Gagal Raih Adipura, Kadis Lingkungan Hidup Kota Bekasi Siap Mundur

Kompas.com - 16/01/2019, 21:27 WIB
Piala Adipura yang baru saja diraih Pemerintah Kota Depok saat diperlihatkan di Balai Kota Depok, Rabu (2/8/2017). Kompas.com/Alsadad RudiPiala Adipura yang baru saja diraih Pemerintah Kota Depok saat diperlihatkan di Balai Kota Depok, Rabu (2/8/2017).

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi Jumhana Luthfi menyatakan kesiapannya mundur dari jabatan lantaran gagal membawa Kota Bekasi meraih penghargaan Adipura tahun 2018.

"Misalkan Pak Wali Kota mengevaluasi, saya siap. Siap mundur, saya gagal kok," kata Jumhana saat dikonfirmasi, Rabu (16/1/2019).

Baca juga: Bandung Tidak Raih Adipura, Oded Tidak Kecewa

Jumhana mengaku siap dievaluasi kinerjanya dan bersedia apabila diminta untuk mundur dari jabatannya.

Menurut Jumhana, peningkatan pengelolaan sampah di Kota Bekasi yang terjadi selama dia menjabat belum cukup untuk membuat Kota Bekasi meraih penghargaan Adipura.

"Waktu saya awal 2017 jadi Kepala Dinas LH, bank sampah hanya 30, sekarang kan sudah 230, kan proses tuh, tapi proses ini sama tim penilai Adipura jadi pembuktian bahwa Pemkot Bekasi belum optimal," ujar Jumhana.

Jumhana menjelaskan, ada dua faktor yang membuat Kota Bekasi gagal meraih Adipura.

Faktor pertama ialah peran masyarakat yang minim dalam upaya mengelola sampah.

"Pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu di Bantar Gebang masih diterapkan sistem urukan tanah. Seharusnya sudah ada industrialisasi sampah dengan konsep sanitary landfill," tutur Jumhana.

Baca juga: Piala Adipura Diprotes gara-gara Infrastruktur, Bupati Polewali Mandar Minta Warga Sabar

Dengan kegagalan meraih penghargaan Adipura tahun 2018, hal ini menambah catatan bahwa Kota Bekasi belum pernah sekali pun mendapatk penghargaan Adipura sejak ditetapkan pada tahun 1997.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPBD Keluarkan Peringatan Dini Hujan Disertai Angin Kencang di Jakarta

BPBD Keluarkan Peringatan Dini Hujan Disertai Angin Kencang di Jakarta

Megapolitan
Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, Polres Metro Tangerang Lepas 40.000 Bibit Ikan

Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, Polres Metro Tangerang Lepas 40.000 Bibit Ikan

Megapolitan
Ketentuan Upacara HUT Ke-75 RI di Pemkot Jakut, Jumlah Peserta hingga Paskibraka Dikurangi

Ketentuan Upacara HUT Ke-75 RI di Pemkot Jakut, Jumlah Peserta hingga Paskibraka Dikurangi

Megapolitan
Pembunuh Wanita di Margonda Residence Mengaku Terbakar Cemburu

Pembunuh Wanita di Margonda Residence Mengaku Terbakar Cemburu

Megapolitan
Cerita Monica Soraya Adopsi Enam Bayi, Ingin Berikan Hidup Layak, Tak Lupakan Ibu Kandung...

Cerita Monica Soraya Adopsi Enam Bayi, Ingin Berikan Hidup Layak, Tak Lupakan Ibu Kandung...

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Bakal Bagikan Masker Gratis Selama 5 Hari

Bandara Soekarno-Hatta Bakal Bagikan Masker Gratis Selama 5 Hari

Megapolitan
Fraksi Nasdem Sebut Lemahnya Pengawasan Pemprov DKI Bikin Warga Sepelekan Covid-19

Fraksi Nasdem Sebut Lemahnya Pengawasan Pemprov DKI Bikin Warga Sepelekan Covid-19

Megapolitan
Bakal Ada JPO Dilengkapi Lift di Tengah Flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung

Bakal Ada JPO Dilengkapi Lift di Tengah Flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung

Megapolitan
Sedang Test Drive, Mobil BMW Terbakar di Summarecon Bekasi

Sedang Test Drive, Mobil BMW Terbakar di Summarecon Bekasi

Megapolitan
Dua Karyawan Aeon BSD Positif Covid-19: Terinfeksi, Karantina, hingga Disinfeksi

Dua Karyawan Aeon BSD Positif Covid-19: Terinfeksi, Karantina, hingga Disinfeksi

Megapolitan
Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal di Rumah, Ini Temuan Polisi

Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal di Rumah, Ini Temuan Polisi

Megapolitan
Laris Manis Bisnis Layang-layang di Tengah Pandemi Covid-19 Kota Tangerang

Laris Manis Bisnis Layang-layang di Tengah Pandemi Covid-19 Kota Tangerang

Megapolitan
Kadisnaker DKI: Karyawan Positif Covid-19 Bukan Aib Perusahaan

Kadisnaker DKI: Karyawan Positif Covid-19 Bukan Aib Perusahaan

Megapolitan
Tidak Diizinkan Gelar KBM Tatap Muka, Begini Respons Wali Kota Bekasi

Tidak Diizinkan Gelar KBM Tatap Muka, Begini Respons Wali Kota Bekasi

Megapolitan
Tiga Pelajar di Depok Ditangkap Diduga Hendak Tawuran, Seorang Bawa Celurit

Tiga Pelajar di Depok Ditangkap Diduga Hendak Tawuran, Seorang Bawa Celurit

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X