Ini Penyebab "Flyover" Kemayoran Terlihat Retak dan Renggang

Kompas.com - 04/01/2019, 05:10 WIB
Flyover Kemayoran, Jakarta Pusat mengalami keretakan pada sejumlah titik. Foto diambil Kamis (3/1/2019). KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELAFlyover Kemayoran, Jakarta Pusat mengalami keretakan pada sejumlah titik. Foto diambil Kamis (3/1/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat Suko Wibowo mengatakan, lyover Kemayoran, Jakarta Pusat yang terlihat retak dan renggang disebabkan karet penutup sambungan siar muai (expansion joint) hancur.

"Kondisi saat ini karet penutup expansion joint rontok atau hancur sehingga seolah-olah jalannya renggang," kata Suko kepada Kompas.com, Kamis (3/1/2018).

Menurut Suko, kondisi itu tidak membahayakan pengendara kendaraan bermotor karena struktur flyover memang didesain renggang.

Kendati demikian, pihaknya melalui Pusat Pengelolaan Kompleks Kemayoran (PPKK) sedang memperbaiki karet penutup pada flyover itu sehingga tidak mengganggu para pengendara yang melintas.

Baca juga: Flyover Kemayoran Tampak Retak

"Secara struktur tidak berbahaya namun tidak nyaman bagi pengendara. Saat ini sedang dalam perbaikan oleh PPKK," lanjut Suko.

Diberitakan sebelumnya, flyover Kemayoran, Jakarta Pusat tampak mengalami keretakan dan renggang pada sejumlah titik.

Pantauan Kompas.com di lokasi Kamis, pengendara kendaraan roda empat dan roda dua masih bisa melintas di jalan layang itu. Namun, para pengendara harus berhati-hati saat melintas di ruas jalan yang retak itu.

Lebar celah retakan sekitar 10-20 sentimeter. Celah itu tidak jelas terlihat sehingga dipasang sejumlah traffic cone. Traffic cone itu dipasang sebagai tanda peringatan bagi pengendara untuk mengurangi kecepatan kendaraannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Fakta Ledakan karena Kebocoran Gas Melon di Bekasi

5 Fakta Ledakan karena Kebocoran Gas Melon di Bekasi

Megapolitan
205 Pohon di Monas yang Akan Dipindahkan Menghilang, Ada Di Mana?

205 Pohon di Monas yang Akan Dipindahkan Menghilang, Ada Di Mana?

Megapolitan
Duduk Perkara Pernyataan Menteri Yasonna hingga Didemo Warga Tanjung Priok

Duduk Perkara Pernyataan Menteri Yasonna hingga Didemo Warga Tanjung Priok

Megapolitan
Kelenteng Boen Tek Bio, Simbol Toleransi di Tengah Pasar Lama Kota Tangerang

Kelenteng Boen Tek Bio, Simbol Toleransi di Tengah Pasar Lama Kota Tangerang

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Yasonna Vs Warga Tanjung Priok | Aksi Heroik Sopir Truk Kejar Perampok

[POPULER JABODETABEK] Yasonna Vs Warga Tanjung Priok | Aksi Heroik Sopir Truk Kejar Perampok

Megapolitan
BMKG: Mayoritas Jabodetabek Hujan Kamis Siang

BMKG: Mayoritas Jabodetabek Hujan Kamis Siang

Megapolitan
Kemacetan di Depan Stasiun Poris Kota Tangerang Bikin Pengendara Emosi

Kemacetan di Depan Stasiun Poris Kota Tangerang Bikin Pengendara Emosi

Megapolitan
Terjebak Macet Saat Kabur, Jambret di Depok Ditangkap Polisi

Terjebak Macet Saat Kabur, Jambret di Depok Ditangkap Polisi

Megapolitan
Diimingi Peran Figuran, Seorang Remaja Jadi Korban Pencabulan Agensi Gadungan

Diimingi Peran Figuran, Seorang Remaja Jadi Korban Pencabulan Agensi Gadungan

Megapolitan
Petugas Sudinhub Jaksel Tolong Ibu Hamil Muda dengan Mobil Derek

Petugas Sudinhub Jaksel Tolong Ibu Hamil Muda dengan Mobil Derek

Megapolitan
Ladang Ganja 5 Hektar di Mandailing Natal Ditemukan, Polisi Sempat Jatuh ke Jurang

Ladang Ganja 5 Hektar di Mandailing Natal Ditemukan, Polisi Sempat Jatuh ke Jurang

Megapolitan
Pengelola Belum Tahu Nasib Taman Rusa dalam Revitalisasi Monas

Pengelola Belum Tahu Nasib Taman Rusa dalam Revitalisasi Monas

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berkeberatan dengan Wacana Pencabutan Subsidi Gas 3 Kg

Pemkot Tangsel Berkeberatan dengan Wacana Pencabutan Subsidi Gas 3 Kg

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel Harap Gaji Pegawai Honorer yang Jadi PPPK Ditanggung APBN

Wakil Wali Kota Tangsel Harap Gaji Pegawai Honorer yang Jadi PPPK Ditanggung APBN

Megapolitan
Simpan Sabu di Setang Motor, Pria Ini Diciduk Tim Rajawali di Jatinegara

Simpan Sabu di Setang Motor, Pria Ini Diciduk Tim Rajawali di Jatinegara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X