Lihat Iklan Penjualan Motor di Facebook, Polisi Tangkap Pelaku Curanmor

Kompas.com - 07/01/2019, 14:46 WIB
Di depan lobby Polres Tangerang Selatan, Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan menunjukkan barang bukti senjata api rakitan, Senin (7/1/2019). KOMPAS.com/ ANANDITA GETAR REZHADi depan lobby Polres Tangerang Selatan, Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan menunjukkan barang bukti senjata api rakitan, Senin (7/1/2019).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polres Tangerang Selatan menangkap pelaku pencurian motor disertai tindak kekerasan yang terjadi di Pondok Aren, Tangerang Selatan berkat informasi dari media sosial.

Tim Vipers Polres Tangsel dan Tim Cyber melalukan penyelidikan dengan menelusuri iklan penjualan motor Honda Scoopy warna merah seharga Rp 1,5 juta di Facebook. Ciri-ciri motor yang dijual sama dengan motor korban yang hilang.

"Tim Vipers menemukan di media sosial Facebook bahwa ada yang menjual motor murah dengan ciri yang sama," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangerang Selatan (7/1/2019).

Pelaku utama berinisial D (18) kemudian ditangkap pada 5 Januari 2019 berkat pengembangan dari iklan penjualan di media sosial tersebut.

Baca juga: Polisi Tangkap Komplotan Curanmor di Pondok Labu

Adapun aksi pencurian motor terjadi pada Kamis (3/1/2019) pukul 02.00 di dekat Universitas Pembangunan Jaya. Pelaku mendatangi korban RH (16) dan mengancam dengan senjata tajam. Pelaku kemudian membawa kabur korban.

Pelaku berjumlah 4 orang, 2 di antaranya masih di bawah umur. Keempat pelaku yaitu, D (18), Augi (19), AW (16), dan TR (16).

"Pelaku utama D (18) bersama dengan temannya mengancam korban dengan menggunakan celurit untuk menakuti korban," kata Ferdy.

Modusnya, pelaku mendatangi korban dengan meminta uang dan handphone sambil mengeluarkan senjata tajam, kemudian korban didorong hingga jatuh.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP Tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan maksimal hukuman 12 tahun penjara, sedangkan pelaku di bawah umur dilakukan pembinaan dengan didampingi petugas Balai Kemasyarakatan (Bapas) dan P2TP2A Kota Tangerang Selatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Megapolitan
Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Megapolitan
Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Megapolitan
Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Megapolitan
5 Gereja yang Berperan dalam Penyebaran Kristen di Batavia

5 Gereja yang Berperan dalam Penyebaran Kristen di Batavia

Megapolitan
Rizieq Shihab Diperiksa Polisi Senin Depan, FPI Ingatkan Simpatisan Tak Datangi Polda Metro

Rizieq Shihab Diperiksa Polisi Senin Depan, FPI Ingatkan Simpatisan Tak Datangi Polda Metro

Megapolitan
FPI Belum Pastikan Rizieq Bisa Penuhi Panggilan Polisi Senin Depan

FPI Belum Pastikan Rizieq Bisa Penuhi Panggilan Polisi Senin Depan

Megapolitan
Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Megapolitan
Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Megapolitan
Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Megapolitan
Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X