PNS Tangsel Tak Masuk Kerja 6 Bulan, Keberadaannya Belum Diketahui - Kompas.com

PNS Tangsel Tak Masuk Kerja 6 Bulan, Keberadaannya Belum Diketahui

Kompas.com - 03/01/2019, 20:39 WIB
Ilustrasi PNS.Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Ilustrasi PNS.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Apendi mengatakan, telah berupaya memanggil 10 pegawai negeri sipil ( PNS) di lingkungan Pemkot Tangsel yang tidak masuk kerja selama berbulan-bulan.

Beberapa PNS telah memenuhi panggilan, tapi ada PNS yang sudah enam bulan tidak bekerja dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

"Ini ada satu orang yang belum ketahuan, dicari ke rumahnya tidak ada," ujar Apendi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (3/1/2019).

Baca juga: Sepuluh PNS di Tangsel Tak Masuk Kerja Berbulan-Bulan, Gaji Disetop


Apendi mengatakan, awalnya PNS dengan jabatan staf pelaksana itu izin tidak masuk kerja karena sakit. Namun, hingga kini tidak ada kabar apapun dari yang bersangkutan. Petugas dari BKPP telah mendatangi rumah PNS tersebut. Namun, petugas tidak pernah bisa menemuinya.

Apendi mengatakan, pihaknya tengah mempertimbangkan sanksi 10 PNS itu.

Saat ini Pemkot Tangsel telah menghentikan gaji 10 PNS tersebut.

"Ini kan semua ada aturannya, makanya kami stop gajinya. Kalau dia tidak bergaji, harusnya dia datang. Ini semuanya sedang proses, bisa jadi hukumannya penurunan pangkat atau yang lain," ujar Apendi.

Diberitakan sebelumnya 10 PNS di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tidak masuk kerja selama berbulan-bulan. Seluruh PNS tersebut merupakan staf pelaksana di Pemkot Tangsel.

Pemkot Tangsel akan memberikan sanksi kepada seluruh PNS yang melanggar aturan itu, dari peringatan keras sampai pemberhentian dengan tidak hormat.



Close Ads X