Massa Pendukung Saling Sorak Saat Capres Lawan Menyampaikan Visi Misi

Kompas.com - 17/01/2019, 21:14 WIB
Kedua pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden saling menyoraki capres-cawapres lawan saat menyampaikan visi dan misi pada debat capres-cawapres di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAKedua pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden saling menyoraki capres-cawapres lawan saat menyampaikan visi dan misi pada debat capres-cawapres di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedua pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden saling menyoraki saat menyampaikan visi dan misi pada debat capres-cawapres di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019).

Para pendukung kedua paslon yang tidak memiliki akses masuk ke lokasi debat menggelar nonton bareng di sebuah lapangan yang berada di belakang Hotel Bidakara.

Baca juga: Saat Debat Pertama Capres-Cawapres Jadi Tontonan di Warung Pecel Lele

Kedua pendukung paslon 01 dan 02 dipisahkan di sisi barat dan timur dengan pembatas yang dijaga puluhan TNI.

Dari pendukung paslon 02, terdengar sorakan saat capres Joko Widodo masih berbicara saat waktu penyampaian visi dan misi telah habis.

"Woi sudah habis, huu," teriak pendukung 02.

Sorakan serupa juga terdengar dari pendukung paslon 01 saat capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan masalah hak asasi manusia (HAM).

"Bohong itu," teriak salah satu pendukung 01.

Tampak lapangan tidak terlalu ramai dikarenakan lapangan yang becek karena hujan yng mengguyur kawasan tersebut pada Kamis siang. 

Namun, pendukung yang hadir tetap antusias melihat paslon capres-cawapres yang mereka dukung.

Beberapa menahan lelah karena berdiri, sedangkan sebagian pendukung lainnya menggunakan sandal sebagai alas duduk.

Baca juga: Buka Debat Pilpres, Ketua KPU Sebut Perbedaan Pendapat Keniscayaan dalam Demokrasi

Debat Pilpres 2019 akan digelar sebanyak lima kali. Debat pertama digelar pada 17 Januari 2019.

Pesertanya adalah pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Tema yang diangkat yaitu hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

Debat pertama akan disiarkan TVRI, RRI, Kompas TV, dan RTV.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Megapolitan
Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Megapolitan
Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Megapolitan
Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Megapolitan
Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Megapolitan
Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai  Ancaman

Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai Ancaman

Megapolitan
Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

Megapolitan
PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

Megapolitan
Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

Megapolitan
Kekhawatiran Orangtua di Bekasi Saat Izinkan Anak Kembali Belajar di Sekolah

Kekhawatiran Orangtua di Bekasi Saat Izinkan Anak Kembali Belajar di Sekolah

Megapolitan
Hati-hati Anggota Gadungan, Masyarakat Diminta Konfirmasi ke BNN jika Kerabatnya Ditangkap

Hati-hati Anggota Gadungan, Masyarakat Diminta Konfirmasi ke BNN jika Kerabatnya Ditangkap

Megapolitan
Gugus Tugas Tangsel Pastikan Rumah Lawan Covid-19 Tak Ditutup Selama Pandemi Belum Berakhir

Gugus Tugas Tangsel Pastikan Rumah Lawan Covid-19 Tak Ditutup Selama Pandemi Belum Berakhir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X