"Flyover" Kemayoran Retak karena Ada Bagian Aus Imbas Kendaraan Lewat

Kompas.com - 04/01/2019, 12:04 WIB
. Traffic cone itu dipasang sebagai tanda peringatan bagi pengendara untuk mengurangi kecepatan kendaraannya di flyover Kemayoran. Foto diambil Kamis (3/1/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA. Traffic cone itu dipasang sebagai tanda peringatan bagi pengendara untuk mengurangi kecepatan kendaraannya di flyover Kemayoran. Foto diambil Kamis (3/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Perencanaan Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) Riski Renando mengatakan, kerusakan karet penutup sambungan siar muai (expansion joint) pada jembatan layang atau flyover Kemayoran disebabkan jalan itu selalu dilintasi kendaraan.

"( Rusak) karena berada di titik jembatan yang bergerak. Hal ini seperti rem di kendaraan, makin lama terpakai makin aus," kata Riski kepada Kompas.com, Jumat (4/1/2019).

Baca juga: Flyover Kemayoran Tampak Retak

Oleh karena itu, Riski menuturkan pihaknya terus melakukan perawatan karet penutup pada jembatan.

PPKK juga rutin mengganti karet penutup secara berkala tergantung kondisi kerusakannya.

"Expansion joint jembatan memang harus diganti secara berkala. Pencegahan (agar tidak rusak) hanya dengan penggantian dan perawatan berkala," ungkap Riski.

"Penggantiannya memang tidak harus diganti per bulan. Semuanya tergantung pada produk yang dipakai, hitungan (penggantiannya) tahunan," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, flyover Kemayoran, Jakarta Pusat tampak mengalami keretakan pada Kamis (3/1/2019).

Sambungan flyover terlihat renggang dan retak akibat karet penutup sambungan siar muai (expansion joint) yang rusak.

Baca juga: Ini Penyebab Flyover Kemayoran Terlihat Retak dan Renggang

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat melalui PPKK sampai saat ini masih memperbaiki keretakan itu. PPKK menargetkan proses perbaikan rampung pekan depan.

Kendati demikian, para pengendara kendaraan bermotor masih bisa melintas di flyover itu selama proses perbaikan dengan bantuan pengamanan dari Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Pusat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

Megapolitan
MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

Megapolitan
Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

Megapolitan
Tes Urine dan Rambut Negatif Narkoba, Ridho Ilahi Tetap Diproses Hukum Terkait Kepemilikan Sabu

Tes Urine dan Rambut Negatif Narkoba, Ridho Ilahi Tetap Diproses Hukum Terkait Kepemilikan Sabu

Megapolitan
Klarifikasi Pemprov DKI: Perluasan Ancol Dilakukan di Pulau L

Klarifikasi Pemprov DKI: Perluasan Ancol Dilakukan di Pulau L

Megapolitan
UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Megapolitan
Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjakan Kembali 2.600 Karyawan

Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjakan Kembali 2.600 Karyawan

Megapolitan
UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran buat Jakarta

Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran buat Jakarta

Megapolitan
Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Megapolitan
Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

Megapolitan
5 Fakta Persidangan Kasus Pembobolan Rekening Ilham BIntang

5 Fakta Persidangan Kasus Pembobolan Rekening Ilham BIntang

Megapolitan
Lebih Aman dan Nyaman Jalani Masa Transisi dengan Protokol J3K dari Gojek

Lebih Aman dan Nyaman Jalani Masa Transisi dengan Protokol J3K dari Gojek

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X