Anggaran Pembangunan 1 Taman Maju Bersama di Jaksel Rp 1 Miliar

Kompas.com - 10/01/2019, 19:59 WIB
Rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Komisi D DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/4/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Komisi D DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Selatan M Yuswardi mengatakan, pembangunan satu Taman Maju Bersama di Jakarta Selatan dianggarkan sekitar Rp 1 miliar.

Dinas Kehutanan Jakarta Selatan akan membangun sembilan taman maju bersama di lingkungan permukiman warga pada 2019.

"Anggarannya sekitar Rp 1 miliar (untuk) satu lokasi. Kalau sembilan, berarti sekitar Rp 9 miliar," ujar Yuswardi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (10/1/2019).

Baca juga: 9 Taman Maju Bersama Akan Dibangun di Jaksel, Ini Lokasinya...

Yuswardi menyampaikan, pembangunan sembilan taman maju bersama itu masih dalam tahap perencanaan.

Suku Dinas Kehutanan Jakarta Selatan melibatkan warga setempat untuk merencanakan taman maju bersama ini.

Dengan demikian, taman maju bersama di tiap lingkungan permukiman akan memiliki tema yang berbeda.

Baca juga: Bangun 7 Taman Maju Bersama, Pemprov DKI Ingin Perkuat Interaksi Warga

Pembangunan sembilan taman maju bersama ini ditargetkan rampung Agustus 2019.

"Gubernur, kan, maunya Agustus, nanti kami usahakan. Sekarang lagi tahap perencanaan dulu. Agustus penginnya sudah selesai, makanya kami lagi kerja keras," kata Yuswardi.

Adapun sembilan lokasi yang akan dibangun taman maju bersama di Jakarta Selatan yakni:

  1. Jalan Wika, Kelurahan Srengseng Sawah
  2. Jalan Jagakarsa II, Kelurahan Jagakarsa 
  3. Jalan M Kahfi II, Kelurahan Srengseng Sawah 
  4. Jalan Menteng, Kelurahan Lenteng Agung 
  5. Jalan Tanjung Barat, Pasar Minggu 
  6. Jalan Waru, Kelurahan Kebagusan 
  7. Jalan Gintung, Kelurahan Tanjung Barat 
  8. Jalan Camat Gabun, Kelurahan Lenteng Agung 
  9. Jalan Poncol Pusdiklat PLN, Kelurahan Ragunan


Terkini Lainnya

Sidik Jari di e-KTP Ungkap Identitas Mayat Wanita dalam Karung di Jepara

Sidik Jari di e-KTP Ungkap Identitas Mayat Wanita dalam Karung di Jepara

Regional
Sekjen Berkarya Pertanyakan Kesiapan KPU soal Surat Suara Tambahan

Sekjen Berkarya Pertanyakan Kesiapan KPU soal Surat Suara Tambahan

Nasional
Botswana Pertimbangkan Cabut Larangan Perburuan Gajah

Botswana Pertimbangkan Cabut Larangan Perburuan Gajah

Internasional
Pionir dan Misi Penerbangan Inspiratif yang Tercatat dalam Sejarah...

Pionir dan Misi Penerbangan Inspiratif yang Tercatat dalam Sejarah...

Internasional
Ikut Memerangi ISIS di Suriah, Mantan Tentara Swiss Dihukum

Ikut Memerangi ISIS di Suriah, Mantan Tentara Swiss Dihukum

Internasional
5 Fakta Ibu Hamil Dibunuh Suami di Bengkulu, Cekcok soal Ponsel hingga Nyaris Diamuk Massa

5 Fakta Ibu Hamil Dibunuh Suami di Bengkulu, Cekcok soal Ponsel hingga Nyaris Diamuk Massa

Regional
Tak Ingin Diusir Lagi dari Klub Malam, Pria Ini Tato KTP di Tangannya

Tak Ingin Diusir Lagi dari Klub Malam, Pria Ini Tato KTP di Tangannya

Internasional
Ulama dan Santri Kota Tasik Yakin Jokowi-Ma'ruf Unggul Sampai 70 Persen

Ulama dan Santri Kota Tasik Yakin Jokowi-Ma'ruf Unggul Sampai 70 Persen

Regional
Mer-C Kirim 32 Relawan Bangun Rumah Sakit di Jalur Gaza

Mer-C Kirim 32 Relawan Bangun Rumah Sakit di Jalur Gaza

Megapolitan
Prabowo: Untuk Apa Merdeka Kalau Rakyat Kita Susah dan Kelaparan?

Prabowo: Untuk Apa Merdeka Kalau Rakyat Kita Susah dan Kelaparan?

Nasional
Kim Jong Un Bakal Naik Kereta, Kawasan yang Dilalui Akan Disterilkan

Kim Jong Un Bakal Naik Kereta, Kawasan yang Dilalui Akan Disterilkan

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah, Vaksin Polio Pertama Diberikan ke Anak-anak

Hari Ini dalam Sejarah, Vaksin Polio Pertama Diberikan ke Anak-anak

Internasional
Saling Klaim Elektabilitas, Jokowi Kuasai Jabar dan Prabowo Unggul di Jateng

Saling Klaim Elektabilitas, Jokowi Kuasai Jabar dan Prabowo Unggul di Jateng

Nasional
Nurdin Abdullah: Kalau Ada Permainan dan Ketahuan, Saya Coret

Nurdin Abdullah: Kalau Ada Permainan dan Ketahuan, Saya Coret

Regional
Bocah 3 Tahun Dianiaya Pacar Ibu hingga Tewas karena Terus Menangis

Bocah 3 Tahun Dianiaya Pacar Ibu hingga Tewas karena Terus Menangis

Regional

Close Ads X