Blangko Terbatas, Kartu Identitas Anak Belum Jadi Syarat Masuk Sekolah

Kompas.com - 21/12/2018, 18:54 WIB
Penampakan Kartu Identitas Anak di Kota Denpasar, Bali, Selasa (27/12/201). Anggita MuslimahPenampakan Kartu Identitas Anak di Kota Denpasar, Bali, Selasa (27/12/201).

BEKASI, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, dalam waktu dekat atau pada tahun 2019, Kartu Identitas Anak (KIA) belum menjadi syarat untuk mendaftar sekolah.

Tri mengatakan, keterbatasan blangko menjadi penyebab KIA belum bisa menjadi syarat untuk mendaftar sekolah.

Untuk tahun 2018 saja, Kota Bekasi hanya tersedia 10.000 blangko. Sedangkan untuk tahun 2019 terdapat sekitar 200.000 blangko yang disediakan.

Jumlah itu disebut belum cukup untuk mencakup jumlah anak usia di bawah 17 tahun yakni, sekitar 700.000 orang.

Baca juga: Daftar Sekolah Tahun 2019 di Bekasi, Wajib Punya Kartu Identitas Anak

"Untuk awal memang belum jadi suatu kewajiban, tapi nanti ke depannya itu adalah salah satu syarat masuk sekolah. Untuk sementara ini, enggak mungkin (diwajibkan), sekarang saja kami cuma punya 10.000, ya bertahap saja," kata Tri saat ditemui Kompas.com di kantor Wali Kota Bekasi, Jumat (21/12/2018).

Tri menambahkan, dengan keterbatasan blangko, dia memastikan tahun 2018 dan 2019 KIA belum dijadikan syarat wajib daftar sekolah.

Terkait KIA jadi syarat daftar sekolah, Pemkot Bekasi juga menunggu kebijakan dari pemerintah pusat soal penyuplaian blangko ke Kota Bekasi.

Sebab, apabila jumlah blangko yang disuplai pemerintah pusat sudah mencukupi jumlah anak di Kota Bekasi, maka KIA akan lebih cepat menjadi syarat untuk daftar sekolah.

"Ya tergantung kemampuan dari pemerintah pusat karena kami kan hanya menerima (blangko) ya, nanti kami lihat kebijakannya, karena yang diurus bukan cuma Kota Bekasi tapi 500 lebih kota dan kabupaten" ujar Tri.

Sebelumnya diberitakan, KIA wajib dimiliki oleh setiap anak usia di bawah 17 tahun sebelum memiliki KTP dengan tujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik, serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara.

KIA juga berguna untuk bukti diri identitas anak ketika membuka tabungan atau menabung di bank. Selain itu, KIA juga berlaku untuk proses mendaftar BPJS, mempermudah proses pembuatan dokumen keimigrasian, dan lainnya.

Baca juga: Buat Kartu Identitas Anak di Bekasi Bisa di Kecamatan dan Mal Pelayanan Publik

Adapun proses pembuatan KIA di Bekasi bisa dilakukan di kecamatan wilayah masing-masing atau di dua mal pelayanan publik yang terletak di Pondok Gede dan Pasar Proyek.

Untuk membuat KIA, warga cukup membawa e-KTP kedua orang tua, akta lahir anak, Kartu Keluarga yang telah tercantum nama anak, dan foto ukuran 2x3 atau bisa foto langsung di kecamatan masing-masing wilayah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Megapolitan
Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Megapolitan
Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara

Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara

Megapolitan
Jakpro Sebut Akan Ada Seleksi Warga yang Tinggal di Kampung Susun Bayam

Jakpro Sebut Akan Ada Seleksi Warga yang Tinggal di Kampung Susun Bayam

Megapolitan
Target Vaksinasi Booster di Kota Tangerang Diperluas, Kini Sasar Pelayan Publik

Target Vaksinasi Booster di Kota Tangerang Diperluas, Kini Sasar Pelayan Publik

Megapolitan
Tembok Bentuk Protes Warga Pondok Bambu Terkait Masalah Banjir Dibongkar, Ini Hasil Kesepakatannya

Tembok Bentuk Protes Warga Pondok Bambu Terkait Masalah Banjir Dibongkar, Ini Hasil Kesepakatannya

Megapolitan
Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Buru Pemain Utama

Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Buru Pemain Utama

Megapolitan
Kronologi Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Dikejar Polisi hingga Tabrak Motor dan Gerobak

Kronologi Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Dikejar Polisi hingga Tabrak Motor dan Gerobak

Megapolitan
1-16 Januari, 5 WNA Dideportasi dan 63 WNA Ditolak Masuk Indonesia

1-16 Januari, 5 WNA Dideportasi dan 63 WNA Ditolak Masuk Indonesia

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Penyandang Autisme di Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Penyandang Autisme di Bekasi

Megapolitan
Polres Jakbar Disebut Hentikan Kasus Mafia Tanah yang Dilaporkan Teknisi AC

Polres Jakbar Disebut Hentikan Kasus Mafia Tanah yang Dilaporkan Teknisi AC

Megapolitan
3 Orang Diamankan Terkait Pengeroyokan Anggota TNI AD, 1 Jadi Tersangka

3 Orang Diamankan Terkait Pengeroyokan Anggota TNI AD, 1 Jadi Tersangka

Megapolitan
Seorang ASN Terpapar Covid-19, Satu Ruangan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup Sementara

Seorang ASN Terpapar Covid-19, Satu Ruangan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup Sementara

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Tetap Terapkan PTM 100 Persen meski Khawatir dengan Omicron

Disdik Kota Tangerang Tetap Terapkan PTM 100 Persen meski Khawatir dengan Omicron

Megapolitan
Ibu Rumah Tangga Tewas Gantung Diri di Cipayung Depok

Ibu Rumah Tangga Tewas Gantung Diri di Cipayung Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.