Pasca-bentrokan dengan Pedagang, Satpol PP Amankan Tanah Abang Bersama Polisi

Kompas.com - 17/01/2019, 14:24 WIB
PKL yang berjualan di bawah JPM masih beraktivitas seperti sebelumnya walaupun sempat terjadi bentrokan antara PKL dan Satpol PP, Kamis (17/1/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAPKL yang berjualan di bawah JPM masih beraktivitas seperti sebelumnya walaupun sempat terjadi bentrokan antara PKL dan Satpol PP, Kamis (17/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasie Ops Petugas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Penindakan Satpol PP DKI Jakarta Santoso menegaskan, kondisi Tanah Abang sudah aman dan kondusif meski sempat terjadi bentrokan pada Kamis (17/1/2019).

Pihak Satpol PP bekerja sama dengan aparat Polsek Tanah Abang melakukan penjagaan di kawasan Tanah Abang.

Baca juga: Polisi Amankan Tiga Orang Diduga Provokator Bentrokan Tanah Abang

"Sudah aman kembali. Semua bisa beraktivitas seperti semula. Tidak ada yang berbeda, kami terus melakukan penjagaan. Ada 80 petugas Satpol PP yang siap menjaga kawasan Tanah Abang," kata Santoso di kawasan Tanah Abang, Kamis.

Santoso mengatakan, pihaknya tetap melakukan penertiban pada pedagang kaki lima ( PKL) yang masih berjualan di Jalan Jatibaru Raya atau trotoar kawasan Stasiun Tanah Abang.

"Kami tetap melakukan penyisiran dan penertiban pedagang yang bandel. Sesuai arahan Pak Gubernur kan kalau skybridge Tanah Abang sudah jadi, maka tidak boleh ada pedagang yang boleh berjualan di Jatibaru Raya atau trotoar lagi. Itu yang kami tegakkan," jelas Santoso. 

Diberitakan sebelumnya, bentrokan terjadi di kawasan Tanah Abang akibat ada penolakan dari para PKL untuk ditertibkan petugas Satpol PP, pukul 10.00 WIB pagi tadi.

Bentrokan terjadi antara PKL yang berjualan di bawah jembatan penyeberangan multiguna (JPM) dan petugas Satpol PP. Bentrokan terjadi sekitar 30 menit.

Para pedagang melempari petugas dengan batu dan besi sehingga menyebabkan kerusakan pada kaca spion salah satu mobil petugas Satpol PP.

Baca juga: Kronologi Bentrokan antara PKL dan Satpol PP di Tanah Abang

Tidak ada korban jiwa dan luka-luka akibat bentrokan tersebut. 

Bentrokan dapat diredam setelah pihak Satpol PP berkoordinasi dengan jajaran Polsek Tanah Abang dan mengamankan tiga orang yang diduga menjadi provokator.

Saat ini, tiga orang itu beserta barang bukti berupa mobil Satpol PP yang rusak, batu, dan besi sudah berada di kantor Polsek Tanah Abang untuk diperiksa lebih lanjut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangerang Kembali Salurkan Bansos Covid-19, Kali Ini di Kecamatan Pinang dan Larangan

Pemkot Tangerang Kembali Salurkan Bansos Covid-19, Kali Ini di Kecamatan Pinang dan Larangan

Megapolitan
Angka Kepatuhan Masyarakat Tangsel Terhadap Protokol Kesehatan Baru 81,4 Persen

Angka Kepatuhan Masyarakat Tangsel Terhadap Protokol Kesehatan Baru 81,4 Persen

Megapolitan
Pemprov DKI Diingatkan Tidak Buka Dulu Tempat Hiburan Malam Saat PSBB Transisi Selesai

Pemprov DKI Diingatkan Tidak Buka Dulu Tempat Hiburan Malam Saat PSBB Transisi Selesai

Megapolitan
Diduga Tenggelam, Dua Anak Laki-laki Ditemukan Tewas di Kali Minangkabau Setiabudi

Diduga Tenggelam, Dua Anak Laki-laki Ditemukan Tewas di Kali Minangkabau Setiabudi

Megapolitan
UPDATE 14 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 10 Orang, Totalnya Kini 325

UPDATE 14 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 10 Orang, Totalnya Kini 325

Megapolitan
Kreo Selatan Jadi Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Kota Tangerang

Kreo Selatan Jadi Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Kota Tangerang

Megapolitan
Wali Kota Ungkap Lima PNS di Bekasi Terpapar Covid-19

Wali Kota Ungkap Lima PNS di Bekasi Terpapar Covid-19

Megapolitan
Pegawai Disdik DKI Diimbau Tak Terlibat Jual Beli Kursi Kosong Sekolah Negeri

Pegawai Disdik DKI Diimbau Tak Terlibat Jual Beli Kursi Kosong Sekolah Negeri

Megapolitan
FSGI Minta Kemendikbud Tegur Pemkot Bekasi karena Izinkan Sekolah Tatap Muka

FSGI Minta Kemendikbud Tegur Pemkot Bekasi karena Izinkan Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Politisi Gerindra Sarankan Pegawai Transjakarta Layangkan Somasi karena Upah Lembur Belum Dibayar

Politisi Gerindra Sarankan Pegawai Transjakarta Layangkan Somasi karena Upah Lembur Belum Dibayar

Megapolitan
Komnas PA Terima Laporan Praktik Jual Beli Kursi dalam PPDB Depok, Harganya Capai Rp 5 Juta

Komnas PA Terima Laporan Praktik Jual Beli Kursi dalam PPDB Depok, Harganya Capai Rp 5 Juta

Megapolitan
Polisi Telusuri Sebuah Warung yang Kerap Didatangi Editor Metro TV sebelum Tewas

Polisi Telusuri Sebuah Warung yang Kerap Didatangi Editor Metro TV sebelum Tewas

Megapolitan
Upah Lembur Tak Dibayar, Sejumlah Pegawai Transjakarta Mengadu ke DPRD DKI

Upah Lembur Tak Dibayar, Sejumlah Pegawai Transjakarta Mengadu ke DPRD DKI

Megapolitan
Ajak Warga Pulihkan Ekonomi, Wali Kota Tangerang: Utamakan Belanja di Toko Dekat Rumah

Ajak Warga Pulihkan Ekonomi, Wali Kota Tangerang: Utamakan Belanja di Toko Dekat Rumah

Megapolitan
350 Karyawan AirNav Dites Urine untuk Memastikan Bebas Narkoba

350 Karyawan AirNav Dites Urine untuk Memastikan Bebas Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X