Sudin Damkar Sediakan Wahana "Flying Fox" Gratis di Kali Besar

Kompas.com - 14/01/2019, 20:24 WIB
Kawasan Kali Besar yang Instagramable, Jumat (20/7/2018) KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELAKawasan Kali Besar yang Instagramable, Jumat (20/7/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wahana bermain flying fox kini bisa dinikmati warga Jakarta Barat di Taman Apung Kota Tua, Kali Besar, Tamansari.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Rompis Romlih mengatakan, pihaknya menyediakan permainan tersebut hanya pada hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) satu bulan sekali sejak Minggu (13/1/2019).

"Kita sudah beberapa kali bikin di Monas, tapi di Kota Tua baru kemarin saat HBKB," kata Rompis saat dihubungi wartawan, Senin (14/1/2019).

Baca juga: Suasana bak Eropa, Wisatawan Kali Besar Diklaim Meningkat


Rompis mengatakan, hari pertama flying fox dibuka Minggu kemarin di Kali Besar telah menarik perhatian warga. Pihaknya pun tidak memungut biaya untuk setiap warga yang ingin merasakan sensasi terbang melintas di area Taman Apung.

"Banyak kemarin yang coba. Ada anak-anak, remaja, bahkan orang gede (dewasa) juga pada ikutan, demen saja," katanya.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat menyediakan dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar). Rencananya, flying fox di Kali Besar akan dihadirkan satu bulan sekali pada hari Minggu.

Baca juga: Pemkot Jakarta Barat Kenalkan Jembatan Budaya Jadi Ikon Wisata Kali Besar

Selain di Kota Tua, lanjut Rompis, wahana flying fox juga disediakan di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat. Di Monas, pihaknya juga menyediakan 4-5 unit mobil damkar.

"Tapi yang di Kota Tua cuma dua mobil, kita belum laksanain yang muter-muter bawa warga," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei Median: 24 Persen Warga Jakarta Enggan Bekasi Bergabung

Survei Median: 24 Persen Warga Jakarta Enggan Bekasi Bergabung

Megapolitan
Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

Megapolitan
Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

Megapolitan
Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

Megapolitan
Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

Megapolitan
Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Megapolitan
Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Megapolitan
Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Megapolitan
Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Megapolitan
Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Megapolitan
Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Megapolitan
Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Megapolitan
Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Bocah 8 Tahun yang Dicabuli Tetangga Alami Trauma hingga Tak Mau Sekolah

Bocah 8 Tahun yang Dicabuli Tetangga Alami Trauma hingga Tak Mau Sekolah

Megapolitan
Pria 42 Tahun Dituduh Cabuli Bocah 8 Tahun di Jakarta Timur

Pria 42 Tahun Dituduh Cabuli Bocah 8 Tahun di Jakarta Timur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X