Kompas.com - 27/12/2018, 08:30 WIB
Suasana di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) sampah di Cipayung, Depok, Selasa (15/8/2017). Sehari sebelumnya, para sopir dan kernet truk sampah mengadakan aksi unjuk rasa disertai mogok kerja di tempat ini. Aksi dilatarbelakangi tuntutan untuk mendapatkan gaji 13. Kompas.com/Alsadad RudiSuasana di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) sampah di Cipayung, Depok, Selasa (15/8/2017). Sehari sebelumnya, para sopir dan kernet truk sampah mengadakan aksi unjuk rasa disertai mogok kerja di tempat ini. Aksi dilatarbelakangi tuntutan untuk mendapatkan gaji 13.

DEPOK, KOMPAS.com - Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung Depok yang melebihi kapasitas atau kelebihan sampah yang ditampung dinilai semakin membahayakan warga.

Kepala Bidang Kebersihan DLHK Depok Iyay Gumelar mengatakan, sampah di Tempat Pembuangan Akhir Cipayung, tepatnya di Kelurahan Pasir Putih, Kota Depok, Jawa Barat sudah mencapai 20 meter dan dikhawatirkan terjadi longsor.

Baca juga: Cegah Pencemaran Lingkungan, TPA Benowo Surabaya Ditanami Pohon

"(Sampah) TPA Cipayung ketinggiannya sudah mencapai 20 meter dan dikhawatirkan terjadi longsor," ucap Iyay, Kamis (27/12/2018).

Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk memindahkan sampah yang tidak tertampung di TPA Cipayung ke Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Lulut-Nambo (Luna) di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

"Kami berupaya mencari jalan keluar bagaimana untuk mengurangi sampah tersebut dari TPA Cipayung dengan melakukan pembuangan ke Lulut Nambo," ujar Iyay.

Iyay mengatakan, pihaknya akan mengirim 200 ton hingga 300 ton sampah dari Depok ke Lulut Nambo per harinya.

Ia mengatakan, pihaknya telah mengajukan permohonan ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk diperbolehkan membuang sampah Depok ke Lulut Nambo.

Baca juga: TPA Lokasi Pemulung Tertimbun Sampah, Overload Sejak 3 Tahun Lalu

"Kami telah ajukan ke Pak gubernur terkait niat kami mengirim sampah ke Lulut Nambo ini, tinggal kami lihat nantinya akan diperbolehkan atau tidaknya," tutur Iyay.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di Depok

Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di Depok

Megapolitan
Ruko di Cengkareng Kebakaran, 70 Personel Berupaya Padamkan Api

Ruko di Cengkareng Kebakaran, 70 Personel Berupaya Padamkan Api

Megapolitan
Polisi Minta Pedagang Tak Takut Melaporkan Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Polisi Minta Pedagang Tak Takut Melaporkan Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Megapolitan
Pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Kerap Ditarik Pungli oleh Preman

Pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Kerap Ditarik Pungli oleh Preman

Megapolitan
Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang, PKL Diminta Rp 5.000 Tiap Malam Minggu

Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang, PKL Diminta Rp 5.000 Tiap Malam Minggu

Megapolitan
Dinkes DKI Imbau Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tak Perlu ke Rumah Sakit

Dinkes DKI Imbau Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tak Perlu ke Rumah Sakit

Megapolitan
Anies Sebut Pemindahan Ibu Kota Tak Akan Atasi Kemacetan Jakarta

Anies Sebut Pemindahan Ibu Kota Tak Akan Atasi Kemacetan Jakarta

Megapolitan
International Youth Championship di JIS Akan Digelar Tanpa Penonton

International Youth Championship di JIS Akan Digelar Tanpa Penonton

Megapolitan
Jakpro Pastikan International Youth Championship Digelar 5 Februari 2022

Jakpro Pastikan International Youth Championship Digelar 5 Februari 2022

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RS Polri Melonjak 45 Persen dalam Sepekan Terakhir

Pasien Covid-19 di RS Polri Melonjak 45 Persen dalam Sepekan Terakhir

Megapolitan
Lanjutan Kasus Pencemaran Nama Baik Anak Ahok, Ayu Thalia Tidak Ditahan Usai 5 Jam Pemeriksaan

Lanjutan Kasus Pencemaran Nama Baik Anak Ahok, Ayu Thalia Tidak Ditahan Usai 5 Jam Pemeriksaan

Megapolitan
Muatan Tanah dari Truk Tumpah di Simpang Cengkareng, Petugas Bersihkan hingga 2,5 Jam

Muatan Tanah dari Truk Tumpah di Simpang Cengkareng, Petugas Bersihkan hingga 2,5 Jam

Megapolitan
Pemuda di Jatiwaringin Tewas Disekap dengan Tali dan Lakban yang Dibeli Sendiri

Pemuda di Jatiwaringin Tewas Disekap dengan Tali dan Lakban yang Dibeli Sendiri

Megapolitan
7 Siswa SD Ditangkap Saat Hendak Tawuran, Polisi Sebut Ikut-ikutan Anak SMP

7 Siswa SD Ditangkap Saat Hendak Tawuran, Polisi Sebut Ikut-ikutan Anak SMP

Megapolitan
Penyebab Kematian Pemuda di Jatiwaringin Bekasi Terungkap, Aliran Napas Tertutup Saat Disekap

Penyebab Kematian Pemuda di Jatiwaringin Bekasi Terungkap, Aliran Napas Tertutup Saat Disekap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.