Serapan Anggaran DKI Meleset dari Target, Fraksi PDI-P Salahkan Anies

Kompas.com - 02/01/2019, 12:40 WIB
Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIKetua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyebut tak sesuainya target penyerapan APBD 2018 disebabkan kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kebijakan yang dimaksud yakni mengosongkan posisi pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Penyerapan rendah akibat kebijakan Gubernur sendiri. Kebijakan yang tempo hari melakukan rotasi pejabat eselon II," kata Gembong kepada wartawan, Rabu (2/1/2019).

Baca juga: Serapan Anggaran DKI 2018 Meleset dari Target...

Gembong mengatakan, SKPD yang dipimpin pelaksana tugas tak bekerja maksimal.

Menurut Gembong, para pejabat pelaksana tugas banyak yang tak berani mengeksekusi progam.

"Walau Anies menyampaikan plt (pelaksana tugas) sama kewenangannya dengan pejabat, tapi di lapangan plt tidak mau atau mampu eksekusi di lapangan. Ketika program dicanangkan pejabat sebelumnya, di akhir masa triwulan kedua mereka tidak mampu eksekusi," ujar Gembong.

Selain itu, SKPD di bawah pimpinan Anies dinilai buruk dalam merencanakan program.

Sebab, banyak kegiatan yang tidak bisa dieksekusi karena salah di perencanaan.

"Kalau perencanaan matang, pasti bisa eksekusi," kata Gembong.

Penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta per 31 Desember 2018 tercatat sebesar 82,03 persen.

Baca juga: Ingin Fokus Serapan Anggaran, Anies Tunda Pengumuman Lelang Jabatan

Serapan ini hampir sama dengan tahun 2017 yang sebesar 82,60 persen.

Dalam rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2018-2022, Anies menargetkan penyerapan belanja daerah rata-rata per tahun berkisar antara 93,68 sampai 96,31 persen.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Terapkan New Normal Jika Kasus Covid-19 Tak Bertambah

Tangsel Terapkan New Normal Jika Kasus Covid-19 Tak Bertambah

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Khawatir Gelombang Kedua Covid-19 jika Warga Tak Disiplin Pakai Masker

Wali Kota Tangerang Khawatir Gelombang Kedua Covid-19 jika Warga Tak Disiplin Pakai Masker

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Penderita Stroke yang Terjebak di Lantai 2 Rumah

Petugas Damkar Evakuasi Penderita Stroke yang Terjebak di Lantai 2 Rumah

Megapolitan
Tidak Punya SIKM Dilarang Masuk Kota Bekasi

Tidak Punya SIKM Dilarang Masuk Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 28 Mei: Tambah 103 Kasus, Total 6.929 Pasien Covid-19 di DKI

UPDATE 28 Mei: Tambah 103 Kasus, Total 6.929 Pasien Covid-19 di DKI

Megapolitan
Ikut Arahan Pusat, Rangkaian Pilkada Depok Dimulai 15 Juni 2020

Ikut Arahan Pusat, Rangkaian Pilkada Depok Dimulai 15 Juni 2020

Megapolitan
Jaksa: Lucinta Luna Dapat Dua Butir Ekstasi dari Orang Tak Dikenal di Tempat Hiburan Malam

Jaksa: Lucinta Luna Dapat Dua Butir Ekstasi dari Orang Tak Dikenal di Tempat Hiburan Malam

Megapolitan
Buat Mabuk Lalu Perkosa Perempuan, Pria di Depok Ditangkap

Buat Mabuk Lalu Perkosa Perempuan, Pria di Depok Ditangkap

Megapolitan
PT MRT Minta Jam Kerja Perkantoran di Jakarta Fleksibel untuk Cegah Penumpukan Penumpang

PT MRT Minta Jam Kerja Perkantoran di Jakarta Fleksibel untuk Cegah Penumpukan Penumpang

Megapolitan
Warga yang Sakit dan Harus Berobat di RS Jakarta Tak Perlu Urus SIKM

Warga yang Sakit dan Harus Berobat di RS Jakarta Tak Perlu Urus SIKM

Megapolitan
Sebarkan Hoaks Pornografi, Pemilik Instagram Mengaku Benci Syahrini

Sebarkan Hoaks Pornografi, Pemilik Instagram Mengaku Benci Syahrini

Megapolitan
Terapkan Pergub Keluar Masuk Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Dijaga Satpol PP DKI

Terapkan Pergub Keluar Masuk Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Dijaga Satpol PP DKI

Megapolitan
Siswa di DKI Mulai Belajar 13 Juli, Berikut Kalender Pendidikan 2020/2021

Siswa di DKI Mulai Belajar 13 Juli, Berikut Kalender Pendidikan 2020/2021

Megapolitan
Bersiap New Normal, MRT Ajukan Penambahan Jumlah Maksimal Penumpang

Bersiap New Normal, MRT Ajukan Penambahan Jumlah Maksimal Penumpang

Megapolitan
Ini Daftar Lokasi Pos Pemeriksaan SIKM di Jakarta Timur

Ini Daftar Lokasi Pos Pemeriksaan SIKM di Jakarta Timur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X