Flyover Kemayoran Tampak Retak

Kompas.com - 03/01/2019, 15:45 WIB
Flyover Kemayoran, Jakarta Pusat mengalami keretakan pada sejumlah titik. Foto diambil Kamis (3/1/2019). KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELAFlyover Kemayoran, Jakarta Pusat mengalami keretakan pada sejumlah titik. Foto diambil Kamis (3/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Flyover Kemayoran, Jakarta Pusat retak pada sejumlah titik.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi Kamis (3/1/2019), pengendara roda empat dan roda dua masih bisa melintas di jalan layang itu.

Namun, para pengendara harus berhati-hati saat melintas di ruas jalan yang retak. Lebar celah retakan antara 10-20 sentimeter.

Celah itu tidak jelas terlihat sehingga dipasangi sejumlah traffic cone sebagai tanda peringatan bagi pengendara untuk mengurangi kecepatan kendaraannya.

Baca juga: Angkutan Berat Dilarang Lintasi Flyover Kretek Brebes

Para pengendara akan merasakan guncangan jika melintas dengan kecepatan tinggi.

Beberapa kendaraan bermotor juga terlihat menabrak traffic cone sehingga sejumlah traffic cone itu terjatuh dan menghalangi arus lalu lintas.

Dari bawah  flyoverKompas.com mencoba melihat retakan itu. Namun, retakan itu tak terlihat jelas di landasan flyover maupun di pilar penyangga.

Jalan layang tersebut sering dilalui kendaraan roda empat bermuatan berat.

Belum diketahui siapa pihak yang memasang traffic cone itu. Kompas.com masih mencoba menghubungi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia terkait penyebab keretakan flyover itu.

Baca juga: Melihat Kondisi Flyover Cengkareng yang Mengalami Keretakan

Sebelumnya, flyover Cengkareng di Jakarta Barat dilaporkan mengalami keretakan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut, retakan terjadi karena landasan yang tidak berfungsi secara optimal. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 4 Juni: Pasien Sembuh di Depok Bertambah 27 Orang, 6 Kasus Baru Muncul

UPDATE Covid-19 4 Juni: Pasien Sembuh di Depok Bertambah 27 Orang, 6 Kasus Baru Muncul

Megapolitan
UPDATE 4 Juni, Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi Mencapai 321, 255 di Antaranya Sembuh

UPDATE 4 Juni, Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi Mencapai 321, 255 di Antaranya Sembuh

Megapolitan
Fakta yang Terungkap dalam Kasus Pembunuhan oleh Aulia Kesuma, Terlampau Sadis hingga Dituntut Mati

Fakta yang Terungkap dalam Kasus Pembunuhan oleh Aulia Kesuma, Terlampau Sadis hingga Dituntut Mati

Megapolitan
Masih Zona Merah, 25 RW di Depok Ini Belum Bisa Transisi Menuju New Normal

Masih Zona Merah, 25 RW di Depok Ini Belum Bisa Transisi Menuju New Normal

Megapolitan
Shalat Jumat di Masjid Sudah Diperbolehkan, Ini Protokol Kesehatan yang Harus Diikuti

Shalat Jumat di Masjid Sudah Diperbolehkan, Ini Protokol Kesehatan yang Harus Diikuti

Megapolitan
Hari Pertama PSBB Transisi, Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Diprediksi Hujan

Hari Pertama PSBB Transisi, Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Diprediksi Hujan

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 20.00 WIB

Mulai Hari Ini, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 20.00 WIB

Megapolitan
Hiraukan Imbauan Penghuni Kos, ART Nekat Mudik, Dipaksa Isolasi Saat Kembali

Hiraukan Imbauan Penghuni Kos, ART Nekat Mudik, Dipaksa Isolasi Saat Kembali

Megapolitan
Wali Kota Depok: PSBB Proposional Bukan Berarti Euforia Aktivitas Kembali Bebas

Wali Kota Depok: PSBB Proposional Bukan Berarti Euforia Aktivitas Kembali Bebas

Megapolitan
Masjid Istiqlal Masih Tiadakan Shalat Jumat Selama PSBB Transisi Jakarta

Masjid Istiqlal Masih Tiadakan Shalat Jumat Selama PSBB Transisi Jakarta

Megapolitan
Aulia Kesuma dan Anaknya Dituntut Mati, Pengacara: Tuntutan Terlalu Sadis

Aulia Kesuma dan Anaknya Dituntut Mati, Pengacara: Tuntutan Terlalu Sadis

Megapolitan
Jam Operasional MRT Jakarta Masa PSBB Transisi Pukul 5.00-21.00 WIB

Jam Operasional MRT Jakarta Masa PSBB Transisi Pukul 5.00-21.00 WIB

Megapolitan
PSBB Transisi, Toko di Jakarta Diterapkan Sistem Ganjil Genap, Begini Pengaturannya

PSBB Transisi, Toko di Jakarta Diterapkan Sistem Ganjil Genap, Begini Pengaturannya

Megapolitan
Mulai Jumat Ini, MRT Kembali Beroperasi Normal dan Buka Semua Stasiun

Mulai Jumat Ini, MRT Kembali Beroperasi Normal dan Buka Semua Stasiun

Megapolitan
Anies Imbau Utamakan Jalan Kaki dan Bersepeda untuk Mobilitas di Jakarta

Anies Imbau Utamakan Jalan Kaki dan Bersepeda untuk Mobilitas di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X