Sudin KPKP Jakbar Minta Warga Tak Pelihara Hewan Lebih dari 5 Ekor

Kompas.com - 09/01/2019, 10:44 WIB
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melakukan vaksinasi rabies pada hewan piaraan warga di RPTRA Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat pada Kamis (4/10/2018) RIMA WAHYUNINGRUMSuku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melakukan vaksinasi rabies pada hewan piaraan warga di RPTRA Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat pada Kamis (4/10/2018)

JAKARTA,KOMPAS.com - Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat Marsawitri Gumay meminta warga di wilayahnya tidak memelihara hewan dalam jumlah banyak.

Menurut dia, warga yang memelihara hewan dalam jumlah banyak dikhawatirkan tidak bisa merawat dengan baik sehingga berisiko menimbulkan penyakit dan merugikan warga sekitar.

"Maksimal tuh lima tapi kalau sudah breeder (sengaja dikembangbiakkan) enggak mungkin lima, pasti beranak-pinak di situ," kata Marsawitri di Jelambar, Selasa (8/1/2019).

Apabila warga ingin memelihara hewan lebih dari itu, dianggap tidak masuk kategori peliharaan, melainkan peternakan dan harus mengikuti persyaratan. Adapun syarat yang harus dipenuhi yaitu memiliki surat izin dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

"Ada persyaratan, artinya kalau sudah breeder itu enggak cocok untuk di rumah tangga karena itu nanti akan meninggalkan bau dan itu mereka harus punya izin dari PTSP, izin tetangga depan, samping kiri (dan) kanan dan itu berat sekali izinnya," terangnya.

Baca juga: Sosialisasi dan Vaksinasi Rabies di Jakut Tanpa Penangkapan Kucing dan Anjing Liar

Warga yang memelihara dan mengembangbiakan hewan lebih dari lima ekor akan diberikan teguran. Selanjutnya, hewan-hewan tersebut bisa saja dibawa ke Puskeswan di Pasar Minggu, Jakarta Timur.

"Paling kita eksekusinya mereka harus pindahkan jadi mereka boleh pelihara hanya beberapa ekor. Tapi itu juga melalui tahapan, kita datangi dahulu, kita lakukan peringatan dan sebagainya," katanya.

Sudin KPKP Jakarta Barat akan rutin menggelar suntik vaksin anti rabies serentak untuk mengejar target 6.000 ekor hewan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TMII Batasi Pengunjung Maksimal 20.000 Orang Per Hari Saat New Normal

TMII Batasi Pengunjung Maksimal 20.000 Orang Per Hari Saat New Normal

Megapolitan
PSBL Akan Diterapkan di 62 RW Zona Merah di Jakarta, Ini Daftarnya

PSBL Akan Diterapkan di 62 RW Zona Merah di Jakarta, Ini Daftarnya

Megapolitan
Jelang New Normal, Fasilitas Halte dan Stasiun Harus Mendukung Protokol Kesehatan

Jelang New Normal, Fasilitas Halte dan Stasiun Harus Mendukung Protokol Kesehatan

Megapolitan
Jelang New Normal, Ada Opsi Meniadakan Lantai Dansa di Diskotek

Jelang New Normal, Ada Opsi Meniadakan Lantai Dansa di Diskotek

Megapolitan
Demi Pikat Pengunjung, Lahan Parkir District 1 Meikarta Dijadikan seperti Teater Drive In

Demi Pikat Pengunjung, Lahan Parkir District 1 Meikarta Dijadikan seperti Teater Drive In

Megapolitan
Hasil Tes Swab Negatif, Belasan Warga Tambora Masih Isolasi Mandiri di Mushala

Hasil Tes Swab Negatif, Belasan Warga Tambora Masih Isolasi Mandiri di Mushala

Megapolitan
PSBB Jakarta Akan Diubah Jadi PSBL, Karantina Lokal di RW Zona Merah

PSBB Jakarta Akan Diubah Jadi PSBL, Karantina Lokal di RW Zona Merah

Megapolitan
Pelanggar PSBB Dihukum Bersihkan Rumput dan Sampah di Jalan Basuki Rachmat

Pelanggar PSBB Dihukum Bersihkan Rumput dan Sampah di Jalan Basuki Rachmat

Megapolitan
150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Megapolitan
Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Megapolitan
SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

Megapolitan
Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Megapolitan
Orangtua di Bekasi Cemas dengan Rencana Siswa Kembali Belajar di Sekolah

Orangtua di Bekasi Cemas dengan Rencana Siswa Kembali Belajar di Sekolah

Megapolitan
PSBB Tangsel Diperpanjang, Tempat Ibadah Dibuka Kembali dan Restoran Boleh Layani Makan di Tempat

PSBB Tangsel Diperpanjang, Tempat Ibadah Dibuka Kembali dan Restoran Boleh Layani Makan di Tempat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X