Karangan Bunga untuk BTP Berdatangan di Mako Brimob Depok

Kompas.com - 23/01/2019, 23:12 WIB
Sebuah papan karangan bungan untuk Basuki Tjahaj Purnama (BTP) di Mako Brimob, Kelap Dua, Depok, Rabu (23/1/2019) malam. KOMPAS.COM/CYNTHIA LOVASebuah papan karangan bungan untuk Basuki Tjahaj Purnama (BTP) di Mako Brimob, Kelap Dua, Depok, Rabu (23/1/2019) malam.

DEPOK, KOMPAS.com - Sejumlah karangan bunga untuk mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( BTP) atau Ahok berdatangan di luar Mako Brimob, Depok, Rabu (23/1/2019) malam.

(BTP) akan bebas dari Rutan Mako Brimob, Kamis besok, setelah menjalani hukuman dua terkait kasus penodaaan agama.

Pada pukul 20.25 WIB terlihat baru ada satu karangan bunga bertulis “Welcome Mr Basuki Mantan Pelayan Jakarta Terbaik Kami Puas Dengan Pelayanan Anda Semoga Sehat Selalu” yang ada di samping Mako Brimob. Namun pada sekitar pukul 22.30 sudah ada lima karangan bunga untuk BPT.

"'We Loves BTP' dari The Momies Evelyn and Leny," begitu pesan pada karangan bunga yang lain.

Baca juga: Jelang Pembebasan BTP, Begini Kondisi Mako Brimob

Lalu ada lagi karangan bunga berpesan, "'We Love Full BTP' dari Bu Indri, Bu Ledinta, Bu Yayuk Sundra, Bu HJ Novida From Bali."

Papan Karangan bunga yang pertama kali darang berasal dari Toko Bunga Kesehatan yang berada di Jalan Kesehatan, Jakarta Pusat.

Saat papan karangan bunga itu dipasang, sejumlah orang mengerubunginya dan berswa foto dengan papan karangan bunga tersebut.

Deni (50), petugas yang mengantar bunga itu mengatakan, karangan bunga tersebut tidak diketahui nama pengirimnya.

“Jadi tiba-tiba aja Go-Jek datang ke toko saya, ada yang ngirimin uang dan kertas yang bertuliskan seperti di karangan bunga,” ujar Deni di Mako Brimob, Kelapa Dua.

Ia mengatakan, karangan bunga itu seharga Rp 600 ribu. 

BTP divonis hukuman dua tahun penjara atas kasus dugaan penodaan agama. Dia ditahan sejak vonis dibacakan pada 9 Mei 2017.

 

Selama menjalani masa tahanan, BPT tiga kali mendapat remisi, yakni 15 hari pada Natal 2017, 2 bulan pada HUT Kemerdekaan RI pada Agustus 2018, dan 1 bulan saat Natal 2018.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Laporan Keluarga, Identitas Mayat dalam Koper di Bogor Belum Terungkap

Tak Ada Laporan Keluarga, Identitas Mayat dalam Koper di Bogor Belum Terungkap

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh Rp 20 Miliar untuk Memperbaiki Jalan Rusak karena Banjir

Pemkot Bekasi Butuh Rp 20 Miliar untuk Memperbaiki Jalan Rusak karena Banjir

Megapolitan
Polisi Usut Video Pria Masturbasi di Dalam Mobil di Pinggir Jalan Gatot Subroto

Polisi Usut Video Pria Masturbasi di Dalam Mobil di Pinggir Jalan Gatot Subroto

Megapolitan
Genangan di Underpass Kemayoran Baru Bisa Kering Senin Lusa

Genangan di Underpass Kemayoran Baru Bisa Kering Senin Lusa

Megapolitan
10 Pompa Dikerahkan untuk Sedot Banjir 2,5 Meter di Underpass Kemayoran

10 Pompa Dikerahkan untuk Sedot Banjir 2,5 Meter di Underpass Kemayoran

Megapolitan
Seorang Remaja di Bogor Tewas Dibacok Sekelompok Orang

Seorang Remaja di Bogor Tewas Dibacok Sekelompok Orang

Megapolitan
Underpass Kemayoran Tergenang 2,5 Meter karena Pompa Bermasalah

Underpass Kemayoran Tergenang 2,5 Meter karena Pompa Bermasalah

Megapolitan
Gerindra dan PDIP Kota Depok Berkoalisi Hadapi PKS di Pilkada Depok 2020

Gerindra dan PDIP Kota Depok Berkoalisi Hadapi PKS di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Korban Kasus Dugaan Investasi Bodong PT Kampoeng Kurma Ajukan Gugatan Pailit

Korban Kasus Dugaan Investasi Bodong PT Kampoeng Kurma Ajukan Gugatan Pailit

Megapolitan
4 Tersangka Pencurian Ditangkap Aparat Polsek Senen

4 Tersangka Pencurian Ditangkap Aparat Polsek Senen

Megapolitan
Underpass Kemayoran Masih Terendam Banjir 2,5 M, Petugas Berupaya Sedot Air

Underpass Kemayoran Masih Terendam Banjir 2,5 M, Petugas Berupaya Sedot Air

Megapolitan
Masyarakat Tionghoa Dalam Aktivitas Perjudian di Batavia

Masyarakat Tionghoa Dalam Aktivitas Perjudian di Batavia

Megapolitan
Merajut Toleransi dan Keberagaman di Kelenteng Pan Kho Bio

Merajut Toleransi dan Keberagaman di Kelenteng Pan Kho Bio

Megapolitan
Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X