Kasus Dugaan Pengaturan Skor Pertandingan PSS vs Madura FC Naik ke Penyidikan

Kompas.com - 11/01/2019, 16:20 WIB
Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jumat (28/12/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jumat (28/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus dugaan pengaturan skor pertandingan pada kompetisi Liga 2 antara PSS dan Madura FC sudah dinaikkan stastusnya ke tahap penyidikan, Jumat (11/1/2019).

Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola Kombes Argo Yuwono menyatakan, dugaan pengaturan skor pertandingan dinaikkan ke tahap penyidikan setelah satgas memeriksa sejumlah saksi.

"Setelah Tim Anti Mafia Bola itu memeriksa kasus tersebut, mulai hari ini, pertandingan PSS Sleman dengan Madura itu sudah dinaikkan ke penyidikan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya.

Satgas Anti Mafia Bola juga telah melakukan mekanisme gelar perkara sebelum menaikkan status dugaan pengaturan skor itu ke tahap penyidikan.

Baca juga: Satgas Antimafia Bola Kembali Panggil Sekjen PSSI Ratu Tisha

Dugaan pengaturan skor pada laga itu mencuat setelah manajer Madura FC, Januar Herwanto, berbicara di acara Mata Najwa edisi "PSSI Bisa Apa Jilid 1".

Kala itu, Januar menyebut ada keanehan pada laga timnya kontra PSS Sleman. Salah satu yang disebut Januar adalah soal "offside dua kilometer".

Satgas Antimafia Bola juga tengah menyidik kasus pengaturan skor yang dilaporkan manajer Persibara Banjarnegara berinisial LI. Dalam kasus tersebut, Satgas telah menetapkan lima orang tersangka yaitu anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah, Johar Ling Eng, mantan anggota Komite Wasit PSSI, Priyanto beserta anaknya, Anik Yuni Sari, anggota Komisi Disiplin PSSI (nonaktif) Dwi Irianto alias Mbah Putih, serta oknum wasit Nurul.

Baca juga: Wasit Liga 2 Diperiksa Satgas Antimafia Bola di Mapolda DIY



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya


Close Ads X