Tanah di Pinggir Kali Bekasi Longsor, Warga Khawatir dan Mau Pindah

Kompas.com - 02/01/2019, 14:11 WIB
Tampak sebidang tanah di pinggir Kali Bekasi dekar pemukiman warga longsor, Rabu (2/1/2018). KOMPAS.com/DEAN PAHREVITampak sebidang tanah di pinggir Kali Bekasi dekar pemukiman warga longsor, Rabu (2/1/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Tanah di pinggir Kali Bekasi, wilayah RT 05 RW 04, Kelurahan Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Kota Bekasi longsor dan membahayakan sejumlah kontrakan yang berada di pinggir kali tersebut, Rabu (2/1/2019).

Pantauan Kompas.com, tanah dengan panjang sekitar 50 meter dan lebar 50 meter longsor ke dalam Kali Bekasi. Sejumlah pohon pisang dan pepohonan lainnya juga ikut masuk ke kali.

Baca juga: Bupati Sukabumi Perintahkan Percepatan Pencarian Korban Longsor

Sanin (64), salah satu warga setempat mengatakan, baru mengetahui tanah tersebut longsor pada Selasa (1/1/2019) pukul 06.00 WIB.

Ketika mengetahui hal tersebut, dia beserta warga lainnya langsung melapor ke pihak Kelurahan Sepanjang Jaya untuk dilakukan pengecekan.

"Kejadian pas hari Senin (malam). Lalu datang petugas saya enggak tahu dari mana. Warga khawatir karena takut merembet kemana-mana," kata Sanin kepada di lokasi, Rabu.

Akibat dari longsornya tanah di pinggir kali tersebut, kini bangunan berupa kontrakan di sana terancam longsor.

Hal itu dikarenakan bangunan kontrakan berada tepat di pinggir kali dengah tanah yang sudah retak-retak.

Hamilah, salah satu penghuni kontrakan mengaku khawatir pasca-peristiwa longsor tersebut.

Dia takut longsor akan terjadi lagi menimpa kontrakan yang dia tempati.

"Ya takut, Mas, ini saja temboknya yang belakang sudah retak-retak. Karena kan posisinya sudah benar-benar di pinggir kali, saya lagi cari kontrakan lagi, mau pindah saja" ujar Hamilah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Blok Makam Covid-19 Khusus Jenazah Muslim Penuh di TPU Pondok Ranggon, Hanya Bisa Sistem Tumpang

Blok Makam Covid-19 Khusus Jenazah Muslim Penuh di TPU Pondok Ranggon, Hanya Bisa Sistem Tumpang

Megapolitan
Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

Megapolitan
Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

Megapolitan
Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

Megapolitan
Rizieq Shihab dan Menantunya Tak Penuhi Panggilan Polisi, FPI: Karena Kesehatan

Rizieq Shihab dan Menantunya Tak Penuhi Panggilan Polisi, FPI: Karena Kesehatan

Megapolitan
Dinilai Mencla-mencle soal Kenaikan Gaji DPRD, DPW PSI: Kami Tegas Menolak

Dinilai Mencla-mencle soal Kenaikan Gaji DPRD, DPW PSI: Kami Tegas Menolak

Megapolitan
Pengangguran Melonjak di Jakarta karena Pandemi, PSI Tolak Kenaikan Anggaran untuk DPRD

Pengangguran Melonjak di Jakarta karena Pandemi, PSI Tolak Kenaikan Anggaran untuk DPRD

Megapolitan
SPBU MT Haryono Ditutup Setelah Kebakaran, Ini 2 SPBU Alternatif untuk Isi BBM

SPBU MT Haryono Ditutup Setelah Kebakaran, Ini 2 SPBU Alternatif untuk Isi BBM

Megapolitan
Kronologi Kebakaran di SPBU MT Haryono, Percikan Api Muncul Setelah Listrik Menyala

Kronologi Kebakaran di SPBU MT Haryono, Percikan Api Muncul Setelah Listrik Menyala

Megapolitan
Selama November, Depok Catat 'Kunjungan' Terbanyak Satwa Liar ke Permukiman

Selama November, Depok Catat "Kunjungan" Terbanyak Satwa Liar ke Permukiman

Megapolitan
Imbas Kerumunan Massa Rizieq Shihab, Camat Tanah Abang dan Lurah Petamburan Juga Dicopot

Imbas Kerumunan Massa Rizieq Shihab, Camat Tanah Abang dan Lurah Petamburan Juga Dicopot

Megapolitan
Data Tim Dokter Kota Bekasi: Semakin Lama Penyembuhan Pasien Covid-19 Berpenyakit Bawaan

Data Tim Dokter Kota Bekasi: Semakin Lama Penyembuhan Pasien Covid-19 Berpenyakit Bawaan

Megapolitan
Jelang Masa Tenang Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Bakal Fokus Kampanye

Jelang Masa Tenang Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Bakal Fokus Kampanye

Megapolitan
Ketersediaan Alat Tes Swab di Depok Menipis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Ketersediaan Alat Tes Swab di Depok Menipis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Megapolitan
Pertamina Tutup Sementara SPBU MT Haryono Setelah Kebakaran

Pertamina Tutup Sementara SPBU MT Haryono Setelah Kebakaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X