Kasus Kriminalitas di Jakarta Utara Sepanjang 2018 Diklaim Menurun

Kompas.com - 31/12/2018, 17:47 WIB
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Reza Arief Dewanto memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (19/9/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKapolres Metro Jakarta Utara Kombes Reza Arief Dewanto memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (19/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Reza Arief Dewanto mengatakan kasus kriminalitas yang terjadi di kawasan Jakarta Utara mengalami penurunan.

Pada tahun 2018, tercatat 1.829 kasus kriminal terlapor di Polres Metro Jakarta Utara.

Jumlah ini turun 239 kasus dari 2.068 kasus terlapor pada tahun sebelumnya.

Baca juga: Pada 2018, Kriminalitas Menurun, Kekerasan Anak dan Perempuan Meningkat

"Trennya menurun untuk jumlah tindak pidana yang dilaporkan," ujar Reza dalam konferensi pers akhir tahun Polres Jakarta Utara, di Pos Pengamanan Ancol, Jakarta Utara, Senin (31/12/2018).

Dari sejumlah kasus kriminal, kasus pencurian dengan pemberatan meningkat, yakni dari 236 kasus menjadi 252 kasus.

Persentase penyelesaian kasus terlapor diklaim meningkat mencapai 85 persen, naik 5 persen dibanding tahun sebelumnya.

Baca juga: Kasus Kriminalitas Transportasi Daring Picu Poin Keselamatan Permenhub

Ia mengatakan, dari 1829 kasus yang ditangani Polres Jakarta Utara, 554 kasus diantaranya dinyatakan sudah lengkap berkasnya atau P-21. Kemudian 883 kasus SP-3 atau dihentikan penyidikannya dan total 1.553 kasus terselesaikan.

"Kami saat ini mengedepankan penyelesaian perkara di luar pengadilan. Ketika pelapor merasa sudah bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan terjadi kesepakatan, itu bisa dijadikan penyelesaian," kata dia. 

Adapun, sejumlah kasus yang dihentikan penyidikannya karena kurang bukti serta tersangka meninggal dunia.

Baca juga: Polisi Tingkatkan Keamanan di Titik Rawan Kriminalitas di Jakarta Timur Ini

Ia mengatakan, jalur Cakung-Cilincing masih menjadi wilayah rawan tindak kriminal.

"Masih sering dapat laporan terkait dengan pemalakan dengan begal di sepanjang jalur Cilincing-Cakung. Korbannya rata-rata pengemudi truk," ujar Reza. 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

Megapolitan
Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Megapolitan
Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Megapolitan
Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Megapolitan
Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Megapolitan
Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Megapolitan
Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Megapolitan
Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Megapolitan
Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Hujan Deras, Banjir Rendam Underpass Cipayung

Hujan Deras, Banjir Rendam Underpass Cipayung

Megapolitan
Pemprov DKI dan Komisi Pengarah Diduga Malaadministrasi soal Izin Revitalisasi Monas dan Lokasi Formula E

Pemprov DKI dan Komisi Pengarah Diduga Malaadministrasi soal Izin Revitalisasi Monas dan Lokasi Formula E

Megapolitan
Ojol Demo di Depan DPR, Calon Penumpang Sulit Temukan Ojek Online di Jakarta

Ojol Demo di Depan DPR, Calon Penumpang Sulit Temukan Ojek Online di Jakarta

Megapolitan
Tersangka Pelaku Skimming ATM di Jakarta Utara Incar Pelancong

Tersangka Pelaku Skimming ATM di Jakarta Utara Incar Pelancong

Megapolitan
Hari Kedua Penangguhan Umrah, 2.665 Calon Jemaah Batal Berangkat

Hari Kedua Penangguhan Umrah, 2.665 Calon Jemaah Batal Berangkat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X