Normalisasi 3 Situ, Pemkot Depok Ajukan Hibah Rp 28 Miliar ke Pemprov DKI

Kompas.com - 15/01/2019, 09:23 WIB
Situ Pedongkelan, Cimanggis, Depok, Selasa(15/1/2019). KOMPAS.COM/CYNTHIA LOVASitu Pedongkelan, Cimanggis, Depok, Selasa(15/1/2019).

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Depok mengajukan dana hibah senilai Rp 28 miliar ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menata dan menormalisasi tiga situ.

Tiga situ yang tahun ini akan ditata dan dinormalisasi adalah Situ Rawa Besar, Situ Pladen, dan Situ Sawangan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Manto Djorghi mengatakan, penataan dan normalisasi situ bertujuan mengurangi titik banjir di Depok yang wilayahnya berbatasan dengan Jakarta.

Baca juga: Menengok Situ Pedongkelan Setelah Direvitaliasi

“Sehingga apabila hujan deras, air hujan tersebut akan tertahan di situ-situ Depok dan mencegah meluapnya air hujan tersebut ke Jakarta yang akan menyebabkan banjir,” ucap Manto saat dihubungi, Senin (14/1/2019).

Manto mengatakan, pihaknya akan menggandeng swasta untuk menormalisasi dan menata tiga situ.

Menurut dia, Detail Engineering Design (DED) sudah dilaksanakan pada tahun anggaran 2018.

Baca juga: Lumpur Menumpuk, Pemkot Minta Kontraktor Keruk Lagi Situ Pedongkelan

Normalisasi dilakukan dengan pembangunan turap sungai dan saluran air.

Selain itu, pihaknya juga telah mengajukan penambahan alat berat untuk memaksimalkan normalisasi situ. 

Hingga kini, pihaknya masih menunggu persetujuan Pemprov DKI terkait penataan dan normalisasi tiga situ tersebut.

Baca juga: Sampah di Situ Pedongkelan Bertebaran di Permukaan

“Tidak bisa dilelang apabila belum ada kepastian dari Pemprov DKI. Apakah sudah ditetapkan di APBD Pemprov DKI, kami masih belum dapat kabar,” ujar Manto.

Ia berharap, pengajuan hibah ini segera disetujui Pemprov DKI. Dengan demikian, pengerjaan normalisasi dan penataan tiga situ dapat cepat terealisasi. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Megapolitan
Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Megapolitan
Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X