Catat, 4 Acara Malam Tahun Baru yang Diadakan Pemprov DKI Jakarta

Kompas.com - 29/12/2018, 20:22 WIB
Suasana pesta kembang api pada malam tahun baru 2018 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (1/1/2018). Perayaan pergantian tahun di Ibu Kota diisi dengan pesta kembang api dan kegiatan Car Free Night. ANTARA FOTO / WAHYU PUTRO ASuasana pesta kembang api pada malam tahun baru 2018 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (1/1/2018). Perayaan pergantian tahun di Ibu Kota diisi dengan pesta kembang api dan kegiatan Car Free Night.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta akan menyelenggarakan sejumlah rangkaian acara pada malam pergantian tahun.

Rangkaian acara tersebut akan digelar di di sepanjang jalan mulai Jl. Medan Merdeka Barat (Pintu Barat Daya Monas) – Jl. MH. Thamrin (Bundaran HI) – Jl. Jenderal Sudirman sampai dengan Dukuh Atas.

Acara yang diadakan salah satunya adalah nikah massal.

"Seperti tahun sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta kembali melaksanakan kegiatan Nikah Massal di Lapangan Parkir Thamrin 10 dengan menghadirkan Aa Gym yang akan memberikan nasihat pernikahan," ujar Kepala Biro Tata Pemerintahan Sekda Provinsi DKI Jakarta Premi Lasari, Sabtu (29/12/2018).

Saat nikah massal, peserta juga akan mendapatkan bingkisan serta uang sebesar Rp 500.000.

Baca juga: 16 Ruas Jalan Ini Akan Ditutup Saat Malam Tahun Baru 2019

Selain nikah massal, akan ada doa bersama untuk mendoakan warga yang tertimpa musibah tsunami di Pandeglang, Banten.

"Doa bersama akan dilakukan pada pukul 24.00 WIB bertempat di Panggung Utama Bunderan HI," tuturnya.

Warga yang datang saat malam tahun baru juga bisa menikmati bazar UMKM yang disediakan dengan total sekitar 70 tenda bazar.

"Bazar ini berasal dari perwakilan 44 Kecamatan dan Binaan UMKM yang akan digelar disekitar area depan Lapangan Parkir Thamrin 10," tuturnya.

Yang terakhir, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan empat panggung hiburan yang dimulai dari Pintu Monas Barat Daya sampai dengan Bundaran HI.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orangtua Pusing Ajari Anak Selama Pandemi Corona, Kak Seto: Jangan Posisikan Diri Seperti Guru

Orangtua Pusing Ajari Anak Selama Pandemi Corona, Kak Seto: Jangan Posisikan Diri Seperti Guru

Megapolitan
Selama Pandemi Corona, Kak Seto Sebut RT RW Harus Kreatif Cegah Anak-anak Beraktivitas di Luar Rumah

Selama Pandemi Corona, Kak Seto Sebut RT RW Harus Kreatif Cegah Anak-anak Beraktivitas di Luar Rumah

Megapolitan
Keluarganya Positif Covid-19, Dua Anak di Sawah Besar Isolasi Mandiri

Keluarganya Positif Covid-19, Dua Anak di Sawah Besar Isolasi Mandiri

Megapolitan
Ramayana Depok Buka Kemungkinan Rekrut Kembali Karyawan yang Kena PHK di Tengah Pandemi Corona

Ramayana Depok Buka Kemungkinan Rekrut Kembali Karyawan yang Kena PHK di Tengah Pandemi Corona

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Sudinhub Jakbar Kurangi Petugas di Lapangan

Cegah Penyebaran Virus Corona, Sudinhub Jakbar Kurangi Petugas di Lapangan

Megapolitan
Diprotes Warga, Lippo Pastikan RS Covid-19 Dekat Apartemen Tak Bahayakan Penghuni

Diprotes Warga, Lippo Pastikan RS Covid-19 Dekat Apartemen Tak Bahayakan Penghuni

Megapolitan
Banyak Orangtua Kerja di Rumah, Kak Seto Sebut Itu Kesempatan Mahal untuk Akrab dengan Anak

Banyak Orangtua Kerja di Rumah, Kak Seto Sebut Itu Kesempatan Mahal untuk Akrab dengan Anak

Megapolitan
Andalkan Kebijakan yang Telah Berjalan, Bekasi Belum Ajukan PSBB

Andalkan Kebijakan yang Telah Berjalan, Bekasi Belum Ajukan PSBB

Megapolitan
Pedagang Ayam Potong di Kramatjati Terima Banyak Pesanan Online Saat Pandemi Covid-19

Pedagang Ayam Potong di Kramatjati Terima Banyak Pesanan Online Saat Pandemi Covid-19

Megapolitan
Dituduh Curi Dompet dan HP, Seorang Transgender Tewas Dibakar di Cilincing

Dituduh Curi Dompet dan HP, Seorang Transgender Tewas Dibakar di Cilincing

Megapolitan
Wali Kota: 38 Jenazah di Bekasi Dimakamkan dengan Protokol Pemulasaraan Jasad Pasien Covid-19

Wali Kota: 38 Jenazah di Bekasi Dimakamkan dengan Protokol Pemulasaraan Jasad Pasien Covid-19

Megapolitan
Riza Patria Diminta Tambal Hubungan Balai Kota-Istana yang 'Kurang Akur'

Riza Patria Diminta Tambal Hubungan Balai Kota-Istana yang "Kurang Akur"

Megapolitan
Tak Sampai 3 Tahun Jabat Wagub DKI, Riza Patria Diragukan Mampu Berbuat Banyak

Tak Sampai 3 Tahun Jabat Wagub DKI, Riza Patria Diragukan Mampu Berbuat Banyak

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 120 Pegawai di Ramayana Depok Kena PHK

Dampak Covid-19, Sebanyak 120 Pegawai di Ramayana Depok Kena PHK

Megapolitan
[UPDATE]: Depok Tambah 1 Pasien Positif Covid-19 dan 3 Suspect Wafat

[UPDATE]: Depok Tambah 1 Pasien Positif Covid-19 dan 3 Suspect Wafat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X