Razia Tempat Hiburan Malam di Jakarta, Polisi Temukan 7 Pengunjung Positif Narkoba

Kompas.com - 31/12/2018, 12:33 WIB
ilustrasi narkobashutterstock ilustrasi narkoba

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya melakukan operasi gabungan tempat hiburan malam di kawasan Jakarta Pusat pada Sabtu (29/12/2018) sampai Minggu (30/12/2018) dini hari.

Dari operasi tersebut ditemukan sejumlah pengunjung yang positif menggunakan narkoba.

"Pengunjung yang dilakukan pemeriksaan tes urine sebanyak 42 orang, dengan hasil positif (narkoba) 7 orang dan negatif (narkoba) 35 orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan, Senin (31/12/2018).

Baca juga: Sepanjang 2018, BNNP Banten Ungkap 16 Kasus Narkoba


Ketujuh pengunjung tersebut dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine.

Polisi menemukan hasil penggunaan berbagai jenis narkoba.

Adapun pengunjung berinisial AP positif mengonsumsi ganja. Kemudian, RO, AD, JK, dan NJ positif mengonsumsi sabu-sabu, DR menggunakan ekstasi, serta MA yang positif mengonsumsi sabu-sabu dan ekstasi.

Baca juga: Pengunjung Positif Narkoba, Diskotek Play A Sure Ditutup Sementara

Dari operasi tersebut, polisi akan melakukan assesment terhadap ketujuh pengunjung yang positif narkoba dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). Polisi akan menindak setelah ada hasil assesment

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Beda Pendapat Warga soal Wacana Bekasi Gabung DKI Jakarta

Beda Pendapat Warga soal Wacana Bekasi Gabung DKI Jakarta

Megapolitan
Bestari Beri Pantun untuk Anies Saat Rapat Paripurna APBD-P 2019

Bestari Beri Pantun untuk Anies Saat Rapat Paripurna APBD-P 2019

Megapolitan
Penggabungan Bekasi ke Jakarta Dinilai Memenuhi Aturan

Penggabungan Bekasi ke Jakarta Dinilai Memenuhi Aturan

Megapolitan
Warga Tebet Bersyukur Reklamasi Bantaran Kali Ciliwung Berkurang

Warga Tebet Bersyukur Reklamasi Bantaran Kali Ciliwung Berkurang

Megapolitan
Normalisasi Sungai, DKI Siapkan Rp 600 Miliar untuk Bebaskan Lahan

Normalisasi Sungai, DKI Siapkan Rp 600 Miliar untuk Bebaskan Lahan

Megapolitan
Warga Papua di Jakarta Diimbau Tak Terprovokasi Informasi di Medsos

Warga Papua di Jakarta Diimbau Tak Terprovokasi Informasi di Medsos

Megapolitan
Ombudsman Duga Ada Pungli pada Kasus Pemutusan Listrik di Apartemen Mediterania

Ombudsman Duga Ada Pungli pada Kasus Pemutusan Listrik di Apartemen Mediterania

Megapolitan
Jakarta Barat Dinilai sebagai Surga Narkoba, Polres Jakbar Ubah Strategi Buru Bandar dan Produsen Narkoba

Jakarta Barat Dinilai sebagai Surga Narkoba, Polres Jakbar Ubah Strategi Buru Bandar dan Produsen Narkoba

Megapolitan
MA Batalkan Kebijakan DKI Tutup Jalan demi Tempat Berdagang PKL

MA Batalkan Kebijakan DKI Tutup Jalan demi Tempat Berdagang PKL

Megapolitan
Bekasi Akan Diuntungkan secara Keuangan apabila Gabung DKI

Bekasi Akan Diuntungkan secara Keuangan apabila Gabung DKI

Megapolitan
Sekda Tangsel Muhamad Bantah Mulai Blusukan untuk Pilkada 2020

Sekda Tangsel Muhamad Bantah Mulai Blusukan untuk Pilkada 2020

Megapolitan
25 Hari Listrik dan Air di Apartemen Mediterania Dimatikan, Ini Masalahnya...

25 Hari Listrik dan Air di Apartemen Mediterania Dimatikan, Ini Masalahnya...

Megapolitan
Wali Kota Pepen Disarankan Bikin Referendum Berkait Wacana Bekasi Gabung Jakarta

Wali Kota Pepen Disarankan Bikin Referendum Berkait Wacana Bekasi Gabung Jakarta

Megapolitan
Kala Pelanggan Setia Mengenang Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki

Kala Pelanggan Setia Mengenang Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki

Megapolitan
Pengemudi Taksi Online Unjuk Rasa di Balai Kota Tuntut Pengecualian Ganjil Genap

Pengemudi Taksi Online Unjuk Rasa di Balai Kota Tuntut Pengecualian Ganjil Genap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X