Daftar Daerah Rawan Hujan Deras, Angin Kencang, dan Gelombang Tinggi Akhir Tahun

Kompas.com - 29/12/2018, 10:55 WIB
Kapal wisata KM La Hilla tenggelam di wilayah perairan Pulau Padar, Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat, pada Minggu (23/12/2018) pukul 16.00 waktu setempat akibat cuaca buruk dan hempasan ombak. Dua orang hilang akibat peristiwa itu dan hingga Jumat (28/12/2018) belum ditemukan tim SAR gabungan. Dokumen Polres Manggarai BaratKapal wisata KM La Hilla tenggelam di wilayah perairan Pulau Padar, Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat, pada Minggu (23/12/2018) pukul 16.00 waktu setempat akibat cuaca buruk dan hempasan ombak. Dua orang hilang akibat peristiwa itu dan hingga Jumat (28/12/2018) belum ditemukan tim SAR gabungan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan sejumlah daerah yang berpotensi mengalami hujan deras, angin kencang, serta perairan yang berpotensi mengalami gelombang air laut tinggi pada akhir 2018.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R Prabowo mengatakan, fenonema tersebut terjadi karena aliran massa udara dingin dari Asia masih mendominasi wilayah Indonesia.

Baca juga: BMKG: Hari Ini Puncak Gelombang Tinggi dan Angin Kencang di Sulut

Pusat tekanan rendah di sekitar Filipina dan Laut Cina Selatan menyebabkan massa udara dingin dari Asia cukup terkonsentrasi di wilayah Utara.

Sementara, dominasi pola udara tekanan rendah di sekitar wilayah Australia cukup signifikan sehingga mengakibatkan terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan.

"Kondisi-kondisi tersebut diperkirakan akan meningkatkan potensi hujan di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode menjelang akhir tahun, 28-31 Desember 2018," ujar Mulyono melalui keterangan resminya, Sabtu (29/12/2018).

BMKG memprediksi wilayah yang berpotensi hujan deras yaitu Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, dan Maluku bagian selatan.

Beberapa daerah juga berpotensi terjadi angin kencang dengan kecepatan lebih dari 45 kilometer per jam, yaitu Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, NTT, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku bagian selatan, dan Papua Barat.

Adapun perairan dengan potensi terjadi gelombang air laut setinggi 2,5-4 meter yaitu Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Pulau Jawa hingga Pulau Sumbawa, Selat Bali-Selat Lombok-Selat Alas bagian selatan, Samudera Hindia Selatan Banten, Samudera Hindia Selatan Bali hingga NTB, perairan Kepulauan Anambas dan Selatan Kepulauan Natuna, Laut Jawa, perairan utara Kepulauan Kangean, perairan Kepulauan Sangihe-Talaud, perairan Manado-Bitung, Laut Sulawesi bagian tengah hingga timur, Laut Maluku, perairan Utara Kepulauan Halmahera, dan Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Papua Barat.

Baca juga: BMKG Hanya Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Manado, Bukan Tsunami

Sedangkan potensi gelombang air laur dengan tinggi lebih dari 4 meter yaitu Samudera Hindia Selatan Jawa Barat hingga Jawa Timur, perairan Utara Kepulauan Nias, dan Laut Natuna Utara.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi-potensi tersebut.

"BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan, terutama untuk wilayah-wilayah yang telah mendapat hujan berintensitas tinggi," ujar Mulyono.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," lanjut Mulyono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ziarah Makam di Jatimulya Bekasi, Macet Hampir 2 Km, Banyak Peziarah Tak Bermasker

Ziarah Makam di Jatimulya Bekasi, Macet Hampir 2 Km, Banyak Peziarah Tak Bermasker

Megapolitan
Satpol PP Bubarkan PKL di Jatinegara karena Timbulkan Kerumunan dan Abaikan Prokes

Satpol PP Bubarkan PKL di Jatinegara karena Timbulkan Kerumunan dan Abaikan Prokes

Megapolitan
Kebun Binatang Ragunan Buka Jumat Besok, Hanya untuk Pengunjung Ber-KTP Jakarta

Kebun Binatang Ragunan Buka Jumat Besok, Hanya untuk Pengunjung Ber-KTP Jakarta

Megapolitan
Lebaran di Rumah Bareng Keluarga, Anies Tidak Adakan Open House

Lebaran di Rumah Bareng Keluarga, Anies Tidak Adakan Open House

Megapolitan
Ajakan Anies di Perayaan Idul Fitri 2021: Mari Doakan Saudara Kita di Palestina

Ajakan Anies di Perayaan Idul Fitri 2021: Mari Doakan Saudara Kita di Palestina

Megapolitan
Di Luar Prediksi Pengurus Masjid Luar Batang, Jumlah Jemaah Shalat Id Lebih dari 50 Persen Kapastitas

Di Luar Prediksi Pengurus Masjid Luar Batang, Jumlah Jemaah Shalat Id Lebih dari 50 Persen Kapastitas

Megapolitan
Shalat Id Kembali Digelar di Lapangan Velodrome, Jumlah Jemaah Lebih Banyak Dibanding Tahun Lalu

Shalat Id Kembali Digelar di Lapangan Velodrome, Jumlah Jemaah Lebih Banyak Dibanding Tahun Lalu

Megapolitan
Shalat Idul Fitri di Balaikota Depok Batal, Tenda Dibongkar

Shalat Idul Fitri di Balaikota Depok Batal, Tenda Dibongkar

Megapolitan
Stadion Patriot Akan Jadi Tempat Isolasi Pemudik yang Kembali ke Bekasi

Stadion Patriot Akan Jadi Tempat Isolasi Pemudik yang Kembali ke Bekasi

Megapolitan
Pilih Laksanakan Shalat Id di Masjid, Warga: Supaya Lebih Khusyuk

Pilih Laksanakan Shalat Id di Masjid, Warga: Supaya Lebih Khusyuk

Megapolitan
Ribuan Jemaah Shalat Id di Masjid KH Hasyim Ashari, Protokol Kesehatan Diterapkan

Ribuan Jemaah Shalat Id di Masjid KH Hasyim Ashari, Protokol Kesehatan Diterapkan

Megapolitan
Gubernur Anies Shalat Id di Rumah Pribadi Sesuai Imbauan Perayaan Idul Fitri di Jakarta

Gubernur Anies Shalat Id di Rumah Pribadi Sesuai Imbauan Perayaan Idul Fitri di Jakarta

Megapolitan
Semua Masjid Gelar Shalat Id, Wali Kota Bekasi: Lebaran Tahun Ini Lebih Semarak

Semua Masjid Gelar Shalat Id, Wali Kota Bekasi: Lebaran Tahun Ini Lebih Semarak

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pemudik yang Kembali Harus Bawa Surat Bebas Covid-19 | PNS Ogah Naik Jabatan

[POPULER JABODETABEK] Pemudik yang Kembali Harus Bawa Surat Bebas Covid-19 | PNS Ogah Naik Jabatan

Megapolitan
Ribuan Jemaah Shalat Id di Masjid Al-Azhar

Ribuan Jemaah Shalat Id di Masjid Al-Azhar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X