Atasi Kemacetan, Depok Ajukan Dana Hibah Rp 6,5 M ke Pemprov DKI

Kompas.com - 11/01/2019, 21:14 WIB
Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/10/2013). Jalan utama di kota ini tidak memiliki ruang hijau. Kondisi diperparah dengan kemacetan lalu lintas yang sering terjadi.KOMPAS IMAGES / VITALIS YOGI TRISNA Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/10/2013). Jalan utama di kota ini tidak memiliki ruang hijau. Kondisi diperparah dengan kemacetan lalu lintas yang sering terjadi.


DEPOK, KOMPAS.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR) Kota Depok berencana mengajukan Rp 6,5 miliar untuk mengatasi kemacetan di Depok.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Manto mengatakan, dana tersebut diajukan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun ini.

“Ya kami ajukan via dana hibah untuk tahun ini Rp 6,5 miliar untuk atasi kemacetan di Depok,” ujar Manto saat dihubungi, Jumat (11/1/2019).

Baca juga: 4 Titik Kemacetan di Depok Menurut Polisi

Ia menjelaskan, untuk atasi kemacetan, pihaknya berencana untuk memperbaiki sejumlah jalan yang ada di Kota Depok, khususnya di Jalan Radar Auri dan Jalan Gas Alam.

“Jadi ya penanganan untuk Jalan Gas Alam lanjutan kita anggarkan Rp 4 miliar dan untuk Jalan Radar Auri kita anggarkan Rp 2,5 miliar,” ucap Manto.

Manto mengatakan, alasan pihaknya mengajukan di dua tempat tersebut karena lokasinya berbatasan langsung dengan DKI Jakarta.

Baca juga: Jalan Margonda di Depok Hanya Macet saat Akhir Pekan, Ini Penyebabnya

“Kenapa milih di Radar Auri dan Jalan Gas Alam karena dua daerah tersebut perbatasan dengan DKI Jakarta. Ending-nya itu, ketika DKI memberikan hibah, lantas DKI mendapat manfaat apa,”ujar Manto.

Ia mengatakan, tim Pemprov DKI Jakarta pun telah datang melihat kondisi ke dua lokasi tersebut (Jalan Gas Alam dan Jalan Radar Auri).

“Sebelumnya sudah dibahas dan sudah disurvei tim dari Pemprov DKI. Semoga disetujui Pak Gubernur,” tutur Manto.


Terkini Lainnya


Close Ads X