Beredar Video Nasabah Nyaris Tertipu di Mesin ATM, Ini Imbauan Polisi

Kompas.com - 04/01/2019, 16:33 WIB
Ilustrasi mesin ATM Fabian Januarius Kuwado/ KOMPAS.COMIlustrasi mesin ATM

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video beredar di media sosial Instagram memperlihatkan seorang pria yang mengaku hampir ditipu saat kartu debit bank miliknya tertelan mesin ATM.

Modus penipuan itu dengan mengganti nomor call center bank dengan nomor pelaku penipuan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan terkait video itu. Namun, polisi telah beberapa kali mengungkap kasus dengan modus yang sama.

"Ada, sudah kami share banyak sekali. Ya kami proses," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (4/1/2019).

Baca juga: Ada Stiker Nomor Call Center Palsu di Mesin ATM, Ini Tanggapan BRI

Dalam video tersebut, pria yang belum diketahui identitasnya itu menjelaskan bahwa mesin ATM menelan kartu debit miliknya.

Pria itu kemudian menghubungi nomor ponsel 088 18001777 yang tertera di mesin ATM itu.

Namun saat dihubungi, orang yang menerima sambungan telepon itu meminta nomor rekening, PIN ATM, dan jumlah saldo.

"Dia meminta nomor rekening, saldo, ujung-ujungnya meminta nomor PIN saya. Kemudian saya matikan, saya telepon ke nomor 14017," ujar pria tersebut.

Pria itu menghubungi nomor call center BRI. Costumer service BRI menjelaskan bahwa pihak BRI tidak pernah memberikan nomor call center dengan nomor sepanjang itu.

"Ternyata di situ BRI tidak pernah memberikan call center sepanjang itu dan hati-hati jangan memberikan PIN apapun yang terjadi. Dan ternyata saya alhamudlillah tidak terjadi celaka," ujar pria itu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tim Pendukung Benyamin-Pilar Tertabrak Motor Saat Pasang APK di Pamulang, Diduga akibat Diintimidasi

Tim Pendukung Benyamin-Pilar Tertabrak Motor Saat Pasang APK di Pamulang, Diduga akibat Diintimidasi

Megapolitan
Ganti Rugi Longsor di Ciganjur Tak Jelas, Warga Berencana Tempuh Jalur Hukum

Ganti Rugi Longsor di Ciganjur Tak Jelas, Warga Berencana Tempuh Jalur Hukum

Megapolitan
Warga Korban Banjir Belum Sependapat Soal Ganti Rugi, Satu RT Minta PT Khong Guan Bayar 80 Persen

Warga Korban Banjir Belum Sependapat Soal Ganti Rugi, Satu RT Minta PT Khong Guan Bayar 80 Persen

Megapolitan
Seorang Pria Mencoba Lompat dari Lantai 22 di Apartemen Salemba, Damkar Berhasil Gagalkan

Seorang Pria Mencoba Lompat dari Lantai 22 di Apartemen Salemba, Damkar Berhasil Gagalkan

Megapolitan
Banyak Warga Keluar Kota, Tempat Wisata di Jakarta Lebih Sepi

Banyak Warga Keluar Kota, Tempat Wisata di Jakarta Lebih Sepi

Megapolitan
Ormas Sering Bentrok di Ciledug, Polisi Diminta Tak Kompromi dan Berani Bubarkan

Ormas Sering Bentrok di Ciledug, Polisi Diminta Tak Kompromi dan Berani Bubarkan

Megapolitan
Bentrok Ormas Makan Korban di Ciledug tapi Berujung Damai, Pengamat: Jangan Didiamkan!

Bentrok Ormas Makan Korban di Ciledug tapi Berujung Damai, Pengamat: Jangan Didiamkan!

Megapolitan
Kisah PKL di Jalan Wahid Hasyim, Puluhan Tahun Setia Jajakan Kardus Bekas

Kisah PKL di Jalan Wahid Hasyim, Puluhan Tahun Setia Jajakan Kardus Bekas

Megapolitan
Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Libur Panjang Terjadi Mulai Besok

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Libur Panjang Terjadi Mulai Besok

Megapolitan
Ini Kronologi Pencurian Disertai Pembunuhan di Rumah Kos Kawasan Tambora

Ini Kronologi Pencurian Disertai Pembunuhan di Rumah Kos Kawasan Tambora

Megapolitan
Warga Tangsel yang Tak Masuk DPT Tetap Bisa Mencoblos pada Pilkada, asalkan...

Warga Tangsel yang Tak Masuk DPT Tetap Bisa Mencoblos pada Pilkada, asalkan...

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cisadane Kota Tangerang

Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cisadane Kota Tangerang

Megapolitan
Gara-gara Hujan Deras, Tembok Rumah di Jagakarsa Longsor

Gara-gara Hujan Deras, Tembok Rumah di Jagakarsa Longsor

Megapolitan
Seorang Pria di Cililitan Tinggalkan Rumah Tanpa Kabar Berhari-hari

Seorang Pria di Cililitan Tinggalkan Rumah Tanpa Kabar Berhari-hari

Megapolitan
Pelamar CPNS Pemprov DKI Lebih dari 50.000, Hanya 7,5 Persen yang Diterima

Pelamar CPNS Pemprov DKI Lebih dari 50.000, Hanya 7,5 Persen yang Diterima

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X