28 dan 29 itu sama larangan truk arah Cikampek, tanggal 1-nya arus balik larangan truk ke Jakarta ya," kata Raddy di Kantor PT Jasa Marga Tol Jakarta-Cikampek, Jumat.

Adapun waktu penerapan pelarangan truk tersebut dibagi dalam beberapa sesi.

Saat mudik Natal, aturan akan berlaku pada 21 Desember 2018 pukul 00.00 WIB hingga 22 Desember 2018 pukul 24.00 WIB.

Waktu penerapan itu juga berlaku untuk arus balik Natal dan tahun baru.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Pandu Yunianto mengatakan, kebijakan tersebut berlaku bagi kendaraan bersumbu tiga atau kendaraan dengan jumlah berat yang diizinkan (JBI) lebih besar atau sama dengan 14.000 kilogram.

"Jadi nanti mobil barang sumbu tiga atau lebih dan termasuk mobil barang yang mengangkut bahan galian tanah, pasir, batu, dan bahan bangunan, nanti tanggal 21 dan 22 itu dilarang untuk beberapa ruas jalan tol," kata Pandu.

Baca juga: Jasa Marga Prediksi Besok Puncak Arus Mudik Natal 2018

Larangan operasional truk tersebut tidak berlaku bagi truk pengangkut BBM atau BBG, pengangkut barang ekspor dan impor dengan rute dari dan ke pelabuhan, pengangkut ternak, pupuk, serta pengantar pos dan uang.

Kebijakan itu juga tidak berlaku bagi truk pengangkut bahan pokok, seperti beras, terigu, jagung, gula, sayur, buah-buahan, daging, ikan, minyak goreng, mentega, susu, telur, dan garam.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

31 Rumah Sakit di Kota Tangerang Buka Pelayanan Covid-19

31 Rumah Sakit di Kota Tangerang Buka Pelayanan Covid-19

Megapolitan
Geliat UMKM Kota Tangerang Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Geliat UMKM Kota Tangerang Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
KPAI Terima 224 Pengaduan Terkait PPDB 2020, Jakarta Terbanyak

KPAI Terima 224 Pengaduan Terkait PPDB 2020, Jakarta Terbanyak

Megapolitan
Warga Bekasi Diimbau Tiadakan Lomba 17-an

Warga Bekasi Diimbau Tiadakan Lomba 17-an

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

Megapolitan
Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Megapolitan
Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Megapolitan
Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Megapolitan
Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Megapolitan
Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Megapolitan
Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Megapolitan
Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Megapolitan
Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Megapolitan
Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Megapolitan
Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X