Kompas.com - 20/01/2019, 09:22 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf dalam acara Millennial Road Safety Festival di car fre day, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Minggu (20/1/2019). Kompas.com/RIMA WAHYUNINGRUMDirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf dalam acara Millennial Road Safety Festival di car fre day, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Minggu (20/1/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA,KOMPAS.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan, sebagian besar korban kecelakaan dialami kelompok milenial yaitu generasi yang lahir antara 1980-2000an.

Data tersebut didapat dari hasil rangkuman selama 2017-2018 yang menunjukkan peningkatan korban dari kaum milenial.

"Jumlah (korban kecelakaan) sebagian besar 55 persen adalah dari kaum milenial sehingga target kita kaum milenial agar mereka jangan jadi korban selanjutnya," kata Yusuf di car free day, MH. Tahmrin, Jakarta Pusat, Minggu (20/1/2019).

Baca juga: Di CFD, Polisi Kampanye Aman Berkendara Diiringi Lagu Taki-Taki

Mengingat kecelakaan didominasi kaum milenial, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) menggelar Milenal Safety Reading Festival menggelar acara "Millennials Road Safety Festival" pada Minggu pagi.

Baca juga: Polisi Gandeng Generasi Milenial Kampanyekan Aman Berkendara

Acara tersebut digelar menyasar kelompok milenial untuk tertib lalu lintas dan mengutamakan keselamatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun acara akan digelar pada 2 Febuari-31 Maret 2019 dengan berbagai kegiatan anak muda. Di antaranya yaitu lomba desain kreatif, mural, jingle, fotografi, dan blogging.

"Targetnya nanti kalau memang ini berjalan dengan positif, insya Allah kedepan akan kita laksanakan lagi. Supaya nanti itu semakin baik," katanya. 

Kompas TV Pesepeda di ibukota diprediksi akan semakin menjamur pasca-hadirnya moda transportasi yang semakin nyaman. Agar tetap aman berkendara di ibukota, pengetahuan yang baik seputar berbagi jalan dengan kendaraan bermotor mutlak diperlukan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

Megapolitan
3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

Megapolitan
Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Megapolitan
Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Megapolitan
Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Megapolitan
Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Megapolitan
Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Megapolitan
Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Megapolitan
Wakil Camat Mampang: Sumur Resapan Telah Teruji Kurangi Genangan atau Banjir

Wakil Camat Mampang: Sumur Resapan Telah Teruji Kurangi Genangan atau Banjir

Megapolitan
16.035 Sumur Resapan Sudah Dibangun di Jakarta, Targetnya 1.150.242

16.035 Sumur Resapan Sudah Dibangun di Jakarta, Targetnya 1.150.242

Megapolitan
Perintah Anies: Sumur Resapan Harus Berfungsi Optimal dan Jangan Membahayakan!

Perintah Anies: Sumur Resapan Harus Berfungsi Optimal dan Jangan Membahayakan!

Megapolitan
KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

Megapolitan
Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Megapolitan
DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.