Polisi Targetkan Korban Kecelakaan Lalu Lintas dari Kaum Milenial Berkurang hingga 30 Persen

Kompas.com - 20/01/2019, 09:45 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf dalam acara Millennial Road Safety Festival di car fre day, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Minggu (20/1/2019). Kompas.com/RIMA WAHYUNINGRUMDirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf dalam acara Millennial Road Safety Festival di car fre day, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Minggu (20/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengatakan, pihaknya menargetkan penurunan korban kecelakaan dari kaum milenial atau generasi lahir antara 1980-2000 pada tahun 2020.

Sebab, selama dua tahun terakhir jumlah korban kecelakaan sebagian besar dialami kaum milenial.

"Target 2020 korban-korban lalu lintas yang melibatkan kaum milenial harus kurang dari 55 persen, kalau bisa di bawah 30 persen," kata Yusuf usai acara "Milenials Road Safety Festival 2019", Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (20/1/2019).

Baca juga: Polisi: 55 Persen Korban Kecelakaan adalah Kaum Milenial

Berdasarkan data 2017-2018, kepolisian mencatat sebanyak 55 persen korban kecelakaan adalah kaum milenial.

Adapun salah satu upaya pengurangan tersebut dengan menggelar "Milenials Road Safety Festival 2019".

Acara yang diadakan pada 2 Februari-31 Maret tersebut berisi berbagai kegiatan, mulai dari lomba fotografi, desain kreatif, mural, blogging, pembuatan video, jingle, dan lainnya.

Baca juga: Polisi Gandeng Generasi Milenial Kampanyekan Aman Berkendara

Selain itu, Ditlantas Polda Metro Jaya juga turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi agar generasi milenial tertib berlalu lintas.

"Itu (kegiatan sosialisasi di sekolaglh) sudah kami laksanakan. Jadi setiap bulan sekali, kami jadi pembina upacara di sekolah, kemudian kami laksanakan safety riding," ujar Yusuf. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Sidang Lanjutan John Kei, Nus Kei: Ini Kan Kepentingan Saya

Hadiri Sidang Lanjutan John Kei, Nus Kei: Ini Kan Kepentingan Saya

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalibata City, Apartemen Tangguh Jaya Dibentuk

Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalibata City, Apartemen Tangguh Jaya Dibentuk

Megapolitan
Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Diduga Lebih dari 2 Orang

Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Diduga Lebih dari 2 Orang

Megapolitan
Dua Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Ditangkap Polisi

Dua Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Ditangkap Polisi

Megapolitan
BP2MI Pulangkan Pekerja Migran yang Koma karena Strok dari Taiwan

BP2MI Pulangkan Pekerja Migran yang Koma karena Strok dari Taiwan

Megapolitan
Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Megapolitan
Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Megapolitan
Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

Megapolitan
Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X