Ini 3 Titik Rawan Macet di Kota Bekasi

Kompas.com - 07/01/2019, 20:13 WIB
Kondisi Jalan KH Noer Ali, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (11/11/2018). KOMPAS.com/-DEAN PAHREVIKondisi Jalan KH Noer Ali, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (11/11/2018).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Kabid Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi Johan Budi mengatakan, pihaknya mencatat, ada tiga titik area rawan macet di Kota Bekasi.

Tiga titik tersebut yakni perempatan Caman Jalan KH Noer Ali, Jalan Ir Juanda, tepatnya sekitar Stasiun Bekasi, dan Simpang Lima Jatibening.

"Itu pagi dan sore ya, kalau siang sudah kosong kan orang pada kerja di Jakarta itu weekdays (hari biasa)," kata Johan saat dihubungi Kompas.com, Senin (7/1/2019).

Untuk akhir pekan, kemacetan kerap terjadi di area pusat perbelanjaan seperti di Jalan Jenderal Ahmad Yani.

Baca juga: 4 Titik Kemacetan di Depok Menurut Polisi

Menurut Johan, kemacetan di Jalan KH Noer Ali terjadi karena imbas dari proyek strategis nasional yang berada di Tol Jakarta-Cikampek.

Kemacetan di tol karena proyek tersebut membuat kendaraan keluar tol dan menuju Jalan KH Noer Ali untuk menghindari macet.

"Di Stasiun Bekasi itu luar biasa, kita lihatlah pintu keluar masuk parkirnya terletak di Jalan Perjuangan, dekat banget sama rel kereta api. Kedua, kapasitas jalannya sudah tidak memadai lagi," ujar Johan.

Sementara itu, kata dia, untuk di Simpang lima Jatibening, kemacetan terjadi karena tingginya volume kendaraan yang muncul dari tiap jalan.

Baca juga: Malam Tahun Baru, Polisi Antisipasi Kemacetan di Bukit Bintang

Dia juga menyampaikan, untuk mengantisipasi kemacetan dari tiga titik tersebut Dishub Bekasi menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas tiap harinya, seperti, penerapan jalan satu arah pada Jalan KH Noer Ali.

"Kedua kita dengan perubahan fase lampu lalu lintas lamanya ya contoh di Tol Timur kita sudah dari 3 bulan yang lalu kita ubah cuma orang enggak sadar tuh kita ubah," kata Johan.

Sebanyak 400 lebih personel Dishub tiap harinya mengatur arus lalu lintas di tiap titik kemacetan di Kota Bekasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penularan Covid-19 Masih Terjadi di Depok, Warga Diminta Lebih Waspada

Penularan Covid-19 Masih Terjadi di Depok, Warga Diminta Lebih Waspada

Megapolitan
Datang ke Pasar Malam Tanpa Masker, 10 Orang Didenda Satpol PP

Datang ke Pasar Malam Tanpa Masker, 10 Orang Didenda Satpol PP

Megapolitan
UI Disuntik Rp 2,5 Miliar oleh Perusahaan Batubara untuk Produksi 100 Ventilator

UI Disuntik Rp 2,5 Miliar oleh Perusahaan Batubara untuk Produksi 100 Ventilator

Megapolitan
Pendatang Tanpa SIKM yang Dikarantina Harus Tes Covid-19 dengan Biaya Pribadi

Pendatang Tanpa SIKM yang Dikarantina Harus Tes Covid-19 dengan Biaya Pribadi

Megapolitan
Apa Bedanya Bansos PSBB dan Bansos Program KSBB?

Apa Bedanya Bansos PSBB dan Bansos Program KSBB?

Megapolitan
Ini 4 Jalur PPDB 2020 untuk SD dan SMP di Kota Bekasi serta Kuotanya

Ini 4 Jalur PPDB 2020 untuk SD dan SMP di Kota Bekasi serta Kuotanya

Megapolitan
Kantongi Surat Bebas Covid-19, 2 Penumpang KA Luar Biasa yang Tak Punya SIKM Tidak Dites Ulang

Kantongi Surat Bebas Covid-19, 2 Penumpang KA Luar Biasa yang Tak Punya SIKM Tidak Dites Ulang

Megapolitan
GOR Pulogadung Disiapkan sebagai Tempat Karantina Pendatang Tanpa SIKM

GOR Pulogadung Disiapkan sebagai Tempat Karantina Pendatang Tanpa SIKM

Megapolitan
Akibat Pandemi Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Pesimistis Raih 5 Juta Pengunjung Tahun Ini

Akibat Pandemi Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Pesimistis Raih 5 Juta Pengunjung Tahun Ini

Megapolitan
Pengendara Tak Punya SIKM, 256 Kendaraan Diminta Putar Balik di Jakarta Barat

Pengendara Tak Punya SIKM, 256 Kendaraan Diminta Putar Balik di Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Tunjuk Mantan Bos Merpati Airlines Jadi Dirut Transjakarta

Anies Tunjuk Mantan Bos Merpati Airlines Jadi Dirut Transjakarta

Megapolitan
H+5 Lebaran, Kendaraan Tanpa SIKM yang Diputar Balik Meningkat

H+5 Lebaran, Kendaraan Tanpa SIKM yang Diputar Balik Meningkat

Megapolitan
Lokasi 3 Pos Pemeriksaan SIKM di Jakarta Barat

Lokasi 3 Pos Pemeriksaan SIKM di Jakarta Barat

Megapolitan
Setelah 7 Juni, Pemeriksaan SIKM Masih Dilakukan di Perbatasan Jakarta

Setelah 7 Juni, Pemeriksaan SIKM Masih Dilakukan di Perbatasan Jakarta

Megapolitan
3 Hal yang Diperhatikan Gubernur Banten jika 'New Normal' Diberlakukan

3 Hal yang Diperhatikan Gubernur Banten jika "New Normal" Diberlakukan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X