Tabrak 5 Mobil di PIK, Pengemudi Grand Livina Diduga Hipertensi

Kompas.com - 28/12/2018, 19:18 WIB
- THINSTOCK-

JAKARTA, KOMPAS.com - Haryanto, pengemudi Grand Livina yang menabrak lima kendaraan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Jumat (28/12/2018), diduga mengalami hipertensi.

Kanit Laka Lantas Jakarta Utara AKP Sigit Purwanto mengatakan, penyakit hipertensi yang dialami Haryanto baru sebatas dugaan.

"(Dugaan hipertensi) didapat dari teman-teman kerjanya. Kami menghubungi rekan-rekan kerjanya, tetapi masih diduga ya," kata Sigit kepada Kompas.com, Jumat sore.

Baca juga: Tabrak Lima Mobil di PIK, Pengemudi Grand Livina Tewas

Ia pun belum bisa memastikan penyebab kematian Haryanto, sebab hasil otopsi belum keluar.

"Kalau kami sebagai penyidik enggak bisa menentukan itu (penyebab kematian), yang bisa menentukan, kan, dokter," ujarnya.

Sigit menuturkan, Haryanto ditemukan tewas di dalam mobil setelah menabrak lima mobil dengan kondisi mengalami luka patah kaki sebelah kiri.

Adapun tidak ada korban luka atau tewas lainnya dalam peristiwa tersebut.

"Karena semua mobilnya sedang diparkir, jadi kosong," ujar Sigit.

Berdasarkan keterangan yang diterima Kompas.com, mobil-mobil yang tertabrak adalah mobil boks B 9298 SM, mobil Volvo D 1483 SGN, Honda Brio B 2362 SZV, Toyota Yaris B 1647 GVG, dan Toyota Avanza B 1913 BOF.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

19.000 Buruh di Jakarta Sudah Dapat Kartu Pekerja, Ini Manfaatnya

19.000 Buruh di Jakarta Sudah Dapat Kartu Pekerja, Ini Manfaatnya

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN]: Anggota Fraksi Gerindra Pertanyakan Kinerja TGUPP I 12 Jenis Pelanggaran yang Ditindak Saat Operasi Zebra

[POPULER MEGAPOLITAN]: Anggota Fraksi Gerindra Pertanyakan Kinerja TGUPP I 12 Jenis Pelanggaran yang Ditindak Saat Operasi Zebra

Megapolitan
Jejak Tradisi Tionghoa Benteng di Museum Benteng Heritage

Jejak Tradisi Tionghoa Benteng di Museum Benteng Heritage

Megapolitan
Viral Fotografer Dipungut Biaya Foto di Lapangan Banteng, Begini Ceritanya

Viral Fotografer Dipungut Biaya Foto di Lapangan Banteng, Begini Ceritanya

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Masih Panas, Waspada Angin Kencang

BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Masih Panas, Waspada Angin Kencang

Megapolitan
Sejak Januari 2019, Polisi Tindak 1.600 Sopir Truk di Tangsel

Sejak Januari 2019, Polisi Tindak 1.600 Sopir Truk di Tangsel

Megapolitan
Anaknya Diamankan Polisi karena Bawa Pisau Dapur, Ayah Minta Dilepaskan

Anaknya Diamankan Polisi karena Bawa Pisau Dapur, Ayah Minta Dilepaskan

Megapolitan
Truk Proyek Nasional Bebas Aturan Pembatasan Operasional di Tangsel

Truk Proyek Nasional Bebas Aturan Pembatasan Operasional di Tangsel

Megapolitan
DPRD DKI Pertanyakan Transparansi Anggaran Era Anies yang Tak Bisa Diakses Warga

DPRD DKI Pertanyakan Transparansi Anggaran Era Anies yang Tak Bisa Diakses Warga

Megapolitan
Anggaran Belanja Subsidi Pemprov DKI Naik Hingga Rp 7,02 Triliun

Anggaran Belanja Subsidi Pemprov DKI Naik Hingga Rp 7,02 Triliun

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Minta Warga Melapor bila Tahu Pungli E-KTP

Wali Kota Bekasi Minta Warga Melapor bila Tahu Pungli E-KTP

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Kenaikan Dana Hibah untuk Keperluan BOS hingga TNI

Pemprov DKI Sebut Kenaikan Dana Hibah untuk Keperluan BOS hingga TNI

Megapolitan
Buka Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Tangsel, PAN Pasang Kriteria Khusus

Buka Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Tangsel, PAN Pasang Kriteria Khusus

Megapolitan
Pengendara Motor Tak Pakai Helm Dominasi Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra di Tomang

Pengendara Motor Tak Pakai Helm Dominasi Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra di Tomang

Megapolitan
Setelah Seluruh Ruas Jalan Tangsel Diatur Perwal, Polisi Akan Sosialisasi Selama Satu Bulan

Setelah Seluruh Ruas Jalan Tangsel Diatur Perwal, Polisi Akan Sosialisasi Selama Satu Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X