Pembangunan "Flyover" Cipendawa dan Rawa Panjang Bekasi Diupayakan Pakai APBD

Kompas.com - 29/12/2018, 09:14 WIB
Flyover Rawapanjang, Kota Bekasi yang pembangunannya sudah mencapai 40 persen, Jumat (28/12/2018).KOMPAS.com/DEAN PAHREVI Flyover Rawapanjang, Kota Bekasi yang pembangunannya sudah mencapai 40 persen, Jumat (28/12/2018).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala bidang Bina Marga pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Widayat Subroto mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan dana hibah dari Pemprov DKI Jakarta untuk pembangunan flyover Cipendawa dan Rawa Panjang.

Widayat mengatakan, Pemkot Bekasi mengajukan bantuan keuangan untuk pembangunan dua flyover itu kepada Pemprov DKI sekitar Rp 562 miliar, sedangkan hibah yang disetujui Rp 403 miliar. Meski kurang, Pemkot Bekasi akan mengupayakan menggunakan dana APBD untuk merampungkan pembangunan.

"Ya dana dari DKI tidak cukup, cuma nanti didanai dari APBD kekurangannya untuk tahap berikutnya nanti," kata Widayat kepada Kompas.com, Jumat (28/12/2018).

Baca juga: Flyover Cipendawa dan Rawa Panjang Bekasi Khusus Dilintasi Kendaraan Besar


Pembangunan dua flyover diperlukan dana sekitar Rp 1 triliun dengan rincian sekitar Rp 600 miliar untuk konstruksi dan Rp 400 miliar untuk pembebasan lahan.

Sebanyak Rp 200 miliar dana hibah dari Pemprov DKI pada tahun 2018 sudah digunakan untuk pembangunan dua flyover. Jika ditotalkan, maka Pemprov DKI mengeluarkan dana hibah sekitar Rp 600 miliar untuk pembangunan dua flyover ini.

Widayat menambahkan, penggunaan APBD kota Bekasi untuk pembangunan dua flyover akan melihat terlebih dahulu kondisi keuangan daerah. Kendati demikian, pembangunan dua flyover bisa rampung tepat waktu pada akhir 2019.

"Nanti kita lakukan penyesuaian terhadap kondisi-kondisi seperti konstruksi, hal-hal pendukung yang lain yang bukan utama bisa kita tunda dulu, misalnya pintu gitu yah kan lihat dari APBD dulu, mudah-mudahan bisa rampung tepat waktu," ujar widayat.

Diketahui, pembangunan dua flyover ini sudah mencapai 40 persen. Selanjutnya tahap pelelangan akan dimulai pada Februari dan dilanjutkan dengan pembangunan tahap kedua pada April hingga Desember 2019.

Proyek flyover Rawa Panjang akan menghubungkan Jalan Jenderal Ahmad Yani, dan Jalan Raya Narogong. Sementara itu, flyover Cipendawa akan menghubungkan Jalan Raya Cipendawa dan Jalan Raya Narogong.

Pembangunan proyek dua flyover tersebut juga untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas yang kerap timbul di perempatan Rawa Panjang.


Kendaraan dari arah Jenderal Ahmad Yani mengarah ke Jalan Raya Narogong nantinya tidak perlu berhenti di persimpangan jalan, atau bisa langsung melalui flyover Rawa Panjang.

Lalu, untuk flyover Cipendawa, akan dibangun dua arah untuk ke Bekasi dan arah Bantar Gebang.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Tersangka dan Korban Pelecehan Seksual di KRL Berdamai karena Masih Bersaudara

Tersangka dan Korban Pelecehan Seksual di KRL Berdamai karena Masih Bersaudara

Megapolitan
Sutiyoso Setuju Jakarta International Stadium Dibangun seperti Stadion Berkelas Premier League

Sutiyoso Setuju Jakarta International Stadium Dibangun seperti Stadion Berkelas Premier League

Megapolitan
Anak Haji Lulung Bakal Kritik Anies Bila Tidak Pro Umat

Anak Haji Lulung Bakal Kritik Anies Bila Tidak Pro Umat

Megapolitan
AF Edarkan Ganja kepada Kalangan Pelajar di Jakarta Selatan Sejak 2015

AF Edarkan Ganja kepada Kalangan Pelajar di Jakarta Selatan Sejak 2015

Megapolitan
Pasutri Edarkan 4,5 Kg Sabu, Suaminya Residivis

Pasutri Edarkan 4,5 Kg Sabu, Suaminya Residivis

Megapolitan
Putri Zulhas Diusulkan Jadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta

Putri Zulhas Diusulkan Jadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Polisi: Sopir Tembak Aniaya Kompol Hamonangan Nadapdap

Polisi: Sopir Tembak Aniaya Kompol Hamonangan Nadapdap

Megapolitan
Anak Lulung Banjir Karangan Bunga pada Pelantikan DPRD DKI

Anak Lulung Banjir Karangan Bunga pada Pelantikan DPRD DKI

Megapolitan
Unjuk Rasa Mahasiswa di Depan Gedung DPRD Kota Bekasi Bentrok dengan Polisi

Unjuk Rasa Mahasiswa di Depan Gedung DPRD Kota Bekasi Bentrok dengan Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pengedar dengan Barbuk 4,5 Kg Sabu, Suaminya Diburu

Polisi Tangkap Pengedar dengan Barbuk 4,5 Kg Sabu, Suaminya Diburu

Megapolitan
Polisi Tangkap Pengedar Narkoba serta Amankan 1 Kilogram Ganja

Polisi Tangkap Pengedar Narkoba serta Amankan 1 Kilogram Ganja

Megapolitan
Kuasa Hukum Kivlan Zen Berkeberatan Sidang Praperadilan Kembali Diundur hingga Minggu Depan

Kuasa Hukum Kivlan Zen Berkeberatan Sidang Praperadilan Kembali Diundur hingga Minggu Depan

Megapolitan
Menurut Djarot, Pemindahan Ibu Kota Akan Kurangi Masalah di Jakarta

Menurut Djarot, Pemindahan Ibu Kota Akan Kurangi Masalah di Jakarta

Megapolitan
SOP Diubah, Ambulans di Tangerang Kini Bisa Dipakai Angkut Jenazah

SOP Diubah, Ambulans di Tangerang Kini Bisa Dipakai Angkut Jenazah

Megapolitan
Ini Kronologi Penganiayaan Kompol Nadapdap oleh Sopir Angkot di Depok

Ini Kronologi Penganiayaan Kompol Nadapdap oleh Sopir Angkot di Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X