Sedang Bertugas, Anggota Badan Air Temukan Elang Jatuh di Kali Grogol

Kompas.com - 08/01/2019, 14:03 WIB
Petugas UPK Badan Air Jakarta Utara menemukan elang bondol yang jatuh di Kali Grogol, Selasa (8/1/2019) Dokumentasi/UPK Badan Air Jakarta UtaraPetugas UPK Badan Air Jakarta Utara menemukan elang bondol yang jatuh di Kali Grogol, Selasa (8/1/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Seekor burung elang ditemukan tecebur di kali oleh petugas UPK Badan Air di Kali Grogol, Penjaringan, Selasa (8/1/2019) pagi tadi.

Petugas UPK Badan Air Jakarta Utara Ismail menyatakan, elang tersebut diduga jatuh saat petugas UPK Badan Air tengah membersihkan area tersebut.

Baca juga: Dua Elang Laut Jalani Masa Habituasi di Kawasan Sancang

"Saat anak-anak UPK dalam penyisiran dan tiba tiba burung itu jatuh dari atas ke Kali Grogol," kata Ismail kepada Kompas.com, Selasa siang.

Ismail menuturkan, burung itu sedang terbang ketika petugas mulai membersihkan kali.

Menurut Ismail, burung itu tiba-tiba jatuh karena diduga masih berusia kecil dan belum pandai terbang.

"Soalnya anakan sih itu, jadi dia terbangnya enggak bisa tinggi. Nyebur saja, habis nyebur tahu-tahu anak-anak lagi nyerok, monitoring sampah," ujar Ismail.

Petugas kemudian langsung menyelamatkan burung malang itu. Saat ini, burung tersebut dipelihara oleh petugas UPK Badan Air.

Ismail menyebut burung itu tidak mengalami luka saat ditemukan tercebur ke kali. Hanya saja, ada bulu-bulu yang tampak lepas dari tubuh si burung.

Baca juga: Racuni 406 Ekor Elang, Staf Peternakan di Selandia Baru Dibui 14 Hari

Temuan burung elang itu juga diunggah lewat akun media sosial Instagram @jktinfo. Hingga pukul 13.45 WIB, unggahan itu mendapat perhatian dari 11.540 pengguna dan dikomentari oleh 181 pengguna.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

Megapolitan
Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

Megapolitan
Penilaian Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet di Dunia Disebut Kurang Akurat

Penilaian Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet di Dunia Disebut Kurang Akurat

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Tetapkan 2 Tersangka pada Kasus Dugaan Korupsi di RSUP Sitanala

Kejari Kota Tangerang Tetapkan 2 Tersangka pada Kasus Dugaan Korupsi di RSUP Sitanala

Megapolitan
Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siapkan 1.500 Petak untuk Makam Jenazah Korban Covid-19

Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siapkan 1.500 Petak untuk Makam Jenazah Korban Covid-19

Megapolitan
30 Jenazah Korban Sriwijaya Air Telah Diserahkan ke Pihak Keluarga

30 Jenazah Korban Sriwijaya Air Telah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Megapolitan
Anak Wakil Wali Kota Tangerang Dijatuhi Hukum 8 Bulan Penjara

Anak Wakil Wali Kota Tangerang Dijatuhi Hukum 8 Bulan Penjara

Megapolitan
Bank DKI Serahkan 1 Mobil Khusus untuk Dukungan Kegiatan Donasi Darah ke PMI DKI

Bank DKI Serahkan 1 Mobil Khusus untuk Dukungan Kegiatan Donasi Darah ke PMI DKI

Megapolitan
[Update 21 Januari]: Jakarta Catat 3.151 Kasus Baru Covid-19

[Update 21 Januari]: Jakarta Catat 3.151 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Puskesmas di Tangsel Setelah Tak Dapat Ruang ICU di Puluhan RS di Jabodetabek

Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Puskesmas di Tangsel Setelah Tak Dapat Ruang ICU di Puluhan RS di Jabodetabek

Megapolitan
Jasa Raharja Telah Beri Santunan ke 39 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182

Jasa Raharja Telah Beri Santunan ke 39 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Anggota DPRD Pertanyakan Letak Lahan Makam yang Dibeli Pemprov DKI Seharga Rp 185 M

Anggota DPRD Pertanyakan Letak Lahan Makam yang Dibeli Pemprov DKI Seharga Rp 185 M

Megapolitan
Baru Dibuka 8 Hari, Sisa Liang di TPU Srengseng Sawah Diprediksi Habis Besok

Baru Dibuka 8 Hari, Sisa Liang di TPU Srengseng Sawah Diprediksi Habis Besok

Megapolitan
Polisi Diminta Usut Penarikan Paksa Kabel Listrik Rumah Pompa Dukuh Atas

Polisi Diminta Usut Penarikan Paksa Kabel Listrik Rumah Pompa Dukuh Atas

Megapolitan
50 Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tabur Bunga di Perairan Pulau Lancang, Besok

50 Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tabur Bunga di Perairan Pulau Lancang, Besok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X