Hewan Liar Hanya Ditangkap jika Mengganggu dan Ada Laporan Warga

Kompas.com - 08/01/2019, 17:09 WIB
Seekor anjing tengah disuntik dalam kegiatan vaksinasi di Sukapura, Jakarta Utara, Selasa (8/1/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSeekor anjing tengah disuntik dalam kegiatan vaksinasi di Sukapura, Jakarta Utara, Selasa (8/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Suku Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan Jakarta Utara Rita Nirmala mengatakan, hewan-hewan liar seperti anjing dan kucing hanya ditangkap petugas apabila ada laporan dari warga.

"Kalau itu kan sebenarnya lebih ke ketertiban umum ya. Kami melakukan kegiatan penangkapan jika ada aduan dari masyarakat," kata Rita kepada wartawan di Sukapura, Selasa (8/1/2019).

Baca juga: Dinas KPKP DKI Jelaskan Alasan Tangkap Anjing dan Kucing Liar Pakai Jaring

Rita menuturkan, penangkapan baru bisa dilakukan apabila ada warga yang merasa terganggu dengan adanya hewan-hewan liar tersebut.

Hewan-hewan yang menggigit juga akan langsung ditangkap oleh petugas.

"Misalnya, tetangga yang terganggu atau orang lewat yang terganggu, biasanya itu yang kami prioritaskan untuk ditindaklanjuti," ujar Rita.

Ia melanjutkan, proses penangkapan juga akan mengedepankan prinsip animal welfare atau kesejahteraan hewan.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim memastikan, hewan-hewan liar yang ditangkap akan diberi vaksin dan dirawat dengan baik.

"Pak Gubernur tidak memerintahkan penangkapan secara kasar, memang sudah ada SOP-nya. Kami dari internal juga melakukan pelatihan dari Sudin KPKP," ujar Ali.

Baca juga: DKI Undang Warga Sama-sama Bahas Anjing Kucing Liar, Pekan Depan

Adapun sepanjang 2018 lalu, Sudin KPKP Jakarta Utara tercatat telah menangkap 939 hewan penular rabies yaitu anjing, kucing, dan kera.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Megapolitan
Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Megapolitan
SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

Megapolitan
Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Megapolitan
Orangtua di Bekasi Cemas dengan Rencana Siswa Kembali Belajar di Sekolah

Orangtua di Bekasi Cemas dengan Rencana Siswa Kembali Belajar di Sekolah

Megapolitan
PSBB Tangsel Diperpanjang, Tempat Ibadah Dibuka Kembali dan Restoran Boleh Layani Makan di Tempat

PSBB Tangsel Diperpanjang, Tempat Ibadah Dibuka Kembali dan Restoran Boleh Layani Makan di Tempat

Megapolitan
Coba Lewat Jalur Tikus, 13 Mobil Travel Ilegal Terjaring Polisi di Depok

Coba Lewat Jalur Tikus, 13 Mobil Travel Ilegal Terjaring Polisi di Depok

Megapolitan
55,5 Persen Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Telah Sembuh

55,5 Persen Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Telah Sembuh

Megapolitan
Penularan Covid-19 Tak Seganas Sebelumnya, Guru di Atas 40 Tahun Boleh Mengajar di Sekolah

Penularan Covid-19 Tak Seganas Sebelumnya, Guru di Atas 40 Tahun Boleh Mengajar di Sekolah

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Pengunjung di Satpas Jaktim, 2 Mobil SIM Keliling Disediakan di TMII

Antisipasi Lonjakan Pengunjung di Satpas Jaktim, 2 Mobil SIM Keliling Disediakan di TMII

Megapolitan
Pengunjung Tempat Hiburan di Jakarta Akan Dibatasi Saat New Normal

Pengunjung Tempat Hiburan di Jakarta Akan Dibatasi Saat New Normal

Megapolitan
Jelang New Normal, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Disemprot Cairan Disinfektan

Jelang New Normal, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Disemprot Cairan Disinfektan

Megapolitan
H+9 Lebaran, Jumlah Pengendara Tanpa SIKM yang Diputar Balik Turun 13 Persen

H+9 Lebaran, Jumlah Pengendara Tanpa SIKM yang Diputar Balik Turun 13 Persen

Megapolitan
Kota Bogor Ulang Tahun Ke-538, Pemkot Akan Beri Penghargaan buat Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Kota Bogor Ulang Tahun Ke-538, Pemkot Akan Beri Penghargaan buat Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X