Pembangunan "Flyover" Rawa Panjang dan Cipendawa Ditargetkan Rampung Akhir 2019

Kompas.com - 28/12/2018, 17:52 WIB
Tampak Proyek Pembangunan Flyover Cipendawa, Jalan Siliwangi, Kota Bekasi masih berjalan, Senin (22/10/2018). KOMPAS.com/-DEAN PAHREVITampak Proyek Pembangunan Flyover Cipendawa, Jalan Siliwangi, Kota Bekasi masih berjalan, Senin (22/10/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota  Bekasi Widayat Subroto mengatakan, pembangunan proyek flyover atau jalan layang Cipendawa dan Rawa Panjang, Kota Bekasi, Jawa Barat, sudah mencapai 40 persen.

Widayat mengatakan, pembangunan tahap pertama dua flyover tersebut akan rampung pada akhir 2018.

Selanjutnya, pelelangan untuk konstruksi pembangunan tahap kedua akan dimulai pada Februari 2019.

Baca juga: Dana Kemitraan dari DKI Belum Cukup Rampungkan Pembangunan Flyover Cipendawa dan Rawa Panjang

"Kami menunggu dana dari DKI sampai ke kota (Pemkot Bekasi), baru kami bisa lelang nantinya. Kontraktornya tahap 1 dan 2 ini bisa sama bisa juga beda, tergantung siapa yang menang nantinya," kata Widayat kepada Kompas.com, Jumat (28/12/2018).

Widayat menjelaskan, usai pelelangan, pembangunan tahap kedua dua flyover akan dilaksanakan pada April hingga Desember 2019.

"Februari itu kami mulai lelangnya. Iya, lelang sekitar 1,5 bulanan," ujarnya.

Baca juga: Polemik Dana Hibah DKI, Proyek Flyover Rawapanjang dan Cipendawa Tetap Berjalan

Dengan demikian, lanjut dia, pembangunan dua flyover bisa rampung pada akhir 2019.

"Target rampung (pembangunan) dua flyover ini akhir 2019 mudah-mudahan bisa selesai bisa digunakan. Rampung tepat waktu," ucap Widayat.

Adapun pembangunan dua flyover ini menggunakan APBD Pemkot Bekasi dan dana hibah Pemprov DKI Jakarta.

Pembangunan dua flyover memerlukan dana sekitar Rp 1 triliun, dengan rincian Rp 600 miliar untuk konstruksi dan Rp 400 miliar untuk pembebasan lahan.

Baca juga: Proyek Flyover Rawa Panjang dan Cipendawa Terancam Tertunda jika Tak Dibantu DKI

Sebanyak Rp 200 miliar dana hibah dari Pemprov DKI pada tahun 2018 sudah digunakan untuk pembangunan dua flyover.

Sementara itu, pada tahun 2019, Pemprov DKI menyetujui memberi dana hibah untuk pembangunan dua flyover sebesar Rp 403 miliar.

Proyek flyover Rawa Panjang akan menghubungkan Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan Raya Narogong.

Sementara itu, flyover Cipendawa akan menghubungkan Jalan Raya Cipendawa dan Jalan Raya Narogong.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Hanya Pakai Rambu, Satpol PP Berjaga di JPO agar Tak Dilintasi Pengguna Skuter Listrik

Tak Hanya Pakai Rambu, Satpol PP Berjaga di JPO agar Tak Dilintasi Pengguna Skuter Listrik

Megapolitan
Beribu Alasan Pengusaha Tolak Kenaikan UMK di Bekasi

Beribu Alasan Pengusaha Tolak Kenaikan UMK di Bekasi

Megapolitan
Pengamat: Skuter Listrik Lebih Cocok Jadi Transportasi Pariwisata

Pengamat: Skuter Listrik Lebih Cocok Jadi Transportasi Pariwisata

Megapolitan
5 Fakta Dinamika Kenaikan UMK Bekasi 2020

5 Fakta Dinamika Kenaikan UMK Bekasi 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta, Bekasi, dan Depok Cerah Berawan Hari Ini

BMKG: Jakarta, Bekasi, dan Depok Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Layanan Penyewaan Skuter Listrik GrabWheels Tak Tersedia Lagi di FX Sudirman

Layanan Penyewaan Skuter Listrik GrabWheels Tak Tersedia Lagi di FX Sudirman

Megapolitan
Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Megapolitan
Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Megapolitan
Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Megapolitan
Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Megapolitan
Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Megapolitan
Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Megapolitan
Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Megapolitan
Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X