Puncak Arus Balik di Terminal Kalideres Diprediksi 6 Januari

Kompas.com - 02/01/2019, 14:46 WIB
Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Kompas.com/RIMA WAHYUNINGRUMTerminal Kalideres, Jakarta Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen memprediksi lonjakan arus balik kendaraan usai liburan natal dan tahun baru 2019 terjadi pekan ini.

Ia menilai, arus balik diprediksi mengikuti jadwal libur anak sekolah di Jakarta.

"Kalau menurut saya karena anak sekolah masuknya tanggal 7 Januari, kayaknya masih antara hari Minggu tanggal 6 Januari puncak arus baliknya," kata Revi kepada wartawan, Rabu (2/1/2019).

Baca juga: Libur Natal Tahun Baru, PO Bus di Terminal Kalideres Tambah Armada

Terminal Kalideres melayani keberangkatan bus tujuan Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Barat dan Sumatera Selatan.

Revi mencatat, selama libur natal dan tahun baru terdapat 961 penumpang yang datang ke Terminal Kalideres.

Sementara, pada akhir pekan nanti, pihaknya memprediksi lebih banyak penumpang yang datang.

Baca juga: Lonjakan Penumpang Libur Natal di Terminal Kalideres Diprediksi Malam Ini

"Mungkin 2.000-an lebih (jumlah penumpang usai libur natal dan tahun baru)," ujarnya. 

Mengikuti berakhirnya masa libur natal dan tahun baru, pihaknya juga menutup posko terpadu yang telah dibuka sejak 20 Desember 2018.

Posko itu terdiri dari posko keamanan, posko kesehatan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, posko Dinas Perhubungan DKI, dan pramuka.

"Posko terpadu hari ini terakhir semua," kata Revi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi 'Air Terjun' di Tol Becakayu

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi "Air Terjun" di Tol Becakayu

Megapolitan
Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Megapolitan
Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Megapolitan
Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Megapolitan
PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

Megapolitan
PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

Megapolitan
Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Megapolitan
Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Megapolitan
Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Megapolitan
Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Megapolitan
Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Megapolitan
Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Megapolitan
Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X