KRL Premium Masih Dalam Tahap Kajian dan Perencanaan

Kompas.com - 23/12/2018, 19:37 WIB
Ilustrasi KRLKOMPAS.COM/Nadia Zahra Ilustrasi KRL

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengoperasikan kereta rel listrik (KRL) premium di Jabodetabek mendapat respons pro dan kontra.

Vice President Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia Eva Chairunisa mengungkapkan, KRL Premium baru memasuki tahap perencanaan dan kajian.

"KCI masih terbuka terhadap berbagai pendapat terkait KRL premium menyangkut operasional, mekanisme layanan, fasilitas yang disediakan, tarif, dan berbagai kelengkapannya," kata Eva dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (23/12/2018).

Baca juga: 4 Fakta Rencana Operasional KRL Premium Jabodetabek


Eva menyebutkan, KCI tetap berkomitmen menyediakan layanan sesuai standar bagi para pengguna KRL.

"Berbagai inovasi dan kebijakan yang akan dilakukan KCI tentunya tidak akan mengurangi standar layanan yang saat ini sudah berjalan," kata dia.

Eva menambahkan, PT KCI berterima kasih atas respons, masukan, dan kritik dari berbagai pihak terkait rencana KRL premium.

"Berbagai saran dan masukan tersebut tentunya akan menjadi pertimbangan bagi KCI dalam mengambil kebijakan selanjutnya terkait hal ini," ujar dia.

PT KCI berencana akan melakukan uji coba KRL premium di Jabodetabek pada pertengahan 2019. Tarif yang akan diusulkan maksimal Rp 20.000.

Baca juga: Ini Saran YLKI soal KRL Premium

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Di Balik Keputusan Pemprov DKI Pakai Lidah Mertua sebagai Solusi Polusi

Di Balik Keputusan Pemprov DKI Pakai Lidah Mertua sebagai Solusi Polusi

Megapolitan
Ingin Pakai Baju Bagus, SPG Ini Nekat Curi Pakaian Bermerek dengan Harga Jutaan

Ingin Pakai Baju Bagus, SPG Ini Nekat Curi Pakaian Bermerek dengan Harga Jutaan

Megapolitan
BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Kivlan

Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Kivlan

Megapolitan
Kisah Hidup Kopral di Balik Aksi Silatnya yang Jenaka di Perlintasan Rel Proyek Bekasi...

Kisah Hidup Kopral di Balik Aksi Silatnya yang Jenaka di Perlintasan Rel Proyek Bekasi...

Megapolitan
Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

Megapolitan
DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

Megapolitan
Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

Megapolitan
Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Megapolitan
Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

Megapolitan
Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

Megapolitan
Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

Megapolitan
Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

Megapolitan
Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Megapolitan
DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

Megapolitan
Close Ads X