Tata Taman di Jalur Depok-Jakarta dan Kolong Jalan Layang, DKI Anggarkan Rp 2 Miliar

Kompas.com - 10/01/2019, 16:48 WIB
Pohon Baobab di Taman Kota Ria Rio, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (9/3/2018)Stanly Ravel Pohon Baobab di Taman Kota Ria Rio, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (9/3/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Selatan akan menata taman di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tepatnya di pinggir jalan sepanjang jalur perbatasan Depok-Jakarta pada 2019 ini.

Selain itu, kawasan yang akan ditata juga yakni kolong jalan layang non-tol (JLNT) koridor 13 transjakarta rute Kapten Tendean-Ciledug.

Baca juga: Fraksi PDI-P Sarankan Anies Bangun RPTRA Ketimbang Revitalisasi Taman

"Lenteng Agung itu nanti kami mulainya perbatasan Jakarta sama Depok, dari lingkaran (putaran) Universitas Indonesia sampai area Jakartanya, sama yang di JLNT Ciledug-Tendean," ujar Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Selatan M Yuswardi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (10/1/2019).

Yuswardi menyampaikan, pinggir jalan sepanjang jalur Depok-Jakarta sebenarnya sudah ditanami pepohonan.

Nantinya, Sudin Kehutanan akan menanam lebih banyak pohon di sana.

"Kan kami tanamin sudah sebagian. Kami akan bikin lebih bagus dari yang sekarang. Nanti kami tambah kiri kanannya biar rapi," kata dia.

Begitu pun dengan area di kolong JLNT koridor 13. Laporan dari Sudin Kehutanan Jakarta Selatan, lanjut Yuswardi, juga baru ditata sebagian.

Sudin Kehutanan nantinya akan merapikan seluruh area kolong JLNT koridor 13.

"Ada yang kami tanami pohon, ada yang kami kasih conblock," ucap Yuswardi.

Menurut Yuswardi, pihaknya masih merencanakan penataan jalur di dua area tersebut. Penataan rencananya akan dieksekusi mulai Juni atau Juli mendatang.

Baca juga: Penataan Danau Sunter Sisi Timur, Taman Interaktif Akan Dibangun

"Anggaran sudah ada dari APBD, kurang lebih Rp 2 miliaran untuk satu paket (dua lokasi). Kami sebutannya penataan jalur," kata Yuswardi.


Terkini Lainnya

Peneliti Litbang Kompas: Hasil Survei Masih dalam Rentang 'Margin of Error' Lembaga Lain

Peneliti Litbang Kompas: Hasil Survei Masih dalam Rentang "Margin of Error" Lembaga Lain

Nasional
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Sejumlah Warga Sawah Besar

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Sejumlah Warga Sawah Besar

Megapolitan
Menkominfo: Sebagian Pegawai Desa Gunakan Internet untuk Main Game

Menkominfo: Sebagian Pegawai Desa Gunakan Internet untuk Main Game

Regional
Bawaslu: Pemantau Asing Bukan Hal yang Luar Biasa

Bawaslu: Pemantau Asing Bukan Hal yang Luar Biasa

Nasional
Ternyata, Ada Bungker yang Tembus ke Stasiun Tambun di Gedung Juang

Ternyata, Ada Bungker yang Tembus ke Stasiun Tambun di Gedung Juang

Megapolitan
Dari Bintaro hingga Cinere, Ini Rute Transjakarta yang Terintegrasi Stasiun MRT

Dari Bintaro hingga Cinere, Ini Rute Transjakarta yang Terintegrasi Stasiun MRT

Megapolitan
Biografi Tokoh Dunia: Mahmoud Abbas, Presiden Ke-2 Negara Palestina

Biografi Tokoh Dunia: Mahmoud Abbas, Presiden Ke-2 Negara Palestina

Internasional
Wagub NTT: Kalau Mau lihat Komodo yang Asli, Bayarnya Harus Mahal

Wagub NTT: Kalau Mau lihat Komodo yang Asli, Bayarnya Harus Mahal

Regional
Saat Jokowi Mendadak Beli Durian di Dumai

Saat Jokowi Mendadak Beli Durian di Dumai

Nasional
Satu Murid Calon Pendeta Lolos dari Pembunuhan di OKI, Polisi Tunggu Kondisinya Stabil

Satu Murid Calon Pendeta Lolos dari Pembunuhan di OKI, Polisi Tunggu Kondisinya Stabil

Regional
Pertama Kali, OPD dan Camat se-Surabaya Teken Pakta Integritas Secara Elektronik

Pertama Kali, OPD dan Camat se-Surabaya Teken Pakta Integritas Secara Elektronik

Regional
Wagub Sulut Ingatkan Kembali 7 Prioritas Pembangunan Sulut

Wagub Sulut Ingatkan Kembali 7 Prioritas Pembangunan Sulut

Regional
Wapres Jamin Pemerintahan Berjalan Normal meski Presiden Sibuk Kampanye

Wapres Jamin Pemerintahan Berjalan Normal meski Presiden Sibuk Kampanye

Nasional
Dievakuasi, Harimau Sumatera yang Terjerat di Riau Dipikul dengan Tandu Sambil Diinfus

Dievakuasi, Harimau Sumatera yang Terjerat di Riau Dipikul dengan Tandu Sambil Diinfus

Regional
Instagramable, Terowongan Jalan Kendal Dipenuhi Pejalan Kaki yang Berfoto

Instagramable, Terowongan Jalan Kendal Dipenuhi Pejalan Kaki yang Berfoto

Megapolitan

Close Ads X