Kompas.com - 02/01/2019, 20:42 WIB
Tampak Tanggul Kali Bekasi di Perumahan Kemang Pratama, Jalan Express Raya, Rawalumbu, Kota Bekasi kembali longsor dan miring ke arah Kali, Rabu (2/1/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVITampak Tanggul Kali Bekasi di Perumahan Kemang Pratama, Jalan Express Raya, Rawalumbu, Kota Bekasi kembali longsor dan miring ke arah Kali, Rabu (2/1/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Arief Maulana mengatakan, pihaknya meminta pemerintah pusat segera membuat tanggul atau beronjong untuk mencegah longsor di sepanjang Kali Bekasi, terutama wilayah Sepanjang Jaya, Kota Bekasi yang belum ditanggul permanen.

Permintaan ini disampaikan menyusul longsor yang terjadi di RT 005 RW 004, Kelurahan Sepanjang Jaya, Rawalumbu pada Selasa (1/1/2019) kemarin.

Ia berharap, pembuatan tanggul atau beronjong bisa mencegah terjadinya longsor susulan.

"Kita akan ajukan pembangunan tanggul minimal dengan batu beronjong atau batu kali yang diikat pakai kawat untuk penanganannya. Teknisnya jadi itu untuk penanggulangan jangan sampai tergerus air," kata Arief saat dihubungi Kompas.com, Rabu (2/1/2019).

Baca juga: Balai Besar Ciliwung-Cisadane Kejar Pengerjaan Tanggul Kali Bekasi meski Longsor

Menurut Arief, pihaknya meminta bantuan pemerintah pusat karena Kali Bekasi merupakan wewenang Pemerintah Pusat.

Kali Bekasi merupakan daerah aliran sungai (DAS) yang hulunya berada di wilayah Kabupaten Bogor dan hilir di Kabupaten Bekasi.

Aliran sungai yang memiliki panjang 115 kilometer itu melintasi tiga wilayah yakni, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.

Oleh karena itu, Kali Bekasi menjadi kewenangan Pemerintah Pusat yang dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) di bawah Kementerian PUPR.

Selain itu, kata Arief, pihaknya meminta bantuan ke pemerintah pusat karena keuangan daerah Pemkot Bekasi yang tidak memungkinkan untuk membangun beronjong sepanjang Kali Bekasi.

Nantinya, batu-batu kali tersebut dimasukkan ke dalam kawat beronjong lalu disusun di sepanjang pinggi Kali Bekasi yang belum ada tanggul permanen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Beraksi di Tebet, Seorang Begal Tewas, Rekannya Kabur

Gagal Beraksi di Tebet, Seorang Begal Tewas, Rekannya Kabur

Megapolitan
Tembok Rumah yang Roboh dan Tewasan 2 Pekerja di Benhil Sudah Berusia Tua

Tembok Rumah yang Roboh dan Tewasan 2 Pekerja di Benhil Sudah Berusia Tua

Megapolitan
Agustus 2021, Kampung Susun Akuarium Ditargetkan Mulai Dihuni Warga

Agustus 2021, Kampung Susun Akuarium Ditargetkan Mulai Dihuni Warga

Megapolitan
Copet yang Kerap Beraksi di Bus Transjakarta Ditangkap, Polisi Sebut Sudah Beraksi Satu Tahun

Copet yang Kerap Beraksi di Bus Transjakarta Ditangkap, Polisi Sebut Sudah Beraksi Satu Tahun

Megapolitan
Selidiki Kasus Gadis 18 Tahun Tewas Ditabrak di Cipondoh, Polisi Periksa Sopir Bus

Selidiki Kasus Gadis 18 Tahun Tewas Ditabrak di Cipondoh, Polisi Periksa Sopir Bus

Megapolitan
Pemkot Depok Imbau Pengendara Hindari GDC hingga Jembatan Ambles Diperbaiki

Pemkot Depok Imbau Pengendara Hindari GDC hingga Jembatan Ambles Diperbaiki

Megapolitan
Minta Warga Tak Nekat Mudik Lebaran, Wagub DKI: Sayangi Orangtua di Kampung

Minta Warga Tak Nekat Mudik Lebaran, Wagub DKI: Sayangi Orangtua di Kampung

Megapolitan
Ada Proyek Jaringan Utilitas, Satu Lajur Jalan Wolter Monginsidi-Trunojoyo-Cikajang Jaksel Ditutup

Ada Proyek Jaringan Utilitas, Satu Lajur Jalan Wolter Monginsidi-Trunojoyo-Cikajang Jaksel Ditutup

Megapolitan
Anggarkan Rp 7 Miliar, Perbaikan Jembatan Ambles di GDC Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Anggarkan Rp 7 Miliar, Perbaikan Jembatan Ambles di GDC Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Megapolitan
Pemkot Tangsel Minta Dilibatkan dalam Revitalisasi Tugu Pamulang, Wawalkot: Saat Tender, Diajak Ngobrol...

Pemkot Tangsel Minta Dilibatkan dalam Revitalisasi Tugu Pamulang, Wawalkot: Saat Tender, Diajak Ngobrol...

Megapolitan
Tugu Pamulang Akan Dibongkar, Pemkot Tangsel: Bangun Lagi yang Lebih Artistik

Tugu Pamulang Akan Dibongkar, Pemkot Tangsel: Bangun Lagi yang Lebih Artistik

Megapolitan
Daftar 106 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta

Daftar 106 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Kesaksian Kuli Selamat soal Dua Rekannya yang Tewas Tertimpa Bangunan Roboh di Benhil

Kesaksian Kuli Selamat soal Dua Rekannya yang Tewas Tertimpa Bangunan Roboh di Benhil

Megapolitan
Pembangunan Fisik Rampung, Flyover Cakung Segera Dibuka untuk Publik

Pembangunan Fisik Rampung, Flyover Cakung Segera Dibuka untuk Publik

Megapolitan
Mobil Mogok di Tol, Polisi: Segera Hubungi 14080, Jangan Layani Derek Liar!

Mobil Mogok di Tol, Polisi: Segera Hubungi 14080, Jangan Layani Derek Liar!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X