Kompas.com - 24/01/2019, 16:53 WIB
Suasama area kuliner Food Street di Pulau D Reklamasi atau kawasan Pantai Maju, Rabu (23/1/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSuasama area kuliner Food Street di Pulau D Reklamasi atau kawasan Pantai Maju, Rabu (23/1/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membina para pedagang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berdagang di area Food Street di Pulau D hasil reklamasi atau kawasan Pantai Maju.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan, para pedagang itu akan dibina oleh Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta.

"(Dinas KUMKMP) membina ya. Kalau bina itu kan ada pembinaan, penataan, ada kontrol makanan," ujar Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (24/1/2019).

Saefullah menyampaikan, Pemprov DKI harus memastikan keamanan semua makanan dan minuman yang dijual di Food Street Pulau D.

"Jangan sampai mengandung macam-macam, pengawet, pewarna, itu kan berbahaya. Itu nanti dikontrol," kata dia.

Baca juga: Begini Suasana Food Street di Pulau Reklamasi pada Malam Hari

Jika pengunjung Food Street itu banyak, lanjut Saefullah, kawasan bisnis di sana bisa dikembangkan bukan hanya bisnis kuliner, tetapi juga bisnis pakaian, elektronik, dan lainnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setelah rapi, kelihatan bisnis UMKM-nya ini pengunjungnya ada, mereka bergairah, nah nanti baru kita arahkan lain-lain, macam-macamlah," ucap Saefullah.

Soal izin usaha area Food Street itu, Saefullah menyebut bisa diurus sambil bisnis itu berjalan.

Aktivitas bisnis di kawasan Pantai Maju atau Pulau D hasil reklamasi mulai terlihat.

Hal itu ditandai dengan dibukanya area Food Street yang berada di jalan utama pulau.

Area Food Street itu pernah disegel Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Juni 2018. Area yang diisi sekira 25 kios itu disebut telah beroperasi sejak akhir Desember 2018 dan ramai dikunjungi warga pada malam hari.

Fasilitas pendukung seperti toilet sudah bisa digunakan. Sebuah panggung hiburan juga berdiri di tengah-tengah area Food Street.

Baca juga: Geliat Kehidupan di Pulau Reklamasi dan Teka-teki Perizinan Food Street

Selain bisnis kuliner yang tampak mulai menggeliat, aktivitas pembangunan di pulau itu juga terlihat berlanjut. Sayup-sayup terdengar bunyi dentuman mesin paku bumi yang beroperasi dari kejauhan.

Sementara itu, papan segel yang tadinya terpasang di sejumlah bangunan juga sudah tidak ada. Baliho-baliho besar yang mempromosikan properti di Pulau D terpampang sudut-sudut jalan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Pencuri Besi Penyangga Jembatan di Tanjung Priok Ditangkap Saat Beraksi

3 Pencuri Besi Penyangga Jembatan di Tanjung Priok Ditangkap Saat Beraksi

Megapolitan
Selundupkan Harley dan Brompton, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta

Selundupkan Harley dan Brompton, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi Terkendali, Graha Wisata TMII Berdaya Tampung 100 Pasien OTG

Jadi Tempat Isolasi Terkendali, Graha Wisata TMII Berdaya Tampung 100 Pasien OTG

Megapolitan
Curi Berbagai Perabotan hingga Unit Apartemen di Setiabudi Kosong, Komplotan Pencuri Ditangkap

Curi Berbagai Perabotan hingga Unit Apartemen di Setiabudi Kosong, Komplotan Pencuri Ditangkap

Megapolitan
Guru Positif Covid-19, SDN 08 Kenari Jakarta Pusat Tunda Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Guru Positif Covid-19, SDN 08 Kenari Jakarta Pusat Tunda Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Disdik DKI Jakarta: Posisi CPDB Masih Terus Ter-update hingga Waktu Pengumuman

Disdik DKI Jakarta: Posisi CPDB Masih Terus Ter-update hingga Waktu Pengumuman

Megapolitan
Polisi Bekuk 3 Pencuri Besi Penyangga Jembatan di Tanjung Priok

Polisi Bekuk 3 Pencuri Besi Penyangga Jembatan di Tanjung Priok

Megapolitan
Khawatir Longsor Susulan, Posko Pengungsian di Payung Mas Ciputat Tetap Disiagakan

Khawatir Longsor Susulan, Posko Pengungsian di Payung Mas Ciputat Tetap Disiagakan

Megapolitan
PGRI Kritik Sekolah Tatap Muka di Jakarta karena Tak Ikuti Arahan Jokowi

PGRI Kritik Sekolah Tatap Muka di Jakarta karena Tak Ikuti Arahan Jokowi

Megapolitan
Tersisa Satu Tempat Tidur Hemodialisis untuk Pasien Covid-19 di Jakarta

Tersisa Satu Tempat Tidur Hemodialisis untuk Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Presiden Jokowi Bakal Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Puspemkot Tangerang

Presiden Jokowi Bakal Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Puspemkot Tangerang

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Akan Terbuka bagi Warga KTP Non-Bekasi

Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Akan Terbuka bagi Warga KTP Non-Bekasi

Megapolitan
Banjir Surut, Warga Payung Mas Ciputat Mulai Bersihkan Rumah dan Kendaraan

Banjir Surut, Warga Payung Mas Ciputat Mulai Bersihkan Rumah dan Kendaraan

Megapolitan
Jokowi Datang, Wali Kota Bekasi Minta Ratusan Ribu Vaksin Covid-19

Jokowi Datang, Wali Kota Bekasi Minta Ratusan Ribu Vaksin Covid-19

Megapolitan
12.000 Anak di Jakarta Dilaporkan Positif Covid-19

12.000 Anak di Jakarta Dilaporkan Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X