Letkol Dono Tewas di Dalam Mobil, Saksi Dengar 4 Kali Tembakan

Kompas.com - 26/12/2018, 08:33 WIB
Empat titik ditemukannya proyektil peluru yang membunuh seorang amggota TNI AD di Jalan Jatinegara Barat Raya, Selasa (26/12/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DEmpat titik ditemukannya proyektil peluru yang membunuh seorang amggota TNI AD di Jalan Jatinegara Barat Raya, Selasa (26/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com- Pelaku penembakan seorang anggota TNI AD  Letkol Dono Kuspriyanto di Jatinegara pada Selasa (25/12/2018) kemarin diketahui melepaskan tembakan sebanyak beberapa kali.

Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyatakan, saksi mata mengaku mendengar empat suara tembakan.

"Dari saksi di TKP sekitar pukul 23.00 WIB, terdengar bunyi tembakan sebanyak 4 kali," kata Dedi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (26/12/2018).

Polisi pun menemukan sejumlah proyektil peluru di Jalan Jatinegara Barat Raya, tepatnya di depan Sekolah Santa Maria.


Baca juga: Pembunuh Anggota TNI di Jatinegara Tinggalkan Motornya

Ada empat titik yang dilingkari kapur sebagai tanda lokasi penemuan proyektil peluru. Lokasi tersebut berada di tengah jalur transjakarta.

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota TNI AD bernama Letkol Dono Kuspriyanto ditembak oleh orang tak dikenal pada Selaaa (25/12/2018) malam kemarin.

Dono ditemukan tewas di dalam mobil yang dikendarainya di Jalan Jatinegara Barat Raya. Adapun kondisi lalu lintas di jalan tersebut terpantau normal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

Megapolitan
SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

Megapolitan
Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Megapolitan
Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Megapolitan
Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Megapolitan
9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Megapolitan
Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Megapolitan
PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

Megapolitan
Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Megapolitan
Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Megapolitan
Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Megapolitan
DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X