Dinas Pendidikan DKI Siapkan Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan SMK

Kompas.com - 23/01/2019, 15:24 WIB
Ilustrasi siswa SMK. Dok. Direktorat PSMAIlustrasi siswa SMK.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan DKI Jakarta siapkan sertifikasi kompentensi bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) mulai tahun ini. Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto mengatakan, sertifikat  akan diberikan kepada 20 persen lulusan SMK yang lulus seleksi.

"Mulai tahun ini, ada 20 persen dari tamatan SMK yang diprediksi ada 68.000, tahun ini itu 20 persennya melalui seleksi akan dilakukan sertifikasi kompetensi," kata Bowo di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (23/1/2019).

Bowo menjelaskan, lulusan SMK nantinya tidak hanya mengantongi Ijazah SMK dan sertifikat hasil ujian nasional (SHUN) tetapi juga sertifikat kompetensi pekerjaan yang dikeluarkan lembaga sertifikasi profesi.

"Mereka kompetensinya ada, di mana, dan itu sebagai boarding pass mereka untuk melamar pekerjaan," ujar Bowo.

Baca juga: Blak-blakan Guru Megayanti ke Jokowi, Gaji Rp 150.000 hingga Sulit Urus Sertifikasi

Ia berharap, pemberian sertifikasi itu dapat meningkatkan angka keterserapan lulusan SMK. Ia menyebut, angka keterserapan lulusan SMK setelah tiga bulan lulus baru mencapai 40 persen.

"Kami berharap pada tahun ini bisa sekitar 50 persen. Syukur-syukur bisa lebih dengan adanya sertifikasi kompetensi," kata Bowo.

Di samping itu, Bowo menyebut 10 SMK negeri akan dibangun tahun ini. SMK-SMK itu akan bergerak di bidang kreatif seperti penyiaran, animasi, dan multimedia untuk menjawab perubahan tuntutan dunia kerja.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Megapolitan
11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Megapolitan
Kongres Sumpah Pemuda Ternyata Pernah Digelar di Area Gereja Katedral

Kongres Sumpah Pemuda Ternyata Pernah Digelar di Area Gereja Katedral

Megapolitan
Duka Tukang Gali Harian di Tengah Pandemi, Bertahan dengan Rp 250.000 Sebulan

Duka Tukang Gali Harian di Tengah Pandemi, Bertahan dengan Rp 250.000 Sebulan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Warga Pakistan karena Kesal Diklakson

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Warga Pakistan karena Kesal Diklakson

Megapolitan
5 Wisatawan Diminta Pulang Usai Jalani Rapid Test di Stasiun Bogor

5 Wisatawan Diminta Pulang Usai Jalani Rapid Test di Stasiun Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X