Kompas.com - 14/01/2019, 14:53 WIB
Tampak sejumlah keluarga korban JT 610 memenuhi lobby hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (1/11/2018). KOMPAS.com/-DEAN PAHREVITampak sejumlah keluarga korban JT 610 memenuhi lobby hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (1/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar kabar pihak Lion Air Group akan memberhentikan bantuan penginapan dan penerbangan bagi keluarga korban JT 610 di Hotel Ibis Cawang, Jakarta Timur.

Corporate Communications Lion Air Group Ramaditya Handoko membenarkan informasi tersebut.

"Iya sementara (disetop), karena mau perpindahan tempat," katanya saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (14/1/2019) siang.

Baca juga: Black Box CVR Lion Air JT 610 Ditemukan

Rama menyebutkan, pihaknya berencana memindahkan posko yang saat ini berada di Hotel Ibis Cawang, Jakarta Timur.

"Memang perpindahan tempat ini difokuskan untuk pengurusan saja, karena seluruh proses pencarian itu sudah selesai kan, jadi memang kami lebih kondusifkan saja lagi sebenarnya," jelasnya.

Meski begitu, belum diketahui kapan dan ke mana posko tersebut akan dipindahkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun Rama memastikan, Lion Air Group tetap akan memfasilitasi keluarga korban yang berada di luar Jakarta dalam proses klaim asuransi.

"Nanti jika memang data atau dokumennya sudah lengkap, kami akan hubungi dan kami undang ke Jakarta. Nanti kami fasilitasi, baik itu penginapan dan transportasi," jelas Rama.

"Apabila (yang bersangkutan) tidak berkenan (hadir di Jakarta), nanti kami yang akan datang ke daerah," tambah Rama. 

Sebelumnya, Lion Air Group memberikan bantuan akomodasi penginapan maupun transportasi gratis bagi keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

Baca juga: CVR Lion Air JT-610 Ditemukan, Menhub Harap Penyebab Kecelakaan Terungkap

Bantuan itu diberikan untuk memudahkan keluarga korban berkoordinasi dengan manajemen Lion Air terkait segala hal yang berkaitan dengan jatuhnya pesawat, baik itu proses pencarian korban hingga klaim asuransi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Megapolitan
UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Megapolitan
Jasad Pria Tersangkut di Bawah Jembatan Panus Depok, Polisi: Sudah Teridentifikasi dan Dipulangkan

Jasad Pria Tersangkut di Bawah Jembatan Panus Depok, Polisi: Sudah Teridentifikasi dan Dipulangkan

Megapolitan
 Update 16 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 154

Update 16 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 154

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Pelajar 12 Tahun di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Pelajar 12 Tahun di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 18 Luka

Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 18 Luka

Megapolitan
 4 Tahun Gubernur Anies, Mimpi Integrasi Antarmoda Transportasi Jakarta

4 Tahun Gubernur Anies, Mimpi Integrasi Antarmoda Transportasi Jakarta

Megapolitan
5.305 Pelajar SD Usia 12 Tahun di Kota Tangerang Akan Divaksinasi

5.305 Pelajar SD Usia 12 Tahun di Kota Tangerang Akan Divaksinasi

Megapolitan
Polisi Minta Warga Melapor jika Ada Perusahaan Pinjol yang Meresahkan

Polisi Minta Warga Melapor jika Ada Perusahaan Pinjol yang Meresahkan

Megapolitan
Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak Tewaskan Sopir, Polisi: Kurang Jaga Jarak

Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak Tewaskan Sopir, Polisi: Kurang Jaga Jarak

Megapolitan
Polda Metro Periksa Rachel Vennya Kamis Depan

Polda Metro Periksa Rachel Vennya Kamis Depan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.