Flyover Kemayoran yang Rusak Mulai Diperbaiki

Kompas.com - 05/01/2019, 12:23 WIB
Sejumlah pekerja memperbaiki flyover di kawasan Kemayoran, Sabtu (5/1/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSejumlah pekerja memperbaiki flyover di kawasan Kemayoran, Sabtu (5/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perbaikan jalan layang atau flyover Kemayoran, Jakarta Pusat, yang ditemukan retak dan merenggang telah dimulai Sabtu (5/1/2019) dini hari tadi.

Staf Pemeliharaan Direktorat Pembangunan Divisi Pemeliharaan PPK Kemayoran Jaka Sutama menyatakan, perbaikan yang dilakukan berupa penggantian karet penutup expansion joint.

"Perbaikannya itu penggantian karet joint expansion. Sekarang kami plat dulu terus kami pakai aspal yang fleksibel yang agak lembek. Jadi kalau ada kendaraan enggak akan mengangkat," kata Jaka kepada Kompas.com.

Baca juga: Flyover Kemayoran Retak karena Ada Bagian Aus Imbas Kendaraan Lewat


Jaka menjelaskan, expansion joint yang diperbaiki akan diisi dengan plat besi yang ditutup oleh batu kerikil bercampur aspal. Selanjutnya, aspal akan melapisi bagian yang diperbaiki.

Karet penutup, kata Jaka, sudah tidak perlu dipasang bila celah yang rusak sudah diisi oleh plat besi dan aspal.

"Kalau pakai karet, harus pesan dulu. Nanti keburu musibah, lubangnya makin besar, kami cegah mudah-mudahan kita enggak ada masalah lagi, awet," ujar dia.

Dari pantauan Kompas.com, ada 12 pekerja yang dikerahkan untuk memperbaiki jalan itu. Separuh flyover itu mesti ditutup selama perbaikan.

Flyover Kemayoran, Jakarta Pusat, mengalami keretakan pada Kamis lalu. Sambungan flyover itu terlihat renggang dan retak akibat karet penutup sambungan siar muai (expansion joint) yang rusak.

Baca juga: Ini Penyebab Flyover Kemayoran Terlihat Retak dan Renggang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei Median: 24 Persen Warga Jakarta Enggan Bekasi Bergabung

Survei Median: 24 Persen Warga Jakarta Enggan Bekasi Bergabung

Megapolitan
Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

Megapolitan
Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

Megapolitan
Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

Megapolitan
Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

Megapolitan
Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Megapolitan
Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Megapolitan
Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Megapolitan
Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Megapolitan
Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Megapolitan
Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Megapolitan
Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Megapolitan
Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Bocah 8 Tahun yang Dicabuli Tetangga Alami Trauma hingga Tak Mau Sekolah

Bocah 8 Tahun yang Dicabuli Tetangga Alami Trauma hingga Tak Mau Sekolah

Megapolitan
Pria 42 Tahun Dituduh Cabuli Bocah 8 Tahun di Jakarta Timur

Pria 42 Tahun Dituduh Cabuli Bocah 8 Tahun di Jakarta Timur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X