Setiap ke Belanda, Asisten Pribadi Ivan Gunawan Selalu Beli Kokain

Kompas.com - 17/01/2019, 11:49 WIB
Ilustrasi kokain. ShutterstockIlustrasi kokain.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz mengatakan, tersangka kasus narkoba, AJA (36), mendapatkan kokain dari Belanda.

AJA merupakan asisten pribadi presenter Ivan Gunawan yang diciduk di indekosnya, Jalan H Najihun, Gandaria Utara, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019).

"Dari hasil BAP diketahui bahwa AJA setiap kali ke Belanda selalu membeli kokain," kata Erick kepada wartawan, Kamis (17/1/2019).

Baca juga: Asisten Pribadi Ivan Gunawan Dapat Kokain dari Jaringan Internasional

Kepada polisi, AJA mengaku mendapatkan tawaran kokain dari seseorang berinisial BOB saat berkenalan di Belanda pada akhir 2018.

Selanjutnya, mereka bertransaksi melalui seorang kurir.

"Setelah disetujui, kemudian bandar dari Belanda tersebut menyuruh kurirnya yang merupakan warga negara Belanda menyerahkan kokain kepada AJA di Jakarta," ujarnya.

Baca juga: Akan Diperiksa Polisi soal Asistennya, Ivan Gunawan Minta Doa

Selain kokain, polisi juga mengamankan 1 paket serbuk kokain, 2 paket serbuk MDMA, dan 1 pil ekstasi.

Saat ini, AJA telah diamankan di Polres Metro Jakarta Barat.

Selanjutnya, polisi mengejar jaringan lainnya yang terlibat dalam transaksi kokain dari Belanda.

"Kami menelusuri jaringan besar kokain tersebut yang masih berada di Indonesia," kata Erick.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPRD Minta Kasus Hepatitis A di SMPN 20 Depok Ditangani Serius

Ketua DPRD Minta Kasus Hepatitis A di SMPN 20 Depok Ditangani Serius

Megapolitan
Rekonstruksi Penyiraman Air Keras di Jakbar Jadi Tontonan Warga

Rekonstruksi Penyiraman Air Keras di Jakbar Jadi Tontonan Warga

Megapolitan
Sering Diberitakan karena Gugatan Orangtua Murid, SMA Kolese Gonzaga: Itu Iklan Gratis

Sering Diberitakan karena Gugatan Orangtua Murid, SMA Kolese Gonzaga: Itu Iklan Gratis

Megapolitan
Malam Tahun Baru, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 02.00 WIB

Malam Tahun Baru, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 02.00 WIB

Megapolitan
Kusni Kasdut Penjahat yang Fenomenal: Tobat Setelah Empat Vonis Hakim (4)

Kusni Kasdut Penjahat yang Fenomenal: Tobat Setelah Empat Vonis Hakim (4)

Megapolitan
Kapasitas Jakarta International Stadium 82.000 Penonton

Kapasitas Jakarta International Stadium 82.000 Penonton

Megapolitan
PT KAI Beri Kompensasi atas Keterlambatan Kereta Api Antarkota

PT KAI Beri Kompensasi atas Keterlambatan Kereta Api Antarkota

Megapolitan
Jalani Adegan Rekonstruksi, Begini Cara Tersangka Siram Korban dengan Air Keras

Jalani Adegan Rekonstruksi, Begini Cara Tersangka Siram Korban dengan Air Keras

Megapolitan
Mengenal Dua Jenis Marka di Jalur Sepeda

Mengenal Dua Jenis Marka di Jalur Sepeda

Megapolitan
Sejumlah Rumah di Tangsel Retak, Warga Diminta Mengungsi

Sejumlah Rumah di Tangsel Retak, Warga Diminta Mengungsi

Megapolitan
BPBD Tangsel Buat Serapan Air untuk Cegah Longsor karena Pergeseran Tanah

BPBD Tangsel Buat Serapan Air untuk Cegah Longsor karena Pergeseran Tanah

Megapolitan
Ditegur karena Tak Sopan, Anggota Ormas Pukuli Kuli Bangunan di Pondok Aren

Ditegur karena Tak Sopan, Anggota Ormas Pukuli Kuli Bangunan di Pondok Aren

Megapolitan
Orangtua Ungkap Alasan Mau Berdamai dengan SMA Gonzaga Terkait Murid Tinggal Kelas

Orangtua Ungkap Alasan Mau Berdamai dengan SMA Gonzaga Terkait Murid Tinggal Kelas

Megapolitan
Ini Tiga Poin Kesepakatan Damai SMA Kolese Gonzaga dan Orangtua Murid

Ini Tiga Poin Kesepakatan Damai SMA Kolese Gonzaga dan Orangtua Murid

Megapolitan
Diduga Bobol ATM, 10 Oknum Satpol PP Resmi Dipecat

Diduga Bobol ATM, 10 Oknum Satpol PP Resmi Dipecat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X