Terowongan Dukuh Atas Rencananya Tak Akan Dilewati Kendaraan Lagi

Kompas.com - 11/01/2019, 16:32 WIB
Pusat informasi MRT Jakarta berbentuk kereta di Taman Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019). Pusat informasi akan melayani masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh tentang semua hal yang berkaitan dengan transportasi massal yang akan mulai beroperasi pada bulan Maret mendatang.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pusat informasi MRT Jakarta berbentuk kereta di Taman Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019). Pusat informasi akan melayani masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh tentang semua hal yang berkaitan dengan transportasi massal yang akan mulai beroperasi pada bulan Maret mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Terowongan Dukuh Atas di Jalan Kendal, Jakarta Pusat, rencananya akan ditutup untuk kendaraan bermotor. Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yusmada Faizal mengatakan, rencananya akan dibuat seperti plaza dan hanya bisa dilintasi pejalan kaki.

"Konsepnya seperti itu tapi masih kami bahas," kata Yusmada di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Yusmada menjelaskan, rencana itu dibahas mengingat banyaknya transportasi massal yang melintasi Dukuh Atas. Saat ini telah ada KRL commuterline, kereta bandara, transjakarta, dan bus sedang.

Baca juga: Ingin Tahu soal MRT Jakarta? Ada Mini Information Center di Stasiun Dukuh Atas

"Nanti ada MRT dan LRT. Artinya itu kan area yang padat untuk pejalan kaki, itu dibutuhkan area yang luas," ujar Yusmada.

Untuk jalan alternatif bagi kendaraan, saat ini masih dirancang manajemen lalu lintasnya.

"Konsepnya urban transform. Tapi itu belum jadi keputusan, kita bahas dulu," kata Yusmada.

Kawasan terowongan Jalan Kendal antara Stasiun Sudirman dan Stasiun Sudirman Baru sebelumnya juga sudah diterapkan pembatasan kendaraan menyusul beroperasinya kereta Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Sudirman Baru pada 2017.

Jalan Tanjung Karang yang semula dua arah akan menjadi satu arah ke arah utara. Begitupun dengan Jalan Talang Betutu yang semula dua arah menjadi satu arah ke arah barat.

Arus lalu lintas dari arah Semanggi yang ingin menuju Jalan Tanjung Karang dan sekitarnya dekat Stasiun Sudirman Baru dilarang belok kiri.

Baca juga: Mengintip Stasiun Bawah Tanah MRT Dukuh Atas


Terkini Lainnya


Close Ads X