Polisi Temukan Pistol dan Ada Sisa Mesiu di Tangan Bripka Matheus

Kompas.com - 02/01/2019, 15:44 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono kepada wartawan di lokasi kejadian tewasnya satu keluarga di Bekasi, Selasa (13/11/2018). KOMPAS.com/-DEAN PAHREVIKepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono kepada wartawan di lokasi kejadian tewasnya satu keluarga di Bekasi, Selasa (13/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Kombes Argo Yuwono mengatakan dari hasil penyelidikan, ditemukan sisa mesiu di tangan anggota Polresta Depok Bripka Matheus.

Matheus tewas dengan luka tembak di kepala di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mutiara, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat pada Senin (31/12/2018) sore.

"Belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban, menunggu labfor. Namun, indikasi yang ditemukan di lapangan, tangan kanan (Matheus) ada mesiu," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/1/2018).

Baca juga: Bripka Matheus Terekam Datang Sendirian ke TPU Mutiara Depok

Tak jauh dari jenazah Matheus, polisi juga menemukan pistol yang sudah keluar dari sarungnya.

Dari hasil penyelidikan juga ditemukan fakta bahwa senjata yang ditembakkan, menempel dengan kepala Matheus.

Namun, Argo belum bisa memastikan apakah pistol tersebut milik Matheus

Argo juga belum mau menyebut adanya indikasi bunuh diri atas tewasnya Matheus.

"Soal dugaan bunuh diri, belum bisa menyimpulkan. Senjata api sudah keluar dari sarungnya, ditemukan di atas rumput, ada di sekitar body dari korban," ujar Argo.

Bripda Matheus ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mutiara, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Senin (31/12/2018) sore.

Baca juga: Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Tewasnya Bripka Matheus

Saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin malam, polisi belum dapat menemukan bukti bekas peluru dari luka tembak yang dialami korban.

Meski demikian, polisi menemukan barang bukti milik korban di lokasi, seperti dompet, KTP, dan identitas anggota kepolisian.

Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi untuk mengungkap misteri tewasnya Bripka Matheus.

Tujuh saksi yang telah diperiksa merupakan warga yang ada di lokasi penemuan korban dan tetangga korban. Sebelum tewas, Matheus mengirim pesan singkat kepada salah satu temannya. Pesan tersebut berisi permintaan maaf Matheus kepada temannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X