Anies Minta PKL Tanah Abang Hargai Kesepakatan yang Telah Dibuat

Kompas.com - 17/01/2019, 21:05 WIB
Petugas Satpol PP bekerja sama dengan aparat Polsek Tanah Abang melakukan penjagaan di kawasan Tanah Abang, Kamis (17/1/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAPetugas Satpol PP bekerja sama dengan aparat Polsek Tanah Abang melakukan penjagaan di kawasan Tanah Abang, Kamis (17/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar pedagang kali lima (PKL) di Tanah Abang, Jakarta Pusat, menerima bahwa tak semua PKL di kawasan itu bisa ditampung di skybridge atau jembatan penyeberangan multiguna (JPM).

"Ketika itu dibuat kan ada kesepakatan jumlahnya. Dan kesepakatan itu bersama dengan Ombudsman. Ya itu yang harus dihargai," kata Anies ditemui di Jakarta Pusat, Kamis (17/1/2019).

Anies mengakui tempat yang ada memang tidak mampu menampung semua PKL. Hanya 446 dari 650 pedagang yang bisa ditampung di skybridge.

Baca juga: Kasatpol PP Sebut Anggotanya Tak Bentrokan di Tanah Abang, tetapi...

 

"Selalu ada yang merasa kurang, ya memang tempatnya akan terus kurang, selalu," ujar Anies.

Menurut Anies, kesepakatan yang sudah ada harus dihargai. Jika tidak, itu akan memunculkan masalah baru.

Anies enggan menyimpulkan apakah kondisi itu yang memicu bentrok saat penertiban PKL di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis pagi tadi. Ia juga tak mau menjawab kapan skybridge itu akan diresmikan.

"Nanti tunggu persoalan ini tenang dulu. Ini kan mendadak muncul persoalan ini. Jadi saat ini saya ingin suasana dibuat kondusif, lebih tenang, nanti baru kita bicara peresmian," kata Anies.

Bentrokan terjadi di kawasan Tanah Abang, Kamis pagi, saat sejumlah petugas Satpol PP menertibkan sejumlah PKL. Bentrokan terjadi antara PKL yang berjualan di bawah skybridge  dengan petugas Satpol PP. 

Baca juga: Kesaksian Pedagang yang Ketakutan Saat Bentrokan di Tanah Abang

PKL melempari petugas dengan batu dan besi sehingga menyebabkan kerusakan pada kaca spion salah satu mobil petugas Satpol PP. Tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam bentrokan tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur dan DPRD DKI Terancam Tak Digaji 6 Bulan jika Tak Sahkan APBD 2020 hingga 30 November

Gubernur dan DPRD DKI Terancam Tak Digaji 6 Bulan jika Tak Sahkan APBD 2020 hingga 30 November

Megapolitan
Digugat OC Kaligis, Bambang Widjojanto: Lagi Cari Panggung

Digugat OC Kaligis, Bambang Widjojanto: Lagi Cari Panggung

Megapolitan
Pelamar CPNS Kabupaten Tangerang Sudah Tembus 2.670 Orang

Pelamar CPNS Kabupaten Tangerang Sudah Tembus 2.670 Orang

Megapolitan
Limpasan Air Turun dari Jalan Tol Becakayu Saat Hujan Kemarin

Limpasan Air Turun dari Jalan Tol Becakayu Saat Hujan Kemarin

Megapolitan
AKBP Benny Alamsyah, Ditegur karena Foto dengan Vitalia Sesha hingga Pakai Narkoba

AKBP Benny Alamsyah, Ditegur karena Foto dengan Vitalia Sesha hingga Pakai Narkoba

Megapolitan
PA 212 Klaim Dapat Izin Anies Selenggarakan Reuni Akbar di Monas, DKI Bilang Masih Akan Dibahas

PA 212 Klaim Dapat Izin Anies Selenggarakan Reuni Akbar di Monas, DKI Bilang Masih Akan Dibahas

Megapolitan
OC Kaligis Gugat Anies Baswedan karena Tunjuk BW Jadi Anggota TGUPP

OC Kaligis Gugat Anies Baswedan karena Tunjuk BW Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
Konsep Mirip Stadion Premiere League, Begini Cara JIS Antisipasi Penonton Terjun ke Lapangan

Konsep Mirip Stadion Premiere League, Begini Cara JIS Antisipasi Penonton Terjun ke Lapangan

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Batasi Jumlah Pedagang yang Jualan Saat CFD

Pemprov DKI Belum Batasi Jumlah Pedagang yang Jualan Saat CFD

Megapolitan
Sepekan Sebelum Bunuh Diri, Pilot Wings Air Kerap Mengurung Diri di Kamar Indekos

Sepekan Sebelum Bunuh Diri, Pilot Wings Air Kerap Mengurung Diri di Kamar Indekos

Megapolitan
Dihampiri Samsat dan BPRD, Tukang Bangunan Kaget Disebut Nunggak Pajak Mobil Mewah

Dihampiri Samsat dan BPRD, Tukang Bangunan Kaget Disebut Nunggak Pajak Mobil Mewah

Megapolitan
Rel Antara Stasiun Pasar Minggu dan UI Sempat Patah, KRL Sudah Bisa Melintas

Rel Antara Stasiun Pasar Minggu dan UI Sempat Patah, KRL Sudah Bisa Melintas

Megapolitan
KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

Megapolitan
Jakarta Internasional Stadium Gunakan Rumput Hybrid Impor Untuk Tiga Lapangan

Jakarta Internasional Stadium Gunakan Rumput Hybrid Impor Untuk Tiga Lapangan

Megapolitan
Jakarta International Stadium Hanya Sediakan Parkir untuk 1.500 Kendaraan, Apa Alasannya?

Jakarta International Stadium Hanya Sediakan Parkir untuk 1.500 Kendaraan, Apa Alasannya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X