Pemkot Depok Terbitkan Aturan untuk Sampah Plastik Februari 2019

Kompas.com - 25/01/2019, 06:25 WIB
ilustrasi sampah plastikPIXABAY/MatthewGollop ilustrasi sampah plastik

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Depok akan menerapkan peraturan Wali Kota tentang pengurangan sampah plastik di Depok pada Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), 21 Februari 2019 mendatang.

Baca juga: Inaplas Dukung Pemanfaatan Sampah Plastik Jadi Sumber Pembangkit Listrik

“Entar rencananya launching (peraturan pengurangan sampah plastik) pas HPSN,” ujar Kepala Bidang Kebersihan DLHK Kota Depok Iyay Gumilar saat dihubungi, Kamis (24/1/2019).

Iyay mengatakan, peraturan pengurangan sampah ini diluncurkan setelah sejumlah pihak setuju dengan adanya peraturan tersebut.

“Kami sudah sosialisasi dan komitmen ke semua ritel-ritel untuk mengurangi kantong plastik tersebut,” ujar Iyay.

Iyay mengaku, rencana peraturan pengurangan sampah ini disambut baik oleh seluruh ritel di Depok.

“Oh disambut baik seluruh ritel. Semua mendukung (peraturan pengurangan sampah),” tutur Iyay.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Depok tengah berupaya mengurangi jumlah sampah plastik.

Baca juga: Wapres Kalla: Indonesia Nomor Dua Terbesar Pembuat Sampah Plastik di Dunia

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, pihaknya berencana menerbitkan kebijakan peraturan Wali Kota yang khusus menekankan pada pengurangan sampah plastik di Depok.

"Kami belum punya perda khusus (sampah plastik). Makanya harus ada perwal khusus pengolahan sampah (plastik). Dan ini sedang kami ramu konsepnya," kata Idris.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polda Metro Jaya Cabut Laporan terhadap Caleg Gerindra Wahyu Dewanto 

Polda Metro Jaya Cabut Laporan terhadap Caleg Gerindra Wahyu Dewanto 

Megapolitan
Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar karena Rapuh

Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar karena Rapuh

Megapolitan
Kolong Flyover Arief Rachman Hakim Depok Jadi Lahan Parkir Liar

Kolong Flyover Arief Rachman Hakim Depok Jadi Lahan Parkir Liar

Megapolitan
Cara Planetarium Siasati Polusi dan Gedung Tinggi di Jakarta demi Melihat Bintang

Cara Planetarium Siasati Polusi dan Gedung Tinggi di Jakarta demi Melihat Bintang

Megapolitan
Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar

Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar

Megapolitan
Serikat Karyawan Garuda: Unggahan Rius Vernandes Merugikan Perusahaan

Serikat Karyawan Garuda: Unggahan Rius Vernandes Merugikan Perusahaan

Megapolitan
Pihak Pengelola Bantah Gerombolan Rusa Kebun Binatang Ragunan Kabur ke Permukiman

Pihak Pengelola Bantah Gerombolan Rusa Kebun Binatang Ragunan Kabur ke Permukiman

Megapolitan
Dilaporkan ke Polisi, Rian Ernest Siap Hadapi

Dilaporkan ke Polisi, Rian Ernest Siap Hadapi

Megapolitan
Cerita Kurir Sepeda, Bertarung Lawan Ojek Online, Macet hingga Kotornya Udara Jakarta

Cerita Kurir Sepeda, Bertarung Lawan Ojek Online, Macet hingga Kotornya Udara Jakarta

Megapolitan
Anies Terlalu Lama Tanpa Wagub dan Pengaruhnya terhadap Kebijakan di Jakarta

Anies Terlalu Lama Tanpa Wagub dan Pengaruhnya terhadap Kebijakan di Jakarta

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Anjing yang Tercebur ke Sumur di Ciracas

Petugas Damkar Evakuasi Anjing yang Tercebur ke Sumur di Ciracas

Megapolitan
Hidup Baru Korban Kebakaran Cipinang di Rusun Jatinegara Kaum

Hidup Baru Korban Kebakaran Cipinang di Rusun Jatinegara Kaum

Megapolitan
Penjelasan Singkat Wali Kota Tangerang soal Perselisihannya dengan Menkumham

Penjelasan Singkat Wali Kota Tangerang soal Perselisihannya dengan Menkumham

Megapolitan
Pengamat: Pemasangan Lagu di Lampu Merah Depok Tidak Punya Target dan Tujuan Jelas

Pengamat: Pemasangan Lagu di Lampu Merah Depok Tidak Punya Target dan Tujuan Jelas

Megapolitan
Pengamat: Tanpa Wagub, Anies Pincang Jalankan Pemerintahan DKI

Pengamat: Tanpa Wagub, Anies Pincang Jalankan Pemerintahan DKI

Megapolitan
Close Ads X