Anies Sebut Pemprov DKI Tak Punya Data Lengkap Rekam Jejak Pegawai

Kompas.com - 11/01/2019, 19:07 WIB
Ilustrasi PNS. KOMPAS.com/KURNIA SARI AZIZA Ilustrasi PNS.

JAKARTA,  KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memiliki data lengkap soal rekam jejak setiap pegawai yang bekerja di lingkungan Pemprov DKI.

Hal ini berimbas pada proses pergantian pejabat.

"Setiap kali kami mau rotasi, mutasi, kami harus minta mereka (pegawai) menyusun track record-nya, menyusun apa yang sudah dikerjakan, dicapai," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).

Baca juga: Parkir untuk PNS DKI di IRTI Monas Dinaikkan 8 Kali Lipat, Berlaku 15 Januari

"Sebetulnya itu semua harusnya sudah lengkap," lanjutnya.

Mulai 2019, Anies menyebut Pemprov DKI Jakarta akan membangun sistem kelengkapan data berisi track record pegawai Pemprov DKI.

Data itu nantinya bisa menjadi dasar untuk mempromosikan pegawai.

Baca juga: Belum Ada Kenaikan Tarif Parkir untuk PNS DKI di IRTI Monas

Salah satu cara yang dilakukan untuk membangun sistem itu yakni dengan membereskan manajemen kinerja aparatur sipil negara (ASN).

"Ke depan, kami berharap bisa memiliki database yang lengkap, berisi ukuran kinerja yang detail, akurat," kata dia.

Dengan data yang lengkap, lanjut Anies, perombakan pejabat DKI tidak harus selalu dilakukan dengan lelang jabatan.

Baca juga: Ada 1.441 PNS DKI Bolos Hari Pertama 2019, Anies Pastikan Beri Sanksi

Namun, bukan berarti Pemprov DKI tidak akan melakukan lelang jabatan lagi setelah memiliki data rekam jejak pegawai yang lengkap.

"Kalaupun ada seleksi terbuka, maka setiap orang itu punya track record yang lengkap. Kalau sekarang kan, 'ceritakan apa yang pernah Anda kerjakan, ceritakan prestasi.' Kenapa? Karena kita belum memiliki record-nya yang lengkap," ucap Anies.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Megapolitan
Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Megapolitan
Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Megapolitan
Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Megapolitan
2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

Megapolitan
Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Megapolitan
2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

Megapolitan
Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Megapolitan
Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Saat Hindari Pohon Tumbang

Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Saat Hindari Pohon Tumbang

Megapolitan
Kondisi Kendaraan Tidak Prima, Truk Trailer Tabrak Pembatas Tol Kemayoran

Kondisi Kendaraan Tidak Prima, Truk Trailer Tabrak Pembatas Tol Kemayoran

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Penjual Materai Daur Ulang di Tangsel

Polisi Tangkap Komplotan Penjual Materai Daur Ulang di Tangsel

Megapolitan
Polda Metro Jaya Persilakan Dua Mahasiswa Unkris Buat Laporan jika Dirugikan Oknum Polisi

Polda Metro Jaya Persilakan Dua Mahasiswa Unkris Buat Laporan jika Dirugikan Oknum Polisi

Megapolitan
Baru Tas yang Ditemukan dari Awak Kapal yang Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Priok

Baru Tas yang Ditemukan dari Awak Kapal yang Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Priok

Megapolitan
Sudah Sebulan, Atap SLB Bundaku Bekasi Roboh

Sudah Sebulan, Atap SLB Bundaku Bekasi Roboh

Megapolitan
Nama Pimpinan AKD DPRD DKI Harus Diserahkan Kamis Pekan Ini

Nama Pimpinan AKD DPRD DKI Harus Diserahkan Kamis Pekan Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X