Hindari 34 Titik Rawan Macet di Kota Bekasi Saat Malam Tahun Baru Ini

Kompas.com - 28/12/2018, 06:07 WIB
Pedagang memainkan balon sabun yang djualnya saat hari bebas kendaraan atau car free day di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (30/9/2018). Selain untuk berolahraga, car free day yang rutin digelar tiap Minggu pagi tersebut juga menjadi alternatif hiburan bagi warga untuk rekreasi, kegiatan sosial hingga kumpul komunitas. KOMPAS.com/DINO OKTAVIANOPedagang memainkan balon sabun yang djualnya saat hari bebas kendaraan atau car free day di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (30/9/2018). Selain untuk berolahraga, car free day yang rutin digelar tiap Minggu pagi tersebut juga menjadi alternatif hiburan bagi warga untuk rekreasi, kegiatan sosial hingga kumpul komunitas.
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Kabag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, ada 34 titik rawan kemacetan di wilayah Kota Bekasi saat malam pergantian tahun, (31/12/2018).

Erna mengimbau masyarakat tidak ada yang membakar petasan dan melakukan konvoi di sejumlah jalan agar tidak mengganggu dan menghambat arus lalu lintas.

"Kita larang warga arak-arakan, konvoi, terus tidak usah bakar petasan, hanya boleh kembang api jenis tertentu yang tidak membahayakan," kata Erna kepada Kompas.com, Kamis (27/12/2018).

Baca juga: Tiket Gratis KA Galunggung Habis Dipesan hingga Tahun Baru

Menurut dia, ada 250 personel kepolisian yang mengatur lalu lintas di 34 titik rawan kemacetan tersebut.

Berikut 34 titik rawan kemacetan di Kota Bekasi pada malam tahun baru:

Bekasi Utara

Pertigaan Kampung Bungur, petigaan Paku, pertigaan Kampung Tengah, dan pertigaan Giant.

Bekasi Barat

Lampu merah Kranji,  lampu merah Perumnas 1, Pasar Sumber Arta, lampu merah Vaman, lampu merah Lampung Dua, dan lampu merah Superindo.

Bekasi Timur

Pertigaan Ampera, lampu merah Bulak Kapal, lampu merah Tol Bekasi Timur, lampu merah Rawa Semut, lampu merah Pasar Lama, lampu merah Kemang Prtama, lampu merah Rawapanjang, dan lampu merah Cipendawa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Megapolitan
Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Megapolitan
WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

Megapolitan
KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

Megapolitan
Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Megapolitan
Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Megapolitan
Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Megapolitan
Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies 'Bapak Integrasi'

Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies "Bapak Integrasi"

Megapolitan
Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X